Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Kurikulum’ Category

Mengajar di lab (untuk selanjutnya kata “lab” dianggap sebagai laboratorium informatika) berarti mengajar mata kuliah yang “berbau” praktikum. Tapi [sebenarnya] tidak semua kuliah praktikum harus dilakukan di lab, bisa jadi dilakukan di lapangan nyata (kayak kerja praktek), atau bisa juga di kelas teori yg dilengkapi perangkat praktikum (yah …sama saja, ruang teori yang di jadikan lab). 🙂

Sejumlah Perguruan tinggi memiliki cara yang berbeda (kurikulum warna-warni) dalam mengimplementasikan kebutuhan praktikum pada perkuliahan.

  1. Ada yang sks praktikum terpisah dengan sks teorinya, misalnya : mata kuliah algoritma (2 sks) di kelas dan mata kuliah praktikum algoritma (1 sks) di lab. Untuk kuliah praktikum yg 1 sks ini juga ada 2 macam implementasinya, ada yg 1 sks praktikumnya 50 menit dan ada yg 1 sks praktikum 120 menit.
  2. Ada yang sks praktikumnya merupakan satu bagian dengan sks teorinya, misal : mata kuliah algoritma (3 sks), 10  s/d 12 pertemuan dilakukan di kelas lalu sisanya dilakukan di lab.
  3. Ada yang tidak menyediakan waktu tatap muka untuk praktikum sama sekali. Misal : mata kuliah algoritma (3), seluruh tatap mukanya terjadi di kelas, praktikumnya diserahkan ke mahasiswa sendiri2, mau mencoba atau tidak, terserah aja. Untuk yang jenis ini ada juga yang tatap muka praktikumnya dikelola oleh asisten saja (mahasiswa senior) dan sang dosen tidak mau tau gmana kejadian pembelajarannya di lab dan tinggal nunggu asisten nyetor nilai.

Yang tidak ada adalah, yang semuanya dilakukan di lab (praktikum doang) tanpa penjelasan teori (di kelas) sama sekali. Tapi [barangkali] bisa saja ada/diadakan. Yuk… mau ?!  :mrgreen:

Ada fenomena sejumlah dosen yang ogah ah (gak suka bahkan gak mau) untuk ngajar di laboratorium, mendingan mereka (lebih memilih) mengajar di kelas teori. (lebih…)

Read Full Post »