<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>HERIANTO 's blog</title>
	<atom:link href="http://herianto.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://herianto.wordpress.com</link>
	<description>Hanya sekedar corat-coret</description>
	<pubDate>Thu, 08 May 2008 00:18:23 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<language>id</language>
			<item>
		<title>Dimana KEBENARAN ?</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/05/05/dimana-kebenaran/</link>
		<comments>http://herianto.wordpress.com/2008/05/05/dimana-kebenaran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 09:35:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herianto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>

		<category><![CDATA[Etika]]></category>

		<category><![CDATA[Pemikiran]]></category>

		<category><![CDATA[Pengembangan diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/?p=268</guid>
		<description><![CDATA[Perbincangan (termasuk perdebatan) tentang &#8220;kebenaran&#8221; apalagi kalau dikaitkan dengan masalah keyakinan memang bisa rumit.
Ops, &#8230;tunggu !!
Tapi kebenaran yang mana dulu ?
Kebenaran ilmiah atau kebenaran spiritual ?
Kebenaran kedua-nya dong.
O&#8230; ow, apa mungkin kebenaran keduanya dapat dipersatukan ?
Kenapa tidak, atau kalau tidak [memang] kenapa ?  
&#8212;
Paradigma  idealis - realis
 
Kok ini melulu ya&#8230;
Kebenaran spiritual (wahyuniah) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:left;">Perbincangan (termasuk perdebatan) tentang &#8220;kebenaran&#8221; apalagi kalau dikaitkan dengan masalah keyakinan memang bisa rumit.</p>
<p style="text-align:left;">Ops, &#8230;tunggu !!</p>
<p style="text-align:left;">Tapi kebenaran yang mana dulu ?</p>
<p style="text-align:left;">Kebenaran ilmiah atau kebenaran spiritual ?</p>
<p style="text-align:left;">Kebenaran kedua-nya dong.</p>
<p style="text-align:left;">O&#8230; ow, apa mungkin kebenaran keduanya dapat dipersatukan ?</p>
<p style="text-align:left;">Kenapa tidak<span id="more-268"></span>, atau kalau tidak [memang] kenapa ? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Paradigma  <a href="http://herianto.wordpress.com/2008/04/21/idealis-adalah-sikap-menyimpangkah/" target="_blank">idealis</a> -</strong><strong> <a href="http://herianto.wordpress.com/2008/04/29/realistis-bodo-ah/" target="_blank">realis</a></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><span style="text-decoration:line-through;">Kok ini melulu ya&#8230;</span></p>
<p style="text-align:left;">Kebenaran spiritual (wahyuniah) umumnya lebih bersifat idealis ketimbang kebenaran ilmiah (alamiah) yang tentu saja lebih bersifat realis.</p>
<p style="text-align:left;">Ada yang protes ?</p>
<p style="text-align:left;">Ada.</p>
<p style="text-align:left;">Protesnya begini.</p>
<p style="text-align:left;">Bukankah fakta alamiah itu adalah Kreasi dari sang Pencipta. Lalu bagaimana mungkin si Maha-Ideal Menciptakan alam-NYA dengan tidak ideal.</p>
<p style="text-align:left;">Ho ho ho ho &#8230; Suatu sanggahan yang cerdas.</p>
<p style="text-align:left;">Tapi keliru. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:left;">Dimana kelirunya om ?</p>
<p style="text-align:left;">Begini.</p>
<p style="text-align:left;">Fakta alamiah yang dimaksud di sini adalah fakta yang mampu dicerna oleh si manusia itu termasuk dari daya kreasinya sendiri. Katakanlah dalam hal kreasi, si manusia telah membuat formula dari fenomena alam, atau merancang suatu solusi teknis (teknologi), atau menggagas suatu ide dari masalah2 sosial. Dalam hal ini si manusia selalu bekerja di bawah <em>constraint</em> ketidak-idealan fenomena alamiah/sosial tersebut.</p>
<p style="text-align:left;">Atas ketidak-idealan tersebut, tentu si manusia tak boleh berhenti.</p>
<p style="text-align:left;">Tak boleh berhenti berkreasi, tak boleh berhenti dalam menggagas pemecahan atas masalah-masalah dari interaksi-nya.</p>
<p style="text-align:left;">Mmm, pasti masih ada yang protes. Atau malah jadi tambah bingung &#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:left;">Yang protes berarti [masih] <a href="http://herianto.wordpress.com/2008/04/21/idealis-adalah-sikap-menyimpangkah/" target="_blank">idealis [menyimpang]</a>. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> <span style="text-decoration:line-through;">He he he strategi membungkam massa idealis.</span></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Lalu dimana Kebenaran ?</strong></p>
<p style="text-align:left;">Pertanyaan ini dikoreksi dulu, atau katakanlah &#8220;bunyinya&#8221; sedikit dibelokkan menjadi : darimana Kebenaran ?</p>
<p style="text-align:left;">Apa berbeda ya antara bertanya : &#8220;<em>dimana kebenaran</em>&#8221; dengan &#8220;<em>darimana kebenaran&#8221;  ?</em> Mau tau jawabannya ? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Ini cerita tentang Islam</strong></p>
<p style="text-align:left;">Kebenaran kalo sekedar  di pemahaman [saja], tentu bukan ini yang diinginkan Islam (baca: Al-Haq).</p>
<p style="text-align:left;">Lalu,</p>
<p style="text-align:left;">gimana kalo kebenaran yg sekedar di pelaksanaan saja (yg mottonya : pokoknya amal), atau gimana pula kalo kebenaran yg sekedar di penghayatan saja (seperti si gila spiritual) ? Mungkinkah ?</p>
<p style="text-align:left;">Ah, apa topik ini seru ya kalo digosipin ? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p><strong>Kebenaran, metoda ilmiah dan iman</strong></p>
<p>Penemuan kebenaran melalui metoda ilmiah membutuhkan kajian rasional dan fakta empiris. Variannya adalah dari rasional ke fakta empiris lalu kembali dikaji secara rasional. Jadi<span style="text-decoration:underline;"> metoda ilmiah tidak cukup dengan rasional saja , juga tidak utuh (mentah) kalau berupa fakta empiris saja</span>. Tidak boleh berat sebelah. Keterbatasan jangkauan rasional harus dilengkapi dengan pengambilan fakta empiris tadi. Dengan cara inilah aktivitas keilmuan menjadi lebih diterima manfaatnya.</p>
<p>Lalu kebenaran iman ?</p>
<p>Cukupkah dengan kajian rasional saja ? Tentu tidak.</p>
<p>Atau,</p>
<p>barangkali ada juga yg maunya [dominan] di amalan saja atau maunya [dominan] di hati saja ? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mari kita baca lagi apa kata fuqaha,</p>
<p>begini :</p>
<p><span style="color:#ffffff;">&#8212;</span></p>
<p><em>Iman adalah sesuatu yang dipahami, diamalkan dan diyakini. Iman diyakini di dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan dibuktikan dengan kelakuan. Karenanya, iman yang ada di dalam hati saja tak cukup. Tak cukup kita meyakini bahwa Tuhan Yang Esa, yang menguasai hayat hidup kita, yang Mahatahu yang terbaik bagi kita, namun kita juga harus mengikrarkannya, dan yang lebih penting lagi kita harus menampakkannya dengan mengamalkan apa yang diperintahkan-Nya. Dalam tauhid, kita tak hanya mengenal apa yang disebut dengan tauhid Rububiyah, dimana kita meyakini bahwa Allah adalah Rabb kita, namun dikehendaki juga adanya tauhid uluhiyah, yang membutuhkan bukti bahwa Allah adalah satu-satu sesembahan kita dengan semua makna (konsekuensi) yang terkandung di dalamnya. Maka iman adalah hati, lisan, dan kelakuan. Bukan NATO, alias No Action Talk Only, tapi ia juga talk and action.</em></p>
<p><span style="color:#ffffff;">&#8212;</span></p>
<p>Wow, rasanya gak kuat untuk menulis kalimat itu sendirian. Terima kasih paman <span style="text-decoration:line-through;">google</span> &#8220;<em>copy paste</em>&#8221; . <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p><strong>Saatnya menulis resume</strong></p>
<p>Kebenaran [dalam Islam] tak mudah dicapai jika tanpa  [melalui] <span style="text-decoration:underline;">pelaksanaan</span>, terutama karena pelaksanaan akan mendorong kita pada penghayatan. Bahkan jalan pikiran [semata] pun bisa menjadi ancaman pencapaian Kebenaran jika tanpa &#8220;mengangsur&#8221; pengamalan. Kita memiliki hati yang butuh penghayatan melalui pengalaman amalan. Perhatikan saja para &#8220;penyiar&#8221; orientalis, atau sebagian teman liberal yg terbeban pemikiran &#8220;nya&#8221;, atau kaum sufi spesialis yang [terlalu] kelebihan spiritual &#8220;nya&#8221;, atau siapa pun yang berilmu minus amal, atau beramal minus di kenyataan, mereka acap berputar-putar di &#8220;poros&#8221; nya sendirian. Merasakan nikmat semu ?</p>
<p>Ya. Rasakan nikmatnya pemikiran dan spiritualitas [semata] itu. OK lah. Tapi kemana dulu nikmatnya kenyataan.</p>
<p style="text-align:center;"><em>&#8212;<br />
</em></p>
<p>Dimana kebenaran ?</p>
<p>Ya&#8230; di sana, di kelengkapan.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p>Dimana ? Coba.</p>
<p>Let&#8217;s go to the &#8220;Yang&#8221; complete,</p>
<p>di Kaffah. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;">
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/herianto.wordpress.com/268/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/herianto.wordpress.com/268/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/herianto.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/herianto.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/herianto.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/herianto.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/herianto.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/herianto.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/herianto.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/herianto.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/herianto.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/herianto.wordpress.com/268/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herianto.wordpress.com&blog=895504&post=268&subd=herianto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herianto.wordpress.com/2008/05/05/dimana-kebenaran/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/herianto-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Herianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>REALIS, tanda kelemahan diri kah [?]</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/04/29/realistis-bodo-ah/</link>
		<comments>http://herianto.wordpress.com/2008/04/29/realistis-bodo-ah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2008 13:35:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herianto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Etika]]></category>

		<category><![CDATA[Kritik]]></category>

		<category><![CDATA[Pemikiran]]></category>

		<category><![CDATA[Pengembangan diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/?p=267</guid>
		<description><![CDATA[Agar KRITIK tidak menjadi omong doang. Agar REALISTIS tidak menjadi dalih [alasan] doang. 

&#8212;
Bentuk-bentuk ideal sebenarnya cuma ada di [hasil kerjaan] kepala (pikiran) kita saja. Apalagi jika kita hanya menggunakan &#8220;piranti&#8221; di kepala itu saja (atau istilah lainnya : cuma berdasarkan rasional murni saja) dalam membuat perencanaan (merancang harapan). Akan menjadi semakin &#8220;tak bercacat&#8221; saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Agar KRITIK tidak menjadi omong doang</strong><strong>. Agar REALISTIS tidak menjadi dalih </strong><strong>[alasan] </strong><strong>doang</strong><strong>. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
</strong></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p><a href="http://herianto.wordpress.com/2008/04/21/idealis-adalah-sikap-menyimpangkah/" target="_blank">Bentuk-bentuk ideal</a> sebenarnya <strong>cuma</strong> ada di [hasil kerjaan] kepala (pikiran) kita saja. Apalagi jika kita hanya menggunakan &#8220;piranti&#8221; di kepala itu saja (atau istilah lainnya : cuma berdasarkan rasional murni saja) dalam membuat perencanaan (merancang harapan). Akan menjadi semakin &#8220;tak bercacat&#8221; saja (baca: <span style="text-decoration:underline;">tak mempertimbangkan keberadaan ketidak-sempurnaan</span> ) hasil dari <em>PLANNING</em> kita itu. Ini tentu kurang baik.</p>
<p>Sebaliknya, prilaku alam (fakta kehidupan) pada umumnya memperlihatkan ketidak-ideal-an. Realita  justru lebih sering memperlihatkan ketidak-idealan. Ktidak-idealan di sini maskudnya adalah ketidak-sesuaian dengan kemauan/harapan kepala/pikiran kita.</p>
<p>Ah, kok mumet juga baca komat-kamit di atas ya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Baik,</p>
<p>Mungkin maksudnya begini :</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p style="text-align:justify;">Sesuatu yg Ideal sangat mudah muncul di pikiran kita, Sementara fakta di alam/kehidupan justru memperlihatkan yg sebaliknya dibandingkan idealita yang singgah di benak tadi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;">Idealita adalah buah dari pikiran, sedangan realita adalah tontonan dari kehidupan.</span></p>
<p style="text-align:justify;">Sekali lagi :</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Idealita (kemauan sempurna) adalah buah dari pikiran [saja], sedangan realita (ketidak-sempurnaan) adalah tontonan dari kehidupan.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Sekali lagi :<span id="more-267"></span></p>
<p style="text-align:justify;">{Ya..h sekali lagi melulu, baca aja lagi satu baris di atas} <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;"><em>&#8212;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Mmm, &#8230; lanjut.</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang pemikir yang minus percobaan (minim terjun ke lapangan) akan menghasilkan buah pikiran yang pantasnya cuma jadi angan-angan saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebaliknya,</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang aktivis (praktisi) atau orang-orang di lapangan yang minus <span style="text-decoration:underline;">olah pikiran</span> akan menghasilkan beragam kebodohan.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p style="text-align:justify;">Terus, gimana ya ? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Makanya, makanya, makanya &#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p style="text-align:justify;">Saya jadi teringat dengan beberapa mahasiswa yg sibuk <span style="text-decoration:line-through;">demo</span> meneriakkan,&#8221;<em>Praktek, praktek, praktek&#8230; Ayo praktek dong pak, Teori melulu</em>&#8220;. Dan,</p>
<p style="text-align:justify;">Saya juga teringat dengan beberapa para pembesar-pembesar di sekitar saya yang juga <span style="text-decoration:line-through;">sok hebat</span> sibuk berteriak,&#8221;<em>Analisis, perancangan&#8230; Konsep, konsep, konsep</em>&#8220;.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Abrakadabra</em> kalian semua.</p>
<p style="text-align:justify;">Eh, apa kaitannya ya ?</p>
<p style="text-align:justify;">Ntahlah &#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p><strong>Jangan terjebak di angan-angan pikiran !</strong></p>
<p>Tapi juga,</p>
<p><strong>Jangan ceroboh di tindakan-tindakan !</strong></p>
<p>Apa dua kalimat di atas ada kaitan ya ? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p>Lebih jelas :</p>
<p>j<strong>angan sok idealis DOANG !</strong></p>
<p>juga,</p>
<p><strong>Jangan sibuk di aktivitas SAJA !</strong></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Kritik Idelism</strong></p>
<p style="text-align:left;">Manusia2 idealis pada umumnya memiliki &#8220;bibit unggul&#8221; dalam melakukan kritik. Istilah lainnya : <strong>mereka <span style="text-decoration:underline;">hebat</span> melakukan kritik</strong>. Mereka <span style="text-decoration:underline;">mampu melihat apa pun cacat</span> bahkan &#8220;setitik-noktah&#8221; ketidak sempurnaan di fakta/kehidupan sekitar dia. Apalagi setitik-gadjah.</p>
<p style="text-align:left;">Hati-hati ya, &#8230;</p>
<p style="text-align:left;">Jangan tidur saat berangan-angan. Ayo bangun !!!</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Kritik realism</strong></p>
<p style="text-align:left;">Manusia realism, sering juga menjadi pecundang. Manuver kompromistis, prostitusi-pragmatis, politik dagang sapi, dan&#8230;, dan&#8230;, dan yang semacamnya lah &#8230; <span style="text-decoration:line-through;">Enggak kuat nyebutnya semua, takut nyebut diri sendiri kah ? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Ini dia</strong></p>
<p style="text-align:left;">Ada yang bilang :</p>
<p style="text-align:left;">berpikirlah global, bertindak lokal.</p>
<p style="text-align:left;">Ada lagi teman yang membisikkan :</p>
<p style="text-align:left;">Jangan berkutat di tekstual doang, di debat-debat doang, &#8230; Ayo nyata !!!</p>
<p style="text-align:left;">Ada juga yang mengatakan :</p>
<p style="text-align:left;">&#8230; &#8230; &#8230;</p>
<p style="text-align:left;">&#8230; &#8230; &#8230;</p>
<p style="text-align:left;">Ini dia.</p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;q=kebutuhan+fiqhul+waqi%27+&amp;btnG=Telusuri&amp;meta=" target="_blank">Fiqhul waqi&#8217;</a>.    Ya fiqhul waqi&#8217;.</p>
<p style="text-align:left;">Adalah Fikih Realita. Tentang bagaimana cara memahami (fiqh=faham) kenyataan (waqi&#8217;) di sekitar yang penuh cacat ini.</p>
<p style="text-align:left;">Agar kritik tidak menjadi omong doang (<strong>omdo</strong>). Agar realistis tidak menjadi dalih doang (<strong>dado</strong>). <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:left;">Itu juga&#8230; <strong>Kaffah</strong>.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p style="text-align:left;">Menurut [kepala] saya &#8230; tentunya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:left;">Lalu,</p>
<p style="text-align:left;">Selamat datangkan realita.</p>
<p style="text-align:left;"><em>I&#8217;m coming oooi&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </em></p>
<p style="text-align:left;">
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/herianto.wordpress.com/267/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/herianto.wordpress.com/267/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/herianto.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/herianto.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/herianto.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/herianto.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/herianto.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/herianto.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/herianto.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/herianto.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/herianto.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/herianto.wordpress.com/267/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herianto.wordpress.com&blog=895504&post=267&subd=herianto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herianto.wordpress.com/2008/04/29/realistis-bodo-ah/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/herianto-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Herianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IDEALIS, sikap menyimpangkah [?]</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/04/21/idealis-adalah-sikap-menyimpangkah/</link>
		<comments>http://herianto.wordpress.com/2008/04/21/idealis-adalah-sikap-menyimpangkah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 14:09:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herianto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Etika]]></category>

		<category><![CDATA[Kritik]]></category>

		<category><![CDATA[Pemikiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/?p=266</guid>
		<description><![CDATA[Jangan mau idealis
Bersikap idealis tentu baik, karena sikap ini mengarahkan pelakunya pada objektivitas-murni sesuai fenomena yang di-idealiskan.
Seseorang dapat menjadi perfectionis  termasuk juga menjadi fundamentalis adalah akibat dari mempertahankan sikap idealis ini. Perfectionis dapat saja positip (tapi tidak selamanya) sebab ia mengajarkan tentang kesempurnaan target, dan fundamentalis pun dapat juga positip sebab ia mengajarkan kefokusan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Jangan mau idealis</strong></p>
<p>Bersikap idealis tentu baik, karena sikap ini mengarahkan pelakunya pada objektivitas-murni sesuai fenomena yang di-idealiskan.</p>
<p>Seseorang dapat menjadi perfectionis  termasuk juga menjadi fundamentalis adalah akibat dari mempertahankan sikap idealis ini. Perfectionis dapat saja positip <span style="text-decoration:line-through;">(tapi tidak selamanya)</span> sebab ia mengajarkan tentang kesempurnaan target, dan fundamentalis pun dapat juga positip sebab ia mengajarkan kefokusan yang sangat tajam (yaitu pada hal-hal yang primitif/ mendasar/ fundamen saja). <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tapi jangan gegabah. Ada perangkap di idealis.</p>
<p>Maka,</p>
<p>Jangan mau [sembarangan] idealis.</p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p>Hindari penyebab idealis berikut ini :</p>
<p>-         <em><strong>Karena :</strong></em> Kurangnya <span id="more-266"></span>jam terbang terjun di lapangan real (kurang umur, kurang luas bergaul, kurang kesempatan mencoba/pengalaman). Contohnya adalah : katakanlah saya&#8230; dulu waktu muda, <span style="text-decoration:line-through;">bisa jadi sekarang masih <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </span> . Semua yang terlihat di luar diri sepertinya salah saja, akibatnya salah diri sendiri jadi terlindungi. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> Ha ha ha ha&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> Lucu juga mengingat2 masa <span style="text-decoration:line-through;">pancaroba</span> muda. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> <span style="text-decoration:line-through;">Sok tua.</span></p>
<p>-         <em><strong>Karena :</strong></em> Masih berkutat di refererensi (buku-buku, wacana pemikiran) model falsafah hidup yang kering (minim) terhadap uji-coba dan/atau contoh nyata. Pandangan hidup yang nara sumbernya sendiri lebih acap berkutat di menara gading, adalah hampa. Secara serampangan saya ingin mencontohkan pandangan hidup pengekor/pengikut komunis dan doktrin para teroris. Mereka hidup di menara gadingnya sendiri. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> <span style="text-decoration:line-through;">Para pendukung komunis dan/atau teroris silahkan protes.</span></p>
<p>-         <em><strong>Karena :</strong></em> Hanya mau (menyediakan kesempatan) membaca atau mereferensi ke satu arah pandangan (pemahaman) saja. Atau keengganan mendialogkan dengan sungguh-sungguh pandangan sendiri dengan pandangan lain yang berbeda. Ini  dapat menyebabkan sikap rigid, saklak tak menentu, jumud, dan yang semacamnya. Selalu ada pencerahan dari kemauan mendengarkan pendapat orang lain tentang dirinya. Kalaupun tidak sudi menerima (menyetujui), setidaknya dapat menambah keluasan ragam pemahaman. Kita pasti menjadi lebih kuat dengan semakin banyak memahami. Agar tidak seperti katak dalam tempurung <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> . Contoh untuk kasus ini adalah saya juga. Cari aman dah, biarlah contohnya diri sendiri aja. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> <span style="text-decoration:line-through;">Memang benar kali ya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p><strong>Idealis vs Realis</strong></p>
<p>Realis mengandung arti sebagai suatu sikap dengan usaha-usaha adaptasi terhadap kenyataan di sekitar.</p>
<p>Apakah sikap idealis lawannya adalah sikap realis ini ?  Benar gak ya ?</p>
<p>Menurut saya tidak benar, karena kalau disebut berlawanan maka jadinya tidak mungkin ada seseorang yang bersikap idealis sekaligus realis, atau bersikap realis sekaligus idealis. Menurut saya penyatuan kedua sikap ini adalah : <span style="text-decoration:underline;">mungkin-mungkin saja</span>.</p>
<p>Apakah penyatuan ini yang disebut pragmatis atau kompromistis. Barangkali ya. Tapi ketika pragmatis dan kompromistis tadi dilanjutkan ke sikap oportunis atau semacam prostitusi-realis lainnya tentu jadinya negatip.</p>
<p>Idealis-realis atau realis-idealis yang kita inginkan tentu yang bernilai positip.</p>
<p>Apa ada ?</p>
<p>Bisa saja kesimpulan hidup sebagian kita menyatakan : <span style="text-decoration:underline;">ini sukar dicapai</span>. Tapi jangan menyerah begitu dong.</p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p><strong>Pendapat Diri</strong></p>
<p>Bagaimana kalo kata &#8220;idealis&#8221; kita maknai sebagai kemauan [sikap] untuk : mempertimbangan semua aspek yang berkaitan dengan masalah yang hendak dipikirkan atau berusaha mengikut-sertakan semua parameter yang berkaitan dengan keputusan yang hendak dibuat. Istilah lainnya mungkin bersikap komprehensip, holistik, menyeluruh, yang kalo menggunakan bahasa Al-Qur&#8217;an disebut juga : Kaffah.</p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p>Kaffah dalam terminologi Al-Qur&#8217;an [menurut saya] adalah membaca semua ayat-ayat dalam Al Qur&#8217;an dan termasuk semua ayat yang berada di luar [tekstual] Al Qur&#8217;an (kauniyah) dalam melahirkan suatu pandangan/ sikap/ pemahaman/ ijtihad/ fatwa.</p>
<p>Suatu sikap yang maunya membaca sebagian ayat Al-Qur&#8217;an saja [apalagi] demi memenuhi target-subjektivitas sendiri adalah : <strong><em>kesalahan besar</em></strong>.</p>
<p>Idealis dapat saja berkaitan dengan kaffah. Realis pun tentu dapat juga berkaitan dengan : kaffah.</p>
<p>Tapi <span style="text-decoration:underline;">Idealis-realis</span> atau <span style="text-decoration:underline;">realis-idealis</span> kok kayaknya lebih :<em><strong> Kaffah </strong></em>ya ?</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p><em>{U</em><em>pdating</em> :}</p>
<p>[1] Ideal kan  realita di sekitar</p>
<p>[2] realita kan idealita ke sekitar</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p>Yah, demikian sekilas tentang idealis-idealis-an.</p>
<p>Menurut saya tentunya &#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Lalu, apa yg mesti di-idealis-kan  ?</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/herianto.wordpress.com/266/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/herianto.wordpress.com/266/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/herianto.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/herianto.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/herianto.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/herianto.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/herianto.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/herianto.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/herianto.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/herianto.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/herianto.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/herianto.wordpress.com/266/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herianto.wordpress.com&blog=895504&post=266&subd=herianto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herianto.wordpress.com/2008/04/21/idealis-adalah-sikap-menyimpangkah/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/herianto-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Herianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Haruskah kita seperti Ibrahim as ?</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/04/20/haruskah-kita-seperti-ibrahim-as/</link>
		<comments>http://herianto.wordpress.com/2008/04/20/haruskah-kita-seperti-ibrahim-as/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Apr 2008 03:19:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herianto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/?p=265</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini dibuat sambil ngobrol di kelas, sambil mikirin yang lain-lain juga, jadi sama sekali belum digarap dengan serius.
Inti-nya&#8230;, yah yang penting nulis dulu.  
Mudah-mudahan ada masukan yang serius&#8230;  
 
&#8212;
 
Begini,
Pernah dengar atau baca kisah Ibrahim AS mencari Tuhan ? Pasti pernah.
Lalu,
haruskah kita juga saat ini melakukan pencarian seperti itu ?
Mempertanyakan,“ Apa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Tulisan ini dibuat sambil ngobrol <span style="text-decoration:line-through;">di kelas</span>, sambil mikirin yang lain-lain juga, jadi sama sekali belum digarap dengan serius.</span></em></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Inti-nya&#8230;, yah yang penting nulis dulu. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </span></em></p>
<p class="MsoNormal">Mudah-mudahan ada masukan yang serius&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8212;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Begini,</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pernah dengar atau baca kisah Ibrahim AS mencari Tuhan ? Pasti pernah.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Lalu,</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">haruskah kita juga saat ini melakukan pencarian seperti itu ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Mempertanyakan,“ <em>Apa itu Tuhan ?</em>“. Tabukah ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Mempertanyakan,“ <em>Kebenaran yang sungguh-sungguh itu yang mana sih ?“.</em> Tak mungkinkah ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8212;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kenapa ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Bukankah kehidupan dan rahasianya semakin misteri. Semakin beragamnya paham-paham dan keyakinan. Semakin aneh-aneh saja segelintir orang berpendapat dan memegang pendiriannya ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Lalu, komplitkah fakta-fakta di atas mengarahkan kita untuk kembali melakukan pencarian seperti yang dilakukan Ibrahim AS ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8212;</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Teori Keyakinan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Apa guna keyakinan ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Setiap manusia dalam hidupnya butuh</span><span id="more-265"></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> “ini“. Ini maksudnya ya keyakinan tadi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Keyakinan adalah energi hidup itu sendiri, energi sekaligus yang mengarahkan manusia dalam kehidupannya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Minimalis</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Adalah tidak mungkin manusia hidup tanpa ada yang diyakininya. Minimal (minimalis) dia yakin pada apa yang ada pada pikirannya sendiri. Atas dasar itulah dia hidup dan bekerja. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Manusia yg minimalis dalam berkeyakinan ini mungkin yang membentuk kelompok <strong><em>atheis</em></strong>. Yang mengupayakan keyakinan dari semata-mata yang berasal dari kemampuan akalnya menangkap saja. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal">(minimalis = perangkatnya serba kurang)</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Maksimalis</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sekali lagi, adalah tidak mungkin manusia hidup tanpa ada yang diyakininya. Maksimal (maksimalis) dia yakin pada apa pun jenis keyakinan yang tersedia. Atas dasar itulah dia hidup dan bekerja. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Manusia yg maksimalis dalam berkeyakinan ini mungkin yang membentuk kelompok <strong><em>pluralisme</em></strong>. Yang mengkompromiskan semua keyakinan demi alasan-alasan humanistis. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal">(maksimalis = perangkatnya serba berlebihan)</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Optimalis</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kalau ada minimalis, ada maksimalis, tentu boleh juga ada optimalis.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ini bagusnya apa ya ? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal">(Optimalis = perangkat berkecukupan ?)</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8212;</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Masih bolehkah kita bicara iman ?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Bicaralah tentang iman.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Lalu katakan itulah energi keyakinan yg sesungguhnya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Yang tentu saja dari DIA. Karena iman adalah berkenaan dengan eksistensi-NYA.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> Bagaimana kita disebut beriman, jika eksistensi-NYA diragu-ragukan. Bagaimana iman menjadi keyakinan jika upaya pencarian tak pernah selesai. Bagaimana keyakinan menjadi bermanfaat jika kita tak pernah rela memilikinya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">“<em>Sembahlah Tuhanmu sampai datang padamu keyakinan</em>“ </span>(<strong>QS</strong> Al-Hijr : 99)</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Keyakinan harus tak terbantahkan. Termasuk, jangan [banyak] berbantah-bantahan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Lakukan aja, keyakinan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Lakukan apa yang diyakini.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Lalukan apa yang sekarang.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Tidak sibuk berbantah-bantahan&#8230; doang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><strong><em>Mengabdilah pada-NYA terus, sampai datang padamu kematian .</em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Bukan menunda-nunda, </span></p>
<p class="MsoNormal">bukan <span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">menunggu datangnya keyakinan sempurna (kematian itu).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8212;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Beres.</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/herianto.wordpress.com/265/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/herianto.wordpress.com/265/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/herianto.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/herianto.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/herianto.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/herianto.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/herianto.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/herianto.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/herianto.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/herianto.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/herianto.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/herianto.wordpress.com/265/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herianto.wordpress.com&blog=895504&post=265&subd=herianto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herianto.wordpress.com/2008/04/20/haruskah-kita-seperti-ibrahim-as/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/herianto-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Herianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Quick Count [Hasil sementara] Pilkada Gubernur Sumut : 16 April 2008</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/04/16/quick-count-pilkada-gubernur-sumut/</link>
		<comments>http://herianto.wordpress.com/2008/04/16/quick-count-pilkada-gubernur-sumut/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2008 09:44:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herianto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin gara-gara ikut gosip-in hasil pilkada di JABAR minggu ini, eh kok jadinya kualat malah ketagihan juga untuk ikut ngobrolin pilkada di daerah kelahiran sendiri yaitu : Sumatera Utara (SUMUT), yang baru diadakan tanggal 16 April 2008 tadi (Hari ini).
Yah mampung, anak2 (mhs) lagi UTS, ada waktu kosong, lumayan buat&#8230; Ng-go-Blog ah &#8230;  Waktu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Mungkin gara-gara ikut gosip-in <a href="http://herianto.wordpress.com/2008/04/14/dari-hasil-pilkada-gubernur-jabar-kubu-hade-di-quick-count-menang-kok-bisa/" target="_blank">hasil pilkada di JABAR </a>minggu ini, eh kok jadinya <span style="text-decoration:line-through;">kualat</span> malah ketagihan juga untuk ikut ngobrolin pilkada di daerah kelahiran sendiri yaitu : <strong>Sumatera Utara (SUMUT)</strong>, yang baru diadakan tanggal 16 April 2008 tadi (Hari ini).</p>
<p>Yah mampung, anak2 (mhs) lagi UTS, ada waktu kosong, lumayan buat&#8230; Ng-<span style="text-decoration:line-through;">go</span>-Blog ah &#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> <span style="text-decoration:line-through;">Waktu kosong kok malah ngobrolin politik om, haram tau&#8217; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p style="text-align:left;">Baik, lupakan dulu tentang peng-haram2an masalah keterlibatan politik ini, lha ini kan masalah masa depan bangsa &#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p style="text-align:left;">Ok, cerita selanjutnya begini :</p>
<p style="text-align:left;">Sekitar jam 2 siang tadi <span id="more-262"></span>saya meng-sms adik di dua kota yg berbeda di daerah Sumut sana. Mmm, hampir seluruh keluarga saya saat ini masih tinggal di negeri batak itu lho <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> . Yang pertama adik yg tinggal di sekitar pematang siantar <em>(tepatnya Kelurahan/desa Serbalawan Kec. Dolok batu Nanggar Simalungun) </em></p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>Bunyi SMS saya begini :</strong> <em>Efi, di TPS desa kita tadi </em><span style="text-decoration:line-through;">(yah jadi ketauan nih aku orang desa <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> )</span> <em>siapa yang menang pilkada tadi ?<br />
</em></p>
<p style="text-align:left;"><strong>Jawabnya dgn sms pula :</strong> <em>Syampurno Donk. Apalagi Syampurno Kamis semalam singgah ke pasar bawah silaturrahmi dan dia gak banyak bicara cuma menyalami masyarakat. Gatotnya juga sempat jadi Imam masjid di mesjid lama. Dah dulu ya &#8230;</em></p>
<p style="text-align:left;">&#8220;Ooo..&#8221;, gumamku.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p style="text-align:left;">Kemudian adik kedua, yg tinggal di sekitar Medan tepatnya di kota Binjai :</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Pertanyaan yg sama saya ajukan :</strong> <em>Rul, siapa yg menang di TPS mu tadi ?</em></p>
<p style="text-align:left;"><strong>Jawab dia :</strong> <em>Yang menang Sampurno.</em></p>
<p style="text-align:left;">Gitu aja sih jawabanya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p style="text-align:left;">Terus gmana ?</p>
<p style="text-align:left;">Tentu saja saya sudah tau kalo Cagub SUMUT dgn inisial <strong>Syampurno</strong> ini merupakan calon gabungan dari beberapa Partai Islam dan tentu saja termasuk PKS di dalamnya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:left;">Eh, kabarnya calon wakil gubernurnya itu dari PKS yaitu pak Gatot yg juga merupakan Ketua DPW PKS di Sumatera Utara saat ini.</p>
<p style="text-align:left;">Terus kenapa ?</p>
<p style="text-align:left;">Ya gak papa&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> <span style="text-decoration:line-through;">Mau bangga2an ya karena pks kayaknya bakal menang lagi <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p>Akhirnya tertarik juga untuk menyusuri lebih jauh siapa sih sebenarnya calon yang diberi inisial Syampurno ini. Dan Syamsul itu siapa ya, kok berani2 nya orang PKS mencalonkan dia jadi calon Gubernur sementara orang dalamnya sendiri cuma jadi wakil doang. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p>Eits tunggu dulu&#8230;</p>
<p>Ini dia hasil sementara yg dicaplok dari : http://metrotvnews.com</p>
<p><a href="http://herianto.files.wordpress.com/2008/04/qcsumut.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-263" src="http://herianto.files.wordpress.com/2008/04/qcsumut.jpg?w=500&h=189" alt="" width="500" height="189" /></a></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p style="text-align:left;">Ayo siapa yg mau <!--more-->meng-analisa tentang hasil sementara ini dan kemungkinan masa depan Sumatera Utara di tangan mereka2.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p style="text-align:left;">Dengan hasil ini,</p>
<p style="text-align:left;">adakah perjalanan selanjutnya bagi negeri ini membersitkan titik terang ?</p>
<p style="text-align:left;">Ayo, siapa yang percaya ?</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/herianto.wordpress.com/262/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/herianto.wordpress.com/262/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/herianto.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/herianto.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/herianto.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/herianto.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/herianto.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/herianto.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/herianto.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/herianto.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/herianto.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/herianto.wordpress.com/262/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herianto.wordpress.com&blog=895504&post=262&subd=herianto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herianto.wordpress.com/2008/04/16/quick-count-pilkada-gubernur-sumut/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/herianto-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Herianto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://herianto.files.wordpress.com/2008/04/qcsumut.jpg?w=500" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Hasil [ Quick Count ] Pilkada Gubernur JABAR, kubu HADE menang&#8230; KOK BISA ???</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/04/14/dari-hasil-pilkada-gubernur-jabar-kubu-hade-di-quick-count-menang-kok-bisa/</link>
		<comments>http://herianto.wordpress.com/2008/04/14/dari-hasil-pilkada-gubernur-jabar-kubu-hade-di-quick-count-menang-kok-bisa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 23:15:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herianto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pemikiran]]></category>

		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/?p=260</guid>
		<description><![CDATA[Gak tahan juga nih tangan untuk menuliskan uneg2 atas [berita] kemenangan pasangan Calon Gubernur dari PKS dan PAN yaitu [Ustadz] Ahmad Heriyawan dan [Aktor Laga] Dede Yusuf yang berlomba di Pilkada Gubernur Jawa Barat dengan saingannya  yang  secara senioritas di perpolitikan Nasional jauh lebih mapan (Yaitu : Gubernur incumbent dan politikus kawakan Agum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Gak tahan juga nih tangan untuk menuliskan uneg2 atas [berita] kemenangan pasangan Calon Gubernur dari PKS dan PAN yaitu [Ustadz] Ahmad Heriyawan dan [Aktor Laga] Dede Yusuf yang berlomba di Pilkada Gubernur Jawa Barat dengan saingannya  yang  secara senioritas di perpolitikan Nasional jauh lebih mapan (Yaitu : Gubernur incumbent dan politikus kawakan Agum Gumelar).</p>
<p>Teori <em><strong>kuda hitam</strong></em> untuk kali ini berhasil.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p>Kemenangan ini ternyata masih dibumbui dengan <a href="http://alief.wordpress.com/2008/04/13/hade-tidak-menang-di-jabar/" target="_blank">cerita2 kurang sedap</a> yaitu<span id="more-260"></span>terlampau besarnya persentase masyarakat yang tidak ikut berpatisipasi (sekitar 30% GOLPUT dari 27-jt an pemilih aktif), dan adanya sejumlah pemilih yang karena berbagai alasan tidak dapat menggunakan hak pilihnya. Tetapi sekedar menggunakan fakta2 di atas untuk [sekiranya] tidak menerima kemenangan sang &#8221; <a href="http://www.detikbandung.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/04/tgl/14/time/021510/idnews/922741/idkanal/486" target="_blank">2 anak bawang</a>&#8221; ini tentu kelihatan tidak <em>Gentle</em>, apalagi sistem nilai masyarakat  terhadap suasana politik nasional kita akhir2 ini memang lebih <strong>terprovokasi</strong> ke arah apatis dan antipati. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p><strong>Kok bisa ya menang &#8230; Aneh [?]<br />
</strong></p>
<p>Ada seorang teman yang sempat2nya nyentil bahwa siapa pun yg menang dalam berbagai Pilkada di negeri ini tidak akan begitu signifikan membawa angin perubahan. Meniru ceme&#8217;eh orang awak yang sering bilang,&#8221;<em>Samo se ha</em>&#8220;. Kelihatan boleh juga tuh ceme&#8217;eh-an ini (ceme&#8217;eh : semacam ejekan eh.. sekaligus tradisi ajakan di Padang <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> ).</p>
<p>Ada alasannya kok. Yaitu fakta kehidupan masyarakat yang tidak berubah dari satu pemimpin ke pemimpin lain, bahkan terkesan cendrung lebih parah dan payah&#8230; inilah alasan mendasar kenapa antipati itu semakin menjadi. Ditambah lagi action para <em>mantan</em> pemimpin yang sebelumnya kalah berlomba lalu mati2an meng-kritisi pemimpin yg sedang bekerja saat ini. Belagu lu &#8230; Apa dia gak mikir apa waktu memimpin dulu ternyata tidak lebih baik dari rivalnya itu. Lha kok kesannya tulisan ini jadi berpihak ke &#8220;sana&#8221; gitu ya ? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> ya sudah stop, kita kembali ke <span style="text-decoration:line-through;">laptop</span> pembahasan sesuai sub tema.</p>
<p>Kok bisa menang ya kubu HADE ?</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p>Sebagai orang <span style="text-decoration:line-through;">bodoh</span> awam di perpolitikan, penulis mencoba berceloteh melalui tulisan ini. Semula sekedar melintas aja di pikiran. Lalu seperti dikabarkan di atas hal ini telah membuat tangan [penulis] gatal. Seperti kata dokter, penyakit jangan ditahan2 dan jangan disimpan. Maka tulislah &#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kenapa mereka bisa menang ?</p>
<p>Begini tulisannya &#8230;</p>
<p>[1] Pertama, kita kembali ke fenomena &#8220;tangguhnya&#8221; kader2 PKS dalam bekerja.  Untuk tak membuat  ketersinggungan maka kali ini tentu kita ikutkan juga kader2 PAN. Tetapi saya lebih cenderung memasukkan unsur  &#8220;kemauan&#8221; bekerjanya para kader-kader ini di lapangan. Aneh memang (bagi orang awam di keaktivisan) kenapa ya mereka mau2nya bekerja seperti itu. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Secara sebaliknya sebenarnya saya juga ingin menulis (berhipotesa) bahwa kader-kader dari partai lain kurang bekerja dengan energi positip yg sepenuhnya. Mereka cenderung bekerja dengan energi &#8220;uang&#8221; dan cenderung juga ke strategi &#8220;isu&#8221; hasutan (pengalaman di Pilkada DKI <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  )</p>
<p>[2] Kedua, konon juga kabarnya karena kali ini saingan PKS (eh, plus PAN) tidak cuma 1 (satu), tapi ada 2 (dua). Sekali lagi seandainya di <a href="http://herianto.wordpress.com/2007/08/08/hasil-pilkada-dki-jakarta-dan-partai-keadilan-sejahtera-pks/" target="_blank">Pilkada  DKI yang lalu </a>pun ada saingan lain selain Fauzi cs, sepertinya &#8230; bisa menang juga tuh. <span style="text-decoration:line-through;">Sabar aja om, coba lagi di Pilkada mendatang ya&#8230;:mrgren:.</span></p>
<p>[3] Ketiga, faktor popularitasnya (plus gantengnya) sang aktor Dede Yusuf. Hal ini entah kenapa sangat di &#8220;amini&#8221; oleh kalangan para aktor dan artis itu sendiri. Mungkin untuk menaikkan nilai jual mereka kalo nanti2 dah gak laku di entertainmen dan pengen berbelok mencicipi kue politis juga.  Ah,  saya sendiri sebenarnya gak ingin menulis tentang ini. Karena bila ternyata benar, tentu memperlihatkan betapa rendahnya mutu cara masyarakat menentukan pilihan. Tapi bisa saja ini fakta. Fakta bahwa masyarakat kita cenderung ke yang begituan. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>[4] Ke-empat. Para konseptor yang membangun isu bahwa &#8220;<em><strong>musuh bersama kita adalah PKS</strong></em>&#8221; kali ini kecolongan. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> . Mereka mungkin tidak menggunakan &#8220;<em>strategi besar</em>&#8221; ini karena <!--more-->mengira tidak mungkin calon dari PKS dan PAN yang masih sangat muda2, gak punya uang banyak lagi, pengalaman juga minim, untuk dapat memenangkan pertandingan di Pilkada Jabar. Kacian deh lu &#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> Siapa ya mereka ? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Cara2 lurus sepertinya hanya memenangkan orang2 lurus. <span style="text-decoration:line-through;">Perhatikan kata2 ini bersayap. :mrgreen</span>:</p>
<p>[5] Kelima, tontonan berkesan bo&#8217;ong-bo&#8217;ongan melalui hasil survei semacam LSI cs [sebelum Pilkada dilakukan] sebaiknya dikaji-ulang. Mereka ternyata &#8220;bermain&#8221; di aktivitas survei2 an [awal] ini. Di satu sisi survei tersebut adalah kegiatan ilmiah yg membutuhkan objektivitas tingkat tinggi, di sisi lain mereka secara terang2 an (setelah dan jika menang saja) <strong>mengaku </strong>konsultan kampanye salah satu kubu [yg menang tentunya]. Wadduh&#8230;, efek ilmiahnya  hasil prediksi mereka  sangat pasti terpengaruh oleh besarnya uang dari kontestan yg mereka dukung. Lagian cukup banyak terbukti hasil survei [awal] mereka itu pada akhirnya menyimpang dan sangat membuat kita tertawa.  <em>Ha ha ha ha ha&#8230;</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>[6] Ke-enam, pada intinya saya [sebagai penulis postingan ini] sangat senang sekiranya <a href="http://trisetyarso.wordpress.com/2008/04/14/berita-gembira-dari-jawa-barat/" target="_blank">kabar kemenangan </a>ini benar adanya (gak cuma di quick count). Yang pertama karena salut menyaksikan ke-tetap-solidan kader2 pks dan yg kedua mitranya adalah kader PAN yang secara prinsipil target politik &#8220;mereka&#8221; tak jauh berbeda.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;</p>
<p><strong>Harapan</strong></p>
<p>Masih bolehkah kita berharap ?</p>
<p>Jangan sempat kehilangan harapan. Jangan sempat kehilangan harapan. Bukankah ini alasan yg masuk akal untuk kita tetap bertahan hidup dan terus  bekerja.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Satu</span>. Kepada kubu yang sudah hampir pasti kalah. Terimalah kekalahan tersebut dengan sportif. Kubu PKS telah memperlihatkan bagaimana cara menerima kekalahan sewaktu di Pilkada DKI tahun lalu. Belajarlah dari mereka. Terlampau banyak alasan untuk tidak menerima kekalahan, silahkan karang2 alasan itu. Kecuali tentu kekalahan dengan kebesaran jiwa. Apa kelihatan berat ya ? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Dua</span>. Atas kemenangan kubu HADE yg di depan mata ini, mari kita berharap agar mereka dapat bekerja dengan benar dan mau belajar dari pengalaman. Tentu dari pengalaman orang2 yg benar.</p>
<p>Masyarakat mengharapkan perubahan2 itu, pembaharuan2 itu, sesuai slogan yg dikampanyekan..</p>
<p>Apa kalian benar bisa ???</p>
<p>Ayo !!! <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/herianto.wordpress.com/260/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/herianto.wordpress.com/260/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/herianto.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/herianto.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/herianto.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/herianto.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/herianto.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/herianto.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/herianto.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/herianto.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/herianto.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/herianto.wordpress.com/260/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herianto.wordpress.com&blog=895504&post=260&subd=herianto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herianto.wordpress.com/2008/04/14/dari-hasil-pilkada-gubernur-jabar-kubu-hade-di-quick-count-menang-kok-bisa/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/herianto-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Herianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jangan Mau Bodoh</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/04/07/jangan-mau-bodoh/</link>
		<comments>http://herianto.wordpress.com/2008/04/07/jangan-mau-bodoh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 06:28:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herianto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Etika]]></category>

		<category><![CDATA[Kritik]]></category>

		<category><![CDATA[Pemikiran]]></category>

		<category><![CDATA[Pengembangan diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/?p=259</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang bilang pada dasarnya bodoh itu tidak dilarang. Yang dilarang adalah tidak menyadari kebodohan tersebut, lalu sok tau sehingga kehabisan energi (kehilangan arah) untuk [mau] belajar. Jadi sesungguhnya yang dilarang itu adalah : &#8220;tidak mau belajar&#8221; -nya, bukan &#8220;bodoh&#8221; -nya.  

Masalah setelah belajar ternyata anda dan/atau kita tetap bodoh, itu masalah lain. 

Maka belajarlah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ada yang bilang pada dasarnya bodoh itu tidak dilarang. Yang dilarang adalah tidak menyadari kebodohan tersebut, lalu sok tau sehingga kehabisan energi (kehilangan arah) untuk [mau] belajar. Jadi sesungguhnya yang dilarang itu adalah : &#8220;tidak mau belajar&#8221; -nya, bukan &#8220;bodoh&#8221; -nya.  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Masalah setelah belajar ternyata anda dan/atau kita tetap bodoh, itu masalah lain. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Maka belajarlah, karena sok tau atau berlagak tau karena&#8230;, gengsi, popularitas, ambisi [dianggap] hebat dan seterusnya dan seterusnya yg semisal&#8230;, adalah sikap yang buang-buang waktu saja, yang justru menghambat kemajuan untuk belajar.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jangan mau bodoh, belajarlah terus&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kenapa ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Karena seorang bodoh umumnya akan mengalami ragam penyimpangan seperti :</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Mudah dibodoh-bodohi orang lain (Lemah)</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Merasa      dibodoh-bodohi orang lain (Selalu berprasangka negatif)</span></strong></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Mengira telah membodoh-bodohi orang lain (Angkuh      Tak Berketentuan)</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sehingga orang-orang bodoh umumnya :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;padding-left:30px;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>-<span> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Mudah terhasut</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;padding-left:30px;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>-<span> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Mudah Tertipu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;padding-left:30px;">-    Suka ngeles, alias berdalih nutupi ketidakmampuan<span id="more-259"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;padding-left:30px;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>-<span> Suka</span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> menuduh sana-sini (fenomena kambing hitam)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;padding-left:30px;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>-<span> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Selalu kecepatan (terburu-buru) mengambil kesimpulan/keputusan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;padding-left:30px;">- Suka bertindak <span style="text-decoration:underline;">di luar objektivitas</span> sehingga acap memenangkan kepentingan egonya</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;padding-left:30px;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>-<span> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Umumnya reaksioner/sangat cepat be-reaksi (dari lisan dan/atau bisa juga tangan) sebelum (bahkan kadang gak) </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">singgah</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> di pikiran</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;padding-left:30px;text-align:center;">&#8212;</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ah,</span></p>
<p class="MsoNormal">j<span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">angan mau bodoh ya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Belajar&#8230; yuk !</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">&#8212;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Tapi ngomong2, bodoh itu apa ya ? </span></p>
<p class="MsoNormal">Mungkinkah ada proses belajar yg tak mampu mengatasinya ?</p>
<p class="MsoNormal">Eh, maksudnya</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Adakah  cuma belajar  satu2  nya solusi</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">?</span></p>
<p class="MsoNormal">Buktikan aja&#8230; dengan</p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ayo belajar &#8230; !!! </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ayo belajar &#8230; !!! </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ayo belajar &#8230; !!!</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Yuk !</span></p>
<p class="MsoNormal"> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/herianto.wordpress.com/259/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/herianto.wordpress.com/259/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/herianto.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/herianto.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/herianto.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/herianto.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/herianto.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/herianto.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/herianto.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/herianto.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/herianto.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/herianto.wordpress.com/259/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herianto.wordpress.com&blog=895504&post=259&subd=herianto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herianto.wordpress.com/2008/04/07/jangan-mau-bodoh/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/herianto-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Herianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fenomena Karier Para Akademisi Perguruan Tinggi : Kebanggaan Manajerial vs Kebanggaan Akademik</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/03/19/masa-depan-tool-pengembangan-aplikasi-dari-how-menuju-what/</link>
		<comments>http://herianto.wordpress.com/2008/03/19/masa-depan-tool-pengembangan-aplikasi-dari-how-menuju-what/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2008 22:26:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herianto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Karya ilmiah]]></category>

		<category><![CDATA[Pemikiran]]></category>

		<category><![CDATA[Pemula IT]]></category>

		<category><![CDATA[Programming]]></category>

		<category><![CDATA[penelitian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/?p=256</guid>
		<description><![CDATA[Seperti apa sih kompetisi (perjuangan) karir yg terjadi di perguruan tinggi. Samakah dengan fenomena kompetisi yg terjadi di instansi lain ?
&#8212;
&#8230; &#8230; &#8230; &#8230; &#8230;
&#8230; &#8230; &#8230; &#8230; &#8230;
&#8230; &#8230; &#8230; &#8230; &#8230;
&#8230; &#8230; &#8230; &#8230; &#8230;
&#8212;
Mana yang lebih mereka dulu kan ?
Kebanggaan-kebanggaan di prestasi (kedudukan) manejerial atau kebanggaan di prestasi akademik (keilmuan) nya.
&#8212;
Berapa banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Seperti apa sih kompetisi (perjuangan) karir yg terjadi di perguruan tinggi. Samakah dengan fenomena kompetisi yg terjadi di instansi lain ?</p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p>&#8230; &#8230; &#8230; &#8230; &#8230;</p>
<p>&#8230; &#8230; &#8230; &#8230; &#8230;</p>
<p>&#8230; &#8230; &#8230; &#8230; &#8230;</p>
<p>&#8230; &#8230; &#8230; &#8230; &#8230;</p>
<div align="center">&#8212;</div>
<div align="left">Mana yang lebih mereka dulu kan ?</div>
<div align="left">Kebanggaan-kebanggaan di prestasi (kedudukan) manejerial atau kebanggaan di prestasi akademik (keilmuan) nya.</div>
<div align="center">&#8212;</div>
<div align="left">Berapa banyak para doktor dan profesor <span id="more-256"></span>di bidang keilmuannya yang waktunya dihabiskan oleh urusan-urusan administrasi manejerial akibat kesibukan jabatan [struktural] yang secara kontinu dijabat dari satu jenjang ke jenjang berikutnya.</div>
<div align="left">Lalu kapan keilmuannya termanfaatkan ?</div>
<div align="center">&#8212;</div>
<div align="left">Ayo tanya, kenapa ?</div>
<div align="center">&#8212;</div>
<div align="left">Imbalan.</div>
<div align="center">&#8212;</div>
<div align="left">Imbalan di status manejerial jauh lebih menggiurkan ketimbang berkecimpung terus di  riset-riset bidang keilmuan - nya.</div>
<div align="center">&#8212;</div>
<div align="left">Ada-ada saja benarnya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </div>
<div align="center">&#8212;</div>
<div align="left">Wajarkan ?</div>
<div align="left">Eh&#8230; Wajarkah ?</div>
<div align="left"><font color="#ffffff">&#8212;</font></div>
<div align="left"><font color="#ffffff">&#8212;</font></div>
<div align="left"><font color="#ffffff">&#8212;</font></div>
<div align="left">&#8212;</div>
<div align="left"><b><u>NB :</u></b></div>
<div align="left">Istilah &#8216;imbalan&#8217; dalam tulisan di atas maksudnya adalah : uang. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/herianto.wordpress.com/256/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/herianto.wordpress.com/256/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/herianto.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/herianto.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/herianto.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/herianto.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/herianto.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/herianto.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/herianto.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/herianto.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/herianto.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/herianto.wordpress.com/256/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herianto.wordpress.com&blog=895504&post=256&subd=herianto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herianto.wordpress.com/2008/03/19/masa-depan-tool-pengembangan-aplikasi-dari-how-menuju-what/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/herianto-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Herianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Internet dan Orang Gila</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/03/11/internet-dan-orang-gila/</link>
		<comments>http://herianto.wordpress.com/2008/03/11/internet-dan-orang-gila/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 13:59:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herianto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kritik]]></category>

		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<category><![CDATA[Pemikiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[Kira-kira tulisan ini mau ngomongin apa ya ?
Apa ayo ? Apa tentang orang gila yang mau main internet atau orang yang gila gara-gara maen internet. Dua hal di atas tentu merupakan fenomena yang berbeda. Yang pertama orang itu gila duluan, sedangkan yang kedua orang itu gila di kemudian. Persamaannya adalah bahwa kedua fenomena di atas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kira-kira tulisan ini mau ngomongin apa ya ?</p>
<p>Apa ayo ? Apa tentang orang gila yang mau main internet atau orang yang gila gara-gara maen internet. Dua hal di atas tentu merupakan fenomena yang berbeda. Yang pertama orang itu gila duluan, sedangkan yang kedua orang itu gila di kemudian. Persamaannya adalah bahwa kedua fenomena di atas sama-sama mempertemukan orang gila dengan dunia &#8220;khas&#8221; yg disebut internet.</p>
<p>Ulasan akan dimulai dari  pertanyaan terhadap fenomena ke-2 :</p>
<p><i>Kenapa orang itu bisa gila gara-gara internet ?</i></p>
<p>Saya menemukan fakta &#8220;istimewa&#8221; tentang hal ini. Fakta yang membuat saya sendiri tercengang.</p>
<p>Urut  logisnya begini :</p>
<p>Internet memiliki sejumlah &#8220;nikotin&#8221; yang dapat membuat banyak orang kecanduan. Ini tentu berita biasa dan coba perhatikan kata-kata kecanduan di atas.</p>
<p>Orang yang kecanduan kalo lagi kumat dan gak dapat &#8220;obat&#8221; maka untuk menormalkan &#8220;nikmat&#8221; kecanduannya tersebut dapat membuat dia menjadi GILA. Ini bukan fakta main-main, tapi beneran.</p>
<p>Saya juga tersentak.</p>
<p>Baik,</p>
<p>Sebagai dalil/ulasan digunakan kisah begini,</p>
<p>Adalah suatu lembaga yg baru saja mendapat maenan baru yg disebut dengan internet tadi. Fakta historik membuktikan bahwa mereka sesungguhnya sebelum ini menolak kehadiran fasilitas internet tersebut. Alasannya macam-macam. Ada yang bilang belum waktunya, ada yang bilang gak banyak gunanya, yang lain bilang bukan bagian dari pemecahan masalah. Oke, terserah lah alasannya apa.</p>
<p>Tapi,</p>
<p>Tapi suatu ketika, internet di lembaga itu mati, macet dan  menjadi banyak putusnya. Tau apa yg terjadi ? Apa coba ?<span id="more-255"></span></p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p><b>&#8220;Hei bekicot&#8230;, ngapaian aja kerja lu di sana. Kok internet jadi pada lemot dan putus-putus kayak gene seh &#8230;!!!&#8221;</b></p>
<p><i>&#8220;Ma&#8217;af bang&#8230;, itu tadi putusnya dari provider kita&#8221;</i></p>
<p><b>&#8220;Ah&#8230;, banyak cincong lu, banyak alasan, ngomong aja terus terang bahwa lu memang gak bisa kerja&#8221; </b></p>
<p><i>&#8220;Ma&#8217;af bang itu tadi ada kabel yang koneknya terganggu&#8221;</i></p>
<p><b>&#8220;Ah dasar bekicot lu&#8230;,  nyambung kabel gitu aja gak bisa&#8221;</b></p>
<p align="left">&nbsp;</p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p>Mereka jadi pada gila. Ya&#8230;, mereka jadi pada gila. Ini persis seperti gila beneran. Kata-kata protesnya tak terarah, omongannya melupakan kepatutan, aksinya persis seperti kanak2 yang baru kehilangan mainan.</p>
<p>Pikirkanlah kenapa ?</p>
<p>Kenapa ayo ?</p>
<p>Karena internet ber &#8220;nikotin&#8221;, ada parameter bercandu di sana. Dan candu bisa membuat orang GILA. Gila&#8230; alias berpikiran tak wajar.</p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p>Apa ini terjadi di setiap tempat dan untuk semua orang ya ? Ah&#8230; jangan.</p>
<p>Jangan GILA gara-gara internet. Sudah terlampau banyak penyebab yg bisa membuat kita menjadi GILA. Jangan tambah lagi ya&#8230; jangan.</p>
<p>Jangan mau menjadi GILA.</p>
<p>Atau apa ya nama istilahnya ? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p>Seorang praktisi IT berpesan begini<i>, </i></p>
<p><i>&#8220;Sampaikan kata salam kami, &#8230; ma&#8217;af. Orang-orang IT memang gak selalu dapat bekerja cepat&#8221;.</i></p>
<p>Sampaikan ya,</p>
<p>&#8220;<i>Ma&#8217;af, ma&#8217;af</i>&#8230;&#8230; <i>ini</i>&#8220;.</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>Nyamankan ?</p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p>Nah sekarang tinggal kita&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ya jangan sampe GILA gitu dong. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/herianto.wordpress.com/255/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/herianto.wordpress.com/255/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/herianto.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/herianto.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/herianto.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/herianto.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/herianto.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/herianto.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/herianto.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/herianto.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/herianto.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/herianto.wordpress.com/255/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herianto.wordpress.com&blog=895504&post=255&subd=herianto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herianto.wordpress.com/2008/03/11/internet-dan-orang-gila/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/herianto-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Herianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kritik dan Alat Vital</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/03/02/kritik-dan-alat-vital/</link>
		<comments>http://herianto.wordpress.com/2008/03/02/kritik-dan-alat-vital/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2008 14:04:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herianto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<category><![CDATA[Etika]]></category>

		<category><![CDATA[Kritik]]></category>

		<category><![CDATA[Pemikiran]]></category>

		<category><![CDATA[Pengembangan diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/?p=254</guid>
		<description><![CDATA[Lama gak nulis di blog ini ternyata gatal juga nih tangan dan otak. Eh&#8230; ketiban mau nulis kok inspirasi yg muncul yg serius2 kayak gini yah. 
Mmm&#8230; cuma mau ngobrolin masalah fenomena kritik. Lagi mau aja sih atau bisa jadi lagi ada maunya kali&#8230;  Apa ya maunya ? Katakanlah tentang keresahan para blogger yg [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><b><i>Lama gak nulis di blog ini ternyata gatal juga nih tangan dan otak. Eh&#8230; ketiban mau nulis kok inspirasi yg muncul yg serius2 kayak gini yah. </i></b></p>
<p><b><i>Mmm&#8230; cuma mau ngobrolin </i></b><i>masalah fenomena kritik</i><b><i>. Lagi mau aja sih atau bisa jadi lagi ada maunya kali&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> Apa ya maunya ? Katakanlah tentang keresahan para blogger yg saat ini lagi dikritik oleh mas </i></b><i>Roy Suryo</i><b><i>, atau yg semisal saat SBY cs dikritik oleh para oposisinya, atau saat </i></b><b><i>wacana keIslaman</i></b><b><i> dari para pemaham salaf dikritik oleh aktivis khalaf , atau seperti saat wedehel mengkritik penganut agamanya sendiri, atau seperti manusia di blog ini yg sempat juga mengkritik si wedehel cs sendiri, atau&#8230;, atau dan tentu banyak lagi. </i></b></p>
<p><b><i>Oh ya, isi postingan ini sekedar mau menegaskan suatu kesimpulan bahwa : &#8220;</i></b><i>Kritik adalah alat</i><b><i>&#8220;. Dia cuma alat. Ada pun judulnya yang sampe membawa2 istilah &#8220;</i></b><i>alat vital</i><b><i>&#8221; segala adalah sekedar pemancing doang&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </i></b></p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p>Baik, begini&#8230;</p>
<p>Sering kita bertanya : Kritik itu positip atau negatip sih ? Atau kritik itu sebenarnya berguna atau tidak sih ?</p>
<p>Jawaban  lugasnya mungkin begini.</p>
<p>Bagi kalangan penggerak, pembaharu, oposisi, barisan sakit hati, lawan politis dan semacamnya, bagi mereka2 ini kritik adalah positip, bahkan kadang di positip2 kan. Mereka bilang, &#8220;Kritik itu perlu, demi perbaikan, demi ini&#8230;, demi itu&#8230; dan seterusnya.</p>
<p>Sebaliknya bagi kalangan status quo, penguasa dan yg semacamnya, kritik adalah negatip, bahkan sering di negatip2 kan. Mereka bilang,&#8221;Kritik itu hasutan, cuma sampah, provokasi, karena ini&#8230;, karena itu&#8230; dan seterusnya.</p>
<p>Lalu kritik itu apa sih ?</p>
<p>Untuk mudahnya katakanlah, bahwa : <b>kritik adalah alat. </b></p>
<p>Sebagai sebuah alat ia dapat berguna untuk hal2 yg baik dan tentu saja dapat pula berbahaya. Bukankah manfaat alat tergantung <span id="more-254"></span>pada yg memanfaatkannya.</p>
<p align="center"> &#8212;</p>
<p><b>Kritik Tak Beguna </b></p>
<p>Orang yang meng-kritik itu sesungguhnya orang hebat, karena tidak mungkin dia mengkritik jika tidak menguasai apa yg dikritiknya.</p>
<p>Maka,</p>
<p>jangan  meng-kritik jika anda tak menguasai permasalahan karena itu artinya sama saja anda telah merendahkan pra syarat dari kritik. Apa pra syarat dari kritik. Ya itu tadi&#8230;, menguasai permasalahan.</p>
<p>Aneh sekali jika ada orang yang masih awam tentang IT lalu mengkritik tentang fenomena implementasi IT, aneh sekali orang yg tak mengerti banyak tentang agama lalu mengkritik masalah2 mengakar tentang keagamaan, aneh juga orang yang tak mengenal dunia per-blog-an dengan baik lalu mengkritik para blogger secara meyakinkan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> , atau juga orang yg tak mengerti  tentang dan sebagainya lalu mengkritik tentang dan sebagainya tersebut. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p><b>Mengkritik beda dengan bertanya</b></p>
<p>Apa beda mengkritik dengan bertanya.</p>
<p>Bertanya umumnya didorong dari tak tahu, sedangkan mengkritik karena merasa tahu, merasa lebih tahu, bahkan bisa saja sebenarnya karena sok tahu. Maka, waspada lah&#8230;, waspada lah&#8230;</p>
<p>Kadang-kadang jauh lebih baik bergaya [atau berpura] bertanya ketimbang berlagak mengkritik.</p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p><b> Orang Bodoh dilarang mengkritik</b></p>
<p>Sekali lagi, kritik itu pekerjaan orang2 hebat. Kalo anda merasa orang hebat maka penuhilah hari2 anda dengan kritik.</p>
<p>Tapi jika ternyata [hebat] itu perasaan anda saja, dan yg sesungguhnya ternyata anda [ma'af] adalah bodoh, maka kritik justru akan mencelakakan.</p>
<p>Sebagai sebuah alat, jika dipakai dengan prosedur yg benar maka baru terasa manfaatnya, tetapi jika digunakan secara tidak benar justru dapat mencelakakan pemakainya. Bukankah kritik itu cuma alat.</p>
<p>Orang bodoh dilarang mengkritik.</p>
<p>Untuk orang2 hebat silahkan mengkritik.  Tetapi jangan karena (niat) sok hebat.</p>
<p><strike>Tapi sepertinya orang hebat belum tentu tak bodoh.</strike></p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p><b>Kritik hawa nafsu </b></p>
<p>Mengkritiklah dengan ikhlas sekaligus pasrah. Ini ajakan seremonial.</p>
<p>Sulit memang untuk mengukur apakah seseorang itu mengkritik dengan ikhlas atau tidak. Bisa saja kita terdorong menilai ikhlas jika kritiknya mendukung pribadi kita, sebaliknya jika kritiknya melawan tujuan2 pribadi kita maka biasanya kita terpancing untuk mengatakannya tidak ikhlas. Yah&#8230;, begitulah.</p>
<p>Meng-kritik-lah dengan ikhlas karena energi dari ikhlas mudah merangkul kebaikan, sebaliknya energi hawa nafsu umumnya disusup kejahatan.</p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p><b>Kritik Dalih </b></p>
<p>Ada satu jenis karakter manusia yang tak terbiasa mengendalikan kata2nya, acap kelupaan melewatkan lintas katanya  ke pikir sejenak sebelum ditransfer ke sarana bicara.</p>
<p>Sebagian mengira manusia seperti ini lugas, saklak, ngomong apa adanya&#8230; yg sesungguhnya lebih sering membuat banyak orang tersinggung, terhina, marah dan sebagainya akibat dari kata2nya itu.</p>
<p>Lalu  berdalih&#8230; kritik. Ini kritik.</p>
<p>Dalam hal ini kritik benar-benar alat. Alat untuk menjadi pembenaran atas kekasaran akhlak kata2nya.</p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p><b>Belajarlah mengkritik</b></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>maksudnya lebih persis&#8230; saya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Belajarlah mengkritik.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/herianto.wordpress.com/254/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/herianto.wordpress.com/254/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/herianto.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/herianto.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/herianto.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/herianto.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/herianto.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/herianto.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/herianto.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/herianto.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/herianto.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/herianto.wordpress.com/254/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=herianto.wordpress.com&blog=895504&post=254&subd=herianto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herianto.wordpress.com/2008/03/02/kritik-dan-alat-vital/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/herianto-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Herianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>