Bahwa :
Kemanfaatan sesuatu hal akan lebih mungkin tercapai jika kita sudi mengembangkan sikap objektif ini.
Artinya juga, …
akan sangat sulit bahkan sepertinya tidak mungkin bagi kita untuk mengalami kemajuan … tanpanya. Maksudnya tentu tanpa objektivitas tersebut.
Bisa dipercaya ?
—
Hare Gene Mencoba Objektif ???
Kalau benar salah satu syarat objektivitas itu adalah kejujuran atau sebaliknya [...]
Read Full Post »
Ngeles dalam postingan ini diterjemahkan sebagai : karakter yang suka mencari atau menuduhkan kesalahan pada yang bukan sesungguhnya, atau usaha membela diri secara subjektif dengan menimpakan kesalahan pada sesuatu (objek, pihak) lain di luar dirinya.
—
Jangka Pendek
Dalam jangka pendek strategi ngeles ini bisa saja berhasil mencapai tujuan si penggunanya. Bisa dibayangkan sebagian orang yg awam terhadap [...]
Read Full Post »
Pada akhirnya orang-orang yang ada di sekitar kita, yang biasa bercengkerama atau sekedar saling sapa, entah dari keluarga, teman dekat atau teman biasa, satu per satu mengalami apa yang namanya : KEMATIAN, mencapai batas akhir kehidupannya di dunia ini.
Ah, kemaren atau hari ini mereka yang meninggalkan kita, esok hari pasti kita juga [...]
Read Full Post »
Secuplik pemikiran
Ada satu kalimat ajakan yang kedengarannya bijak : “Menalar-lah dengan benar ! “.
Kenapa menalar dengan benar sedemikian penting ?
Terutamanya [barangkali] begini,
(1) di saat-saat kita melakukan kritik, (2) tatkala merancang suatu gagasan, (3) ketika menatap (menilai) orang lain, dan tentu saja juga (4) saat menatap diri sendiri.
Bayangkan seandainya di saat melakukan aktivitas seperti di atas [...]
Read Full Post »
Ini tentang fenomena ummat Islam
Kenapa ada sejumlah pemahaman yang berbeda tentang Islam ?
Ah, ini seperti pertanyaan bodoh aja ya …
atau jangan-jangan termasuk pertanyaan yang sia-sia (yang gak perlu) itu ?
Tapi fakta,
Ada yang bilang Islam itu harus begini, yang lain bilang Islam justru harus begitu… lho kok beda-beda ?
Apanya yang beda ? Nah ini [...]
Read Full Post »
Perbincangan (termasuk perdebatan) tentang “kebenaran” apalagi kalau dikaitkan dengan masalah keyakinan memang bisa rumit.
Ops, …tunggu !!
Tapi kebenaran yang mana dulu ?
Kebenaran ilmiah atau kebenaran spiritual ?
Kebenaran kedua-nya dong.
O… ow, apa mungkin kebenaran keduanya dapat dipersatukan ?
Kenapa tidak
Read Full Post »
Agar KRITIK tidak menjadi omong doang. Agar REALISTIS tidak menjadi dalih [alasan] doang.
—
Bentuk-bentuk ideal sebenarnya cuma ada di [hasil kerjaan] kepala (pikiran) kita saja. Apalagi jika kita hanya menggunakan “piranti” di kepala itu saja (atau istilah lainnya : cuma berdasarkan rasional murni saja) dalam membuat perencanaan (merancang harapan). Akan menjadi semakin “tak bercacat” saja [...]
Read Full Post »
…
…
—
Begini,
Pernah dengar atau baca kisah Ibrahim AS mencari Tuhan ? Pasti pernah.
Lalu,
haruskah kita juga saat ini melakukan pencarian seperti itu ?
Mempertanyakan,“ Apa itu Tuhan ?“. Tabukah ?
Mempertanyakan,“ Kebenaran yang sungguh-sungguh itu yang mana sih ?“. Tak mungkinkah ?
—
Kenapa ?
Bukankah kehidupan dan rahasianya semakin misteri. Semakin
Read Full Post »
Ada yang bilang pada dasarnya bodoh itu tidak dilarang. Yang dilarang adalah tidak menyadari kebodohan tersebut, lalu sok tau sehingga kehabisan energi (kehilangan arah) untuk [mau] belajar. Jadi sesungguhnya yang dilarang itu adalah : “tidak mau belajar” -nya, bukan “bodoh” -nya.
Masalah setelah belajar ternyata anda dan/atau kita tetap bodoh, itu masalah lain.
Maka [...]
Read Full Post »
Lama gak nulis di blog ini ternyata gatal juga nih tangan dan otak. Eh… ketiban mau nulis kok inspirasi yg muncul yg serius2 kayak gini yah.
Mmm… cuma mau ngobrolin masalah fenomena kritik. Lagi mau aja sih atau bisa jadi lagi ada maunya kali… Apa ya maunya ? Katakanlah tentang keresahan para blogger yg [...]
Read Full Post »
Mendengarkan pembicaraan tentang cela orang lain memang mengasyikkan, ada selintas kenyamanan di sana. Kenapa ya ? Barangkali karena secara tak langsung menjadi ada perasaan seolah2 kita bukan bagian dari pelaku cela tersebut. Lalu, bagaimana pula jika cela-cela [keburukan] itu kita sendiri yang menemukan ? Tau’ ah …
—
Tidak pernah kebijakan menghampiri diri kita jika kita [...]
Read Full Post »
Apa yang bisa kita pahami tatkala Tuhan melarang kita untuk melakukan sesuatu selain menta’ati Titah-NYA itu ? Mencari hikmah… ya mencari hikmah.
Karena Tuhan tidak Berkata-kata sampai di situ saja.
—
Kita adalah seperti apa yang sering kita duga tentang orang lain
Ini masalah prasangka, maksudnya tentu prasangka buruk. “Jauhi kebanyakan berprasangka buruk“, Kata-NYA.
Kenapa ya… kenapa ?
Karena [...]
Read Full Post »
Ntah darimana asal muasalnya, tiba2 seperti ada “dengingan” yang mengantarkan pada pemahaman seperti ini. Hidup adalah masalah.
Pembenarannya sedemikian.
Kita hidup justru karena ada masalah. Begitu “denging” itu di awalnya. Ini menyiratkan maksud seolah-olah kita tidak disebut hidup jika tanpa masalah. Buktinya, kalo kita mati maka lenyaplah semua masalah, dalam hal ini tentu maksud si “denging” adalah [...]
Read Full Post »
Kali ini masalah yang hendak dibahas adalah masalah yang berkaitan dengan masalah. Masalahnya adalah masalah. Solusi yang ditawarkan juga masalah. Penyelesaian masalah melalui masalah.
Kok bisa ?
—
Ulasannya begini
Pertama saya teringat dengan kaidah “menggaruk”. Sekali lagi : MENGGARUK. Ya… anda tidak salah baca dan saya tidak salah menulis. MENGGARUK.
Kenapa kita menggaruk ? Karena [...]
Read Full Post »
Dari Pelatihan 5 (lima) hari penuh ini
Hari Rabu ini (19 Desember 2007) adalah hari terakhir pelatihan mekatronika yang diadakan di kampus kami yang kegiatannya sudah dimulai sejak 14 Desember 2007, yaitu 5 (lima) hari sebelumnya. Mulanya saya berpikir kalo ini bukan bidang (minat) saya [lagi], karena pada akhir-akhir ini minat akademik saya lebih cenderung [...]
Read Full Post »
Kebanyakan blogger ternyata orang-orang yang berlebihan ? Ya benar. Secara tidak sengaja hal ini ter-identifikasi dengan cukup meyakinkan.
—
Sulit untuk membantah fakta bahwa kbanyakan para blogger itu ternyata memang benar-benar orang yang berlebihan. Pertama, berlebihan dalam hal
Read Full Post »
Kisah ini renungan saja, namun demi menyembunyikan beberapa hal, telah digubah dari kejadian aslinya, harap maklum !
—
Tema asli :
Mengeratkan ukhuwah jauh lebih urgen ketimbang memperbesar celah di antara kita. Kita berbeda tetapi tentu ada saja titik2 samanya. Lalu kenapa yang berbeda ternyata lebih kita kentarai. Biar kujawab untuk diriku, “Karena kita sama egonya”. Tapi aku tak suka.
Ayo lomba [...]
Read Full Post »
Posted in Pengembangan diri on 25 Juli, 2007 | 11 Komentar »
Meta hipokrit [secara sepihak] saya maknai sebagai karakter orang2 yang merasa kebaikan yang sebenarnya itu tidak ada pada prakteknya di dunia ini. Akibatnya orang2 seperti ini kbanyakan pun pada akhirnya memang benar2 tidak mampu menerapkan nilai2 kbaikan itu di kehidupannya sendiri.
—
“Orang yang benar-benar] ‘baik’ itu tidak ada. Itu hanya ada pada cerita2 di kitab suci, hanya ada di [...]
Read Full Post »
—
(Maksiat sederhananya adalah melakukan [dengan sengaja, sadar] apa yang dilarang-NYA dan/atau meninggalkan apa yang diperintahkan-NYA. Lalu siapa yang berani mengaku tak [pernah] bermaksiat ? Yang ada justru manusia-manusia yang bangga ketika [telah] bermaksiat padaNYA. Kenapa ? )
—
(bacaan seperti prosa)
Paparan :
Saat dirimu bermaksiat, apa yang kau derita ? Pertama dirimu merasa bersalah, Kedua kau mencari ‘celah’ bagi pembenaran salah [itu], [...]
Read Full Post »
—
Manusia-manusia ‘rigid’ (kaku, picik, jumud) adalah sekelompok manusia yang menyempitkan sendiri ruang gerak hidupnya. Pola pikirnya mirip dengan logika tradisional mesin (komputer) yang hanya berprinsip ‘ya’ dan ‘tidak’ atau secara digital disebut 1 dan 0. Manusia-manusia ‘rigid’ atau yang semacamnya ini tak mengenal tahapan (marhalah) dalam mencapai target ’ideal’-nya sehingga seringkali mengalami benturan setiap berhadapan dengan kondisi [...]
Read Full Post »
Beribadah (termasuk bekerja) dengan semata-mata (tujuannya) karena Allah, adalah WAJIB.
—
Lalu,
dengan cara apa kita menjelaskan fenomena kerja yang kita lakoni sehari-hari, bukankah pada kerja-kerja tersebut kita mengharapkan suatu imbalan atau tujuan lain, misalnya jabatan, uang, promosi, popularitas, dan sebagainya,
dengan cara apa kita menjelaskan fenomena motivasi kerja, dimana, bukankah stimulus dalam bentuk apresiasi positip mampu mempengaruhi [...]
Read Full Post »
Ada dua hal yang [umumnya] membuat kita takut.
Yang pertama karena kelemahan kedangkalan kita dalam memahami-NYA sehingga takut itu muncul dari sikap yang selalu su’udzon (ber-prasangka buruk) terhadap segala kemungkinan kehendak-NYA di kemudian.
Read Full Post »
Posted in Pengembangan diri on 27 April, 2007 | 2 Komentar »
SubhanaLlah,
Kesempurnaan DIA adalah ada dengan sendirinya, dan kesempurnaan makhluk-NYA adalah capaian berproses. Tidak disebut DIA, jika DIA tak sempurna, dan tidak disebut makhluk-NYA jika adanya sempurna sengan sendirinya.
Read Full Post »
Segala pujian-pujian adalah milik-NYA semata, dan hanya Dialah yang Paling ber-Hak atas segala puji-pujian itu. Bahkan saat kita mengagumi segala ciptaan-NYA atau rekayasa dari makhluk-NYA, maka puji-pujian itu pun tetap milik-NYA.
Read Full Post »
Posted in Pengembangan diri on 23 April, 2007 | 7 Komentar »
Memerankan fiqhul awwaliyat
(Jangan larang dirimu menimbang)
—
Ikhlas dapat melarangmu beramal ? Gimana bisa ? Bisa saja …Bahkan ikhlas bisa menjadi batu sandaran untuk tidak melakukan amalan sama sekali. Ah, tidak mungkin. Di zaman yang sedemikian ‘absurd’ ini apa yang tidak mungkin?
—
BismiLlahir Rahmanir Rahim
Assalamualaikum WarakhmatuLlahi Wabarakatuh
Saudaraku,
Ikhlas adalah ruhnya amal. Kualitas amal kita ditentukan ruhnya [...]
Read Full Post »