Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Kritik’ Category

Hampir semua kita bisa dipastikan pernah berucap bahwa : “kritik adalah sesuatu yang berguna dan dibutuhkan“. Dalam ilmu sosial termasuk bidang manajemen, kritik menjadi salah satu elemen kontrol.

Tetapi kenyataannya tidak semua berakibat kebaikan demikian.

Kesan nilai positip dari kritik kadang menjadi landasan untuk meneruskan  pelampiasan. Misal : (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Kuliti

‘Kita kadang begitu mudah menilai kerusak-fatalan orang lain. Lalu  itu menjelma menjadi penutup, pembiar dan penerus kerusak-fatalan diri kita sendiri.”

Duhai diri,

kepadamu kata-kata ini menjadi tidak tersembunyi :

Kita gemar bersembunyi di pembicaraanan kelemahan orang lain.

Aku harus berani mengkuliti diri sendiri.

Harus.

Ketika kukuliti banyak orang.

Kukuliti setiap orang yang mengkuliti hal-hal yang berkaitan dengan aku

Aksi balas itu harus ada akhirnya.

Untuk mengatakan dirimu benar, engkau tidak mesti berusaha membuktikan bahwa orang lain itu salah.”

Aduh… (lebih…)

Read Full Post »

Pengantar

Lama gak nulis di blog, akhirnya memutuskan mempublish postingan “berat” ini..

Sok berat… :mrgreen:

Begini,

Seperti halnya beberapa dari anak bangsa ini yang tak lagi malu-malu bahkan cenderung “rakus” mencontek setiap temuan potongan2 ideologi barat akibat terkesima dengan (konon) kesejahteraan dan kemajuan peradaban di sana, maka tidak semestinya ideologi “asli” negeri ini dikritisi-ulang hanya gara-gara sekian lama tidak juga berhasil membawa ke arah kemajuan dan peradaban yang jelas.

Ideologi asli ? (lebih…)

Read Full Post »

Kita dan prinsip

(Karena kita makhluk pencontek

Prinsip kita,

cuma sejauh mata memandang.

Sejauh kepencapaian kita mendapati tauladan yang pantas dikagumi

La yukallifuLlahu nafsan illa wus’aha (lebih…)

Read Full Post »

Pro Kontra, pro kontra, pro kontra.

Sebenarnya kenapa sih ?

Pertama dari standar moral dulu

Sebenarnya yang disebut moral itu ada standarnya gak ya ?

Kalo ada, terus yang berhak membuat standar itu siapa ?

Ayo, siapa coba … ? 😆

Ada beberapa option seperti berikut : (lebih…)

Read Full Post »

Kebanyakan kita cuma merasa (mengaku) berperan pada keberhasilan (kemenangan) saja, tetapi justru merasa (mengakunya) sebagai pengamat (pihak luar, oposisi, pengkritik, pelengkap penderita) kalau terjadi kegagalan.

Ini maksudnya apa ? 😆

Misal, bayangkan seperti ini :

Apa yang terjadi jika ummat ini (Islam) pada suatu ketika mengalami kemajuan yang cukup berarti. Berdasarkan tuturan di atas maka setiap kelompok dan termasuk pribadi sepertinya akan merasa lebih berperan. “Itu karena kami, yang itu karena saya“.

Sebaliknya, (lebih…)

Read Full Post »

Agama Kedok

Masih ada lho yang menganggap bahwa agama itu hanya kedok.

Kok gitu ya ?

Pemahaman ini ada yang muncul dari kesimpulannya terhadap sejumlah fakta, dan ada juga yang [mengira] dari panalaran tajam (kritis) nya.

Yang pertama prinsip ateis,

mereka menganggap bahwa (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »