Feed on
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘Etika’ Kategori

Sarana menghimpun energi, kita.
Ayo timbun di bulan mulia-NYA.

Allahumma bariklana fii rajab wa sya’ban wa balighna Ramadhan
Ya Allah, (lagi…)

Read Full Post »

Dari suatu majlis ta’lim, seorang peserta bertanya ke pembicara (ustadz) nya tentang dilema antara keikhlasan dan profesionalisme.
Penjabaran masalahnya seperti ini :
ikhlas adalah berbuat tanpa mengharapkan apa pun selain ridha-NYA, sementara profesionalisme (terutama yang berkaitan dengan maisyah/mata pencaharian) [tentu saja] mengharapkan imbalan (uang, jabatan). Lalu apakah berarti orang-orang yang bekerja secara profesional itu tidak ikhlas [...]

Read Full Post »

Siapa dia
(lagi…)

Read Full Post »

Telat.

Kenapa telat ?
Kenapa telat ?
Kenapa telat.

(lagi…)

Read Full Post »

Apa fenomena buruk yang sering muncul akibat persaingan hidup di “sekitar” mu ?

Di “sekitar” itu maksudnya bisa saja di kantor, di perusahaan atau di lingkungan organisasi ber “benefit” lainnya.

Saling sikat, saling sikut.
Ah ini biasa, namanya juga hidup. Fight for survival.
Tetapi,
pernah jugakah anda menyaksikan orang-orang yg bersaing secara “aneh” ?
Saling fitnah, saling jebak, [...]

Read Full Post »

Kembali ke Seri Idealis
Tidak jarang kita menyaksikan orang-orang yang sanggup idealis di saat kondisinya terjepit. Apa sih maksudnya kondisi terjepit itu ?
Terjepit itu maksudnya ya semacam keterdesakan, penderitaan, kepedihan dan berbagai kondisi ketidaknyamanan hidup lainnya.
Lalu pada postingan ini lebih dimaksudkan seperti ini :

Saat lagi ter[di]singkir[kan] oleh sistem
Saat bisanya cuma menjadi oposisi.
Saat sebelum mengemban tanggungjawab real [...]

Read Full Post »

Ngeles dalam postingan ini diterjemahkan sebagai : karakter yang suka mencari atau menuduhkan kesalahan pada yang bukan sesungguhnya, atau usaha membela diri secara subjektif dengan menimpakan kesalahan pada sesuatu (objek, pihak) lain di luar dirinya.

Jangka Pendek
Dalam jangka pendek strategi ngeles ini bisa saja berhasil mencapai tujuan si penggunanya. Bisa dibayangkan sebagian orang yg awam terhadap [...]

Read Full Post »

Pada akhirnya orang-orang yang ada di sekitar kita, yang biasa bercengkerama atau sekedar saling sapa, entah dari keluarga, teman dekat atau teman biasa, satu per satu mengalami apa yang namanya : KEMATIAN, mencapai batas akhir kehidupannya di dunia ini.
Ah, kemaren atau hari ini mereka yang meninggalkan kita, esok hari pasti kita juga [...]

Read Full Post »

Perbincangan (termasuk perdebatan) tentang “kebenaran” apalagi kalau dikaitkan dengan masalah keyakinan memang bisa rumit.
Ops, …tunggu !!
Tapi kebenaran yang mana dulu ?
Kebenaran ilmiah atau kebenaran spiritual ?
Kebenaran kedua-nya dong.
O… ow, apa mungkin kebenaran keduanya dapat dipersatukan ?
Kenapa tidak
(lagi…)

Read Full Post »

Agar KRITIK tidak menjadi omong doang. Agar REALISTIS tidak menjadi dalih [alasan] doang.


Bentuk-bentuk ideal sebenarnya cuma ada di [hasil kerjaan] kepala (pikiran) kita saja. Apalagi jika kita hanya menggunakan “piranti” di kepala itu saja (atau istilah lainnya : cuma berdasarkan rasional murni saja) dalam membuat perencanaan (merancang harapan). Akan menjadi semakin “tak bercacat” saja [...]

Read Full Post »

Jangan mau idealis
Bersikap idealis tentu baik, karena sikap ini mengarahkan pelakunya pada objektivitas-murni sesuai fenomena yang di-idealiskan.
Seseorang dapat menjadi perfectionis termasuk juga menjadi fundamentalis adalah akibat dari mempertahankan sikap idealis ini. Perfectionis dapat saja positip (tapi tidak selamanya) sebab ia mengajarkan tentang kesempurnaan target, dan fundamentalis pun dapat juga positip sebab ia mengajarkan kefokusan [...]

Read Full Post »


Begini,
Pernah dengar atau baca kisah Ibrahim AS mencari Tuhan ? Pasti pernah.
Lalu,
haruskah kita juga saat ini melakukan pencarian seperti itu ?
Mempertanyakan,“ Apa itu Tuhan ?“. Tabukah ?
Mempertanyakan,“ Kebenaran yang sungguh-sungguh itu yang mana sih ?“. Tak mungkinkah ?

Kenapa ?
Bukankah kehidupan dan rahasianya semakin misteri. Semakin
(lagi…)

Read Full Post »

Ada yang bilang pada dasarnya bodoh itu tidak dilarang. Yang dilarang adalah tidak menyadari kebodohan tersebut, lalu sok tau sehingga kehabisan energi (kehilangan arah) untuk [mau] belajar. Jadi sesungguhnya yang dilarang itu adalah : “tidak mau belajar” -nya, bukan “bodoh” -nya.

Masalah setelah belajar ternyata anda dan/atau kita tetap bodoh, itu masalah lain.

Maka [...]

Read Full Post »

Lama gak nulis di blog ini ternyata gatal juga nih tangan dan otak. Eh… ketiban mau nulis kok inspirasi yg muncul yg serius2 kayak gini yah.
Mmm… cuma mau ngobrolin masalah fenomena kritik. Lagi mau aja sih atau bisa jadi lagi ada maunya kali… Apa ya maunya ? Katakanlah tentang keresahan para blogger yg [...]

Read Full Post »

Hiatus Tak Sopan

Ini barangkali istilah yang pantas ditujukan ke pemilik blog ini.
Sudah lebih satu bulan content blog ini tak pernah di update, bahkan beberapa comment pun tak sempat di-respond. Ya… sudahlah.
Inilah saatnya untuk ngeles alias berdalih tentang beberapa kesibukan yang sebenarnya gak gitu2 banget.
Yang pertama tentang kesibukan (lagi…)

Read Full Post »

Mendengarkan pembicaraan tentang cela orang lain memang mengasyikkan, ada selintas kenyamanan di sana. Kenapa ya ? Barangkali karena secara tak langsung menjadi ada perasaan seolah2 kita bukan bagian dari pelaku cela tersebut. Lalu, bagaimana pula jika cela-cela [keburukan] itu kita sendiri yang menemukan ? Tau’ ah …


Tidak pernah kebijakan menghampiri diri kita jika kita [...]

Read Full Post »

Toleransi Yang Luar Biasa

Toleransi yang luar biasa (di luar kebiasaan kah ?) telah berhasil diperlihatkan oleh sejumlah teman2 muslim saat menyikapi perbedaan antara kebolehan dan ketidakbolehan dalam mengucapkan Selamat Natal terhadap teman non muslim (nasrani) nya. Jangankan sekedar memahami, bahkan sejumlah teman2 muslim ada yg secara pro aktif menyampaikan UCAPAN SELAMATAN TERSEBUT demi memperlihatkan sikap toleran-nya. [...]

Read Full Post »

Guruku

Kmaren iseng aja corat-coret (mulanya di kepala aja) nama-nama guru yang telah berkiprah membentuk pribadiku seperti ini, terutama buat guru SD, Ibtidaiyah, SMP dan STM.
Kilasan corat-coret (representasi fisik) -nya kira2 seperti ini :

Guru2 SD ku (SD Alwashliyah Serbalawan - Simalungun - SUMUT) :
Muallim Taher (Kepsek), Ibu Butet (Istri kepsek), Ibu Yus (Guru kelas), Pak [...]

Read Full Post »

Selamat Idul Fitri 1428 H

 
Kapan pun anda merayakannya… (lagi…)

Read Full Post »

Merasa Lah… Bersalah

Dari kisah seorang lelaki yang gemar beribadah. Hampir setiap shubuh tak pernah lalai shalat ke mesjid di dekat rumahnya. Demi mengejar ketaatan yg sempurna, ia selalu konsisten bangun di pagi buta, bahkan tak jarang sebelumnya ia sempatkan juga shalat di tengah malam (tahajjud), lalu berjalan menuju mesjid sebelum azan shubuh dikumandangkan. Semua orang apalagi jema’ah masjid di sana sudah pada tahu betapa kekuatan [...]

Read Full Post »

Marhaban ya Ramadhan 1428H

Selamat datang ramadhan…
Karena…
Akal saja tak cukup
Raga saja apalagi, juga tak cukup
Ada yang lain yang juga harus kau miliki

Di hari-hari di sepanjang bulan ramadhan
Akalmu jangan lagi terbiasa melawan, …lakukanlah
Ragamu dikekang, dikendalikan, tak makan, …nikmatilah
Ada energi yang sering tersembunyi
DIA ingin kau kuak, kau miliki
Energi ruhiyah, spritualitas, … inti pengendalian diri
Temukan !!!
Energi baru dan [...]

Read Full Post »

Akal saja tak cukup…

Butuh emosi yang menggerakkan, butuh ruh yang menikmati, butuh raga yang melakukan.
Kita butuh semua. (lagi…)

Read Full Post »


Manusia-manusia ‘rigid’ (kaku, picik, jumud) adalah sekelompok manusia yang menyempitkan sendiri ruang gerak hidupnya. Pola pikirnya mirip dengan logika tradisional mesin (komputer) yang hanya berprinsip ‘ya’ dan ‘tidak’ atau secara digital disebut 1 dan 0. Manusia-manusia ‘rigid’ atau yang semacamnya ini tak mengenal tahapan (marhalah) dalam mencapai target ’ideal’-nya sehingga seringkali mengalami benturan setiap berhadapan dengan kondisi [...]

Read Full Post »

Kenapa tidak ? Apa yang  salah ?
Pasalnya ada beberapa di antara kita yang menjadi enggan berdoa, ada yang karena rendah diri, atau rendah hati, “katanya”, dan ada juga yang karena tinggi diri atau tinggi hati, “padahalnya”. Hanya orang-orang yang sombong yang tidak mau berdoa, sombong karena merasa ketinggian ilmunya, “katanya”, atau karena rendahnya pemahaman dia, [...]

Read Full Post »

Ini materi berat….
Yah…, membaca judulnya aja rasanya serem banget.. terutama di kata-kata : gunjing dan hasut.
Oke lah tentang ‘kritik’, ini masih berkonotasi ‘positip’ karena ‘seakan-akan’ (baca: ‘bisa jadi’) si pelaku menginginkan ke-lebih-kebaik-an dari yang di-kritiknya. ‘Hujat’ juga masih bisa berkonotasi positip, jika yang dihujat misalnya orang yang dikenal dominan ‘negatip’.
Tetapi kalo mendengar istilah ‘gunjing’ dan [...]

Read Full Post »