Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juli, 2007

Meta hipokrit [secara sepihak] saya maknai sebagai karakter orang2 yang merasa kebaikan yang sebenarnya itu tidak ada pada prakteknya di dunia ini. Akibatnya orang2 seperti ini kbanyakan pun pada akhirnya memang benar2 tidak mampu menerapkan nilai2 kbaikan itu di kehidupannya sendiri.

Orang yang benar-benar] ‘baik’ itu tidak ada. Itu hanya ada pada cerita2 di kitab suci, hanya ada di omongan2 para ustadz/ulama/moralis, atau sekedar kisah yang didongengkan di masa kecil sebelum tidur, Katanya.

“Tidak mungkin ada orang yang melakukan sesuatu tanpa pamrih, tanpa dalih, [atau tanpa] demi menguntungkan kehidupan [dunia] nya”, Katanya.

“Tidak mungkin ada orang yang berjuang yang dananya di keruk dari kantongnya sendiri2, itu cuma omongan2 demi mengangkat citra diri komunitasnya semata”, Katanya.

“Tidak mungkin ada orang yang berjuang benar-benar [murni] karena Islam, itu cuma gembar-gembor aja untuk memperalat agama demi menaikkan simpati masa”, Katanya.

“Mana mungkin dia mempopulerkan kelompok atau partai-nya kemana2, menempel stiker, spanduk dimana2, memperkenalkan citra baiknya di/ke mana bisa, kalo tidak karena ada apa2 nya, kalo tidak karena ada upah duitnya, kalo tidak karena …, kalo tidak karena …, kalo tidak karena …, katakanlah karena berharap nanti2 bisa jadi anggota perlemen, yang peluang masuk duitnya lumayan besar, atau karena…, atau karena …”, Katanya.

“Mana mungkin (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

PRAKATA

Semacam Biografi Islam[ku]

Yang menulis postingan ini (Saya, Herianto) menjalani pendidikan dasar (SD) dan ibtidaiyah di sekolah berbasis NU. Pagi SD, siangnya ibtidaiyah di Lembaga Pendidikan berlabel Al-jami’atul Washliyah yang disebut berbasis NU tadi. Sebenarnya [mnurut saya sekarang, CMIIW] lembaga pendidikan ini tidak benar2 turunan/cabang dari NU, tapi keberpihakan terhadap mazhab Syafi’i dan kecendrungan membiarkan (tak meneruskan/menyempurnakan) bekas jejak (marhalah) dakwah “Wali Songo“, membuat saya tergoda untuk memasukkan Lembaga Pendidikan ini ke kelompok NU (NU like, sekali lagi CMIIW). Lalu pendidikan tingkat SLTP saya jalani di sekolah Muhammadiyah. Kalo ini saya yakin benar Muhammadiyah-nya, makanya tidak pake istilah “berbasis“ Muhammadiyah. Seperti yg kita ketahui, Muhammadiyah tidak menyandarkan diri ke salah-satu Mazhab Fikih yang ada, walaupun secara tersirat [menurut saya] kecondongan itu ada juga (ke Mazhab Maliki atau Hanafi ya? CMIIW). Lalu pendidikan selanjutnya (SLTA, Sarjana, Pascasarjana) saya ikuti di sekolah2 umum/sekuler (tidak berbasis agama).

Gejolak

Ada gejolak yang “tak nikmat“ yg saya rasakan di masa2 awal perkembangan pemahaman keagamaan (di sekitar usia 6 s/d 15 tahun). Ini berkaitan dengan (lebih…)

Read Full Post »