Kisahnya itu kita mulai dari sini :
Sebelumnya mereka adalah bangsa yang terlunta-lunta tanpa tempat tinggal. Tak satu pun bangsa lain di dunia ini yang rela ditumpangi karena khawatir prilaku licik mereka yang selalu kelewatan. Kelicikan ini didukung pula oleh kecerdasannya yang konon memang lumayan. Akibat tersohornya kelicikan ini sampai-sampai bangsa Jerman sempat berhasrat untuk melenyapkan mereka dari muka bumi.
Yahudi. Ya merekalah si Yahudi itu.
Lalu entah darimana tiba-tiba mereka teringat dengan [konon] tanah para leluhurnya yang dulu-dulu sekali itu (yaitu daerah palestina plus sekitarnya sekarang). Opininya adalah tanah itu merupakan tanah nenek moyang yang mereka akui dari keturunan Musa as dulu. Duh, padahal kita tahu ajaran musa sendiri mereka khianati.
Lalu dirancanglah skenario itu.
Dengan dibantu oleh bangsa-bangsa lain yang ketakutan tanahnya sendiri direbut oleh si Yahudi ini maka strategi licik itu dimulai. Mulanya sempat tanah yang ditentukan itu adalah dataran brazil sekarang, argentina dan uganda dan sampai akhirnya mereka memutuskan daerah palestina saja. Apalagi mereka bisa menggunakan alasan historis dan kitab suci untuk merebut daerah palestina plus-plus tersebut.
Penguasa di palestina saat itu pada mulanya sangat kuat dan konsisten dalam mempertahankan tanahnya sendiri. Jangankan di jual sejengkal, untuk ditumpangi sekejap saja pun tidak digubris setiap si Yahudi atau calo-calonya mencoba mencari simpati di awal skenario tadi.
Tapi apa akhirnya …
Yah begitulah… mereka memang licik bersama dengan kecerdikannya.
Sebagian dari bangsa palestina dan arab lain pada waktu itu ada juga yang lengah, apalagi saat kolonial Inggris berhasil menjajah. Pada mulanya istilah numpang. “Bolehkah kami numpang di daerahmu ini sebentaa…aar aja, masalahnya kami dimana-mana diusir dan dipencilkan oleh bangsa lain, apa kalian tidak kasihan dengan kami ?” Katakanlah pada mulanya mereka diberi tumpangan atas dasar belas kasihan. Lama kelamaan mereka bisa membeli, di waktu berikutnya merebut, dan sekarang mereka merasa memiliki. “Ini tanah kami lho“, katanya. “Tuhan memang menghadiahkannya untuk kami“.
Lalu pelan-pelan mereka terus mengatur siasat untuk dapat mengusir sang tuan rumah dari tanahnya sendiri.
Sedari dahulu bangsa Yahudi ini memang begitu. Mereka seperti ditakdirkan untuk menjadi ujian bagi manusia lain di kehidupan ini. Mereka berkali-kali mencoba membunuh utusan Tuhan (seperti kasus Isa as), mengobrak-abrik ajaran para utusan-NYA itu dan selalu menindas manusia lain saat diberi kekuasaan (kekuatan) sedikit saja.
Begitulah seperti halnya yang kita saksikan akhir-akhir ini.
Tuhan seperti memberi kesempatan pada kita untuk menyaksikan dan membuktikan akan kebejatan mereka setelah ada sebagian dari saudara-saudara kita yang tertipu. Tertipu dengan alasan-alasan kemanusiaannya (humanisme), tertipu dengan alasan kesamaannya (pluralisme) dan tertipu dengan logika pemaksaan pembenaran (apologis) yang dirancangnya.
Sebagian memang ada bangsa Yahudi ini yang baik, yang tersadar dari fitrahnya, seperti halnya di zaman rasulullah terdapat sejumlah yahudi yang menjadi muslim.
Tapi Yahudi-Israel yang kita saksikan saat ini benar-benar telah membukakan mata kita sendiri bahwa mereka memang musuh kita yang sebenar nyata.
—
Kisah Lengkapnya (diambil dari salah satu situs ) :
Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan nama Israel. Terutama setiap penyerangan ugal-ugalannya terhadap bangsa palestina. Sebenarnya siapa sih bangsa Israel itu?
Nama Yahudi barangkali diambil dari Yehuda. Yehuda adalah salah seorang putra nabi Yakub (Kejadian 29: 22) yang kemudian hari dijadikan nama salah satu kerajaan Israel yang pecah menjadi dua, setelah Solomon (Sulaiman) meninggal (1 Raja-Raja 12). Sedangkan nama Israel adalah nama yang diberikan Tuhan kepada Yakub, setelah Yakub memenangkan pergulatan melawan Tuhan (Kejadian 32:28). Karena dosa-dosanya yang sudah tidak termaafkan lagi, bangsa Israel ini dihukum oleh Tuhan dengan menghancurkan kerajaan yang mereka miliki (2 Raja-Raja 17:7-23).
Bangsa Yahudi sangat terobsesi oleh kitab suci mereka, bahwa hanya merekalah satu-satunya bangsa yang dipilih oleh Tuhan untuk menguasai dunia ini. Bukankah Tuhan juga yang menyatakan kepada nenek moyang mereka Ibrahim, bahwa dari keturunan Ibrahimlah Tuhan akan menurunkan raja-raja didunia ini. Bagi mereka, keturunan Ibrahim hanyalah anak cucu yang lahir dari Sarah, isteri pertama Ibrahim, sehingga keberadaan Ismael anak sulung Ibrahim dari Hajar, dianggap tidak ada. Atas kecongkakkan dan kesombongan ini, Tuhan murka kepada bani Israel. Beratus-ratus tahun mereka menjadi warga negara kelas kambing yang tertindas di negeri Firaun. Setelah Musa berhasil membawa mereka keluar dari Mesir, bangsa Israel sempat mempunyai kerajaan yang dibangun oleh Daud dan mencapai masa keemasannya ditangan Solomon. Kerajaan yang kemudian pecah menjadi dua karena intrik anak-anak Solomon, lalu menjadi lemah dan akhirnya mereka dijajah oleh Firaun Nekho (2 Raja-Raja 23:31-35). Diusir sebagai orang buangan oleh Nebukadnezar bangsa Babilonia (2 Raja-Raja 25:1-21). Dijajah oleh Romawi. Dimusnahkan oleh Nazi, Jerman. Kesemuanya itu adalah hukuman Tuhan, kepada bangsa yang oleh Yesus (Isa al Masih) disebut sebagai keturunan bangsa ular beludak (Matius 23:33). Hukuman tersebut tidak membuat mereka jera, dan bertobat. Malah menjadikan dendam kesumat dihati bangsa ini untuk melawan Tuhan, Allah Maha Pencipta.
Kecongkakkan mereka dengan menganggap diri sebagai bangsa pilihan Tuhan satu-satunya yang berhak memerintah dunia ini, membuat mereka dengan sombongnya bersumpah, untuk memerangi agama lain selain agama mereka dengan segala cara, persis ketika Iblis bersumpah kepada Tuhan untuk memperdayai anak cucu Adam, sampai dunia kiamat nanti. Tuhanpun memperingatkan ummat Islam, melalui Al-Quran untuk berhati-hati terhadap tipu daya Yahudi ini.
Pegangan mereka adalah kitab Talmud. Yang merupakan kitab setan, karena sangat jauh menyimpang, bahkan mungkin bertolak belakang dengan ajaran Taurat.
Nabi Daud AS, yang juga raja, menaklukkan bukit Zion yang merupakan benteng dari kaum Yabus. Nabi Daud AS tinggal di benteng itu dan diberinya nama: “bandar Daud” (Samuel II 5:7-9)
Sejak itu maka Zion menjadi tempat suci, dikeramatkan orang-orang Yahudi yang mereka percayai bahwa Tuhan tinggal di tempat itu: “Indahkanlah suaramu untuk Tuhan Yang menetap di Zion” (Mazmur 9:11).
Zionisme ialah gerakan orang-orang Yahudi yang bersifat ideologis untuk menetap di Palestina, yakni di bukit Zion dan sekitarnya. Walaupun Nabi Musa AS tidak sampai pernah menginjakkan kaki beliau di sana, namun orang-orang Yahudi menganggap Nabi Musa AS adalah pemimpin pertama kaum Zionis.
Untuk mencapai cita-citanya, Zionisme membangkitkan fanatisme kebangsaan (keyahudian), keagamaan dengan mempergunakan cara kekerasan untuk sampai kepada tujuannya. Zionisme memakai beberapa tipudaya untuk mengurangi dan menghilangkan sama sekali penggunaan kata “Palestina”, yakni mengganti dengan perkataan-perkataan lain yang berkaitan dengan sejarah bangsa Yahudi di negeri itu. Digunakanlah nama “Israel” untuk negara yang telah didirikan oleh mereka, sebab Zionisme di Palestina identik dengan kekerasan, kezaliman dan kehancuran. Kaum Zionis mengambil nama Israel adalah untuk siasat guna mengelabui dan menipu publik, bahwa negara Israel itu tidak akan menggunakan cara-cara yang biasa digunakan oleh kaum Zionis. Pada hal dalam hakikatnya secra substansial tidaklah ada perbedaan sama sekali antara Israel dengan Zionisme. Israel sendiri berasal dari dua kata, isra mempunyai arti hamba, dan ell berarti Allah.
Secara substansial protokol Zionisme adalah suatu konspirasi jahat terhadap kemanusiaan. Protokol berarti pernyataan jika dinisbatkan kepada para konseptornya, dan berarti laporan yang diterima serta didukung sebagai suatu keputusan jika dikaitkan pada muktamar di Bale, Switzerland, tahun 1897, yang diprakarsai oleh Teodor Herzl.
Protokol-protokol itu yang sebagai dokumen rahasia disimpan di tempat rahasia, namun beberapa diantaranya dibocorkan oleh seorang nyonya berkebangsaan Perancis yang beragama Kristen dalam tahun 1901. Dalam perjumpaan nyonya itu dengan seorang pemimpin teras Zionis di rumah rahasia golongan Mesonik di Paris, nyonya itu sempat melihat sebagian dari protokol-protokol itu. Nyonya itu sangat trperanjat setelah membaca isinya. Ia berhasil mencuri sebagian dari dokumen rahasia itu, yang disampaikannya kepada Alex Nikola Nivieh, ketua dinas rahasia Kekaisaran Rusia Timur.
Sebagian kecil dari protokol-protokol Zionisme itu akan disampaikan seperti berikut:
- Manusia terbagi atas dua bagian, yaitu Yahudi dan non-Yahudi yang disebut Joyeem, atau Umami. Jiwa-jiwa Yahudi dicipta dari jiwa Tuhan, hanya mereka sajalah anak-anak Tuhan yang suci-murni. Kaum Umami berasal-usul dari syaithan, dan tujuan penciptan Umami ini untuk berkhidmat kepada kaum Yahudi. Jadi kaum Yahudi merupakan pokok dari anasir kemanusiaan sedangkan kaum Umami adalah sebagai budak Yahudi. Kaum Yahudi boleh mencuri bahkan merampas harta benda kaum Umami, boleh menipu mereka, berbohong kepada mereka, boleh menganiaya, boleh membunuh serta memperkosa mereka. Sesungguhnya tabiat asli kaum Yahudi ini bukan hanya ada disebutkan dalam protokol dokumen rahasia Zionis tersebut, melainkan ini adalah warisan turun temurun sejak cucu Nabi Ibrahim AS dari jalur Nabi Ishaq AS ini mulai mengalami dekadensi (baca: busuk ke dalam), yaitu sepeninggal Nabi Sulaiman AS. Ini diungkap dalam Al Quran (transliterasi huruf demi huruf): QALWA LYS ‘ALYNA FY ALAMYN SBYL (S. AL ‘AMRAN, 75), dibaca: qa-lu- laysa ‘alayna- fil ummiyyi-na sabi-l (s. ali ‘imra-n), artinya: mereka berkata tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi (3:75).
- Protokol Zionisme tentang faham jiwa-jiwa Yahudi dicipta dari jiwa Tuhan, hanya mereka sajalah anak-anak Tuhan yang suci-murni, sangatlah menyimpang dari syari’at yang dibawakan oleh Nabi Musa AS. Mereka yang menyimpang inilah yang dimaksud dengan almaghdhu-b, artinya yang dimurkai dalam Surah Al Fa-tihah ayat 7.
- Protokol-protokol Zionisme itu merancang juklatnya dengan menye-barkan faham-faham yang bermacam-macam. Faham yang mereka tebarkan berbeda dari masa ke masa. Suatu waktu mempublikasikan sekularisme kapitalisme, suatu waktu menebar atheisme komunisme, suatu waktu berse-lubung agnostik sosialisme. Untuk menebarkan pengaruh internasional, protokol-protokol itu antara lain berisikan perencanaan keuangan bagi kerajaan Yahudi Internasional yang menyangkut mata uang, pinjaman-pinjaman, dan bursa. Media surat kabar adalah salah satu kekuatan besar dan melalui jalan ini akan dapat memimpin dunia. Manusia akan lebih mudah ditundukkan dengan bencana kemiskinan daripada ditundukkan oleh undang-undang.
Pada tahun 1902 dokumen rahasia Zionis itu diterbitkan dalam bentuk buku berbahasa Rusia oleh Prof. Nilus dengan judul ‘PROTOKOLAT ZIONISME’. Dalam kata pengantarnya Prof. Nilus berseru kepada bangsanya agar berhati-hati akan satu bahaya yang belum terjadi. Dengan seruan itu terbongkarlah niat jahat Yahudi, dan hura-hura pun tak bisa dikendalikan lagi, dimana saat itu telah terbantai lebih kurang 10.000 orang Yahudi. Theodor Herzl, tokoh Zionis Internasional berteriak geram atas terbongkarnya Protokolat mereka yang amat rahasia itu, karena tercuri dari pusat penyim-panannya yang dirahasiakan, dan penyebar-luasannya sebelum saatnya akan membawa bencana. Peristiwa pembantaian atas orang-orang Yahudi itu mereka rahasiakan. Lalu mereka ber-gegas membeli dan memborong habis semua buku itu dari toko-toko buku. Untuk itu, mereka tidak segan-segan membuang beaya apa saja yang ada, seperti ; emas, perak, wanita, dan sarana apa saja, asal naskah-naskah itu bisa disita oleh mereka.
Mereka menggunakan semua pengaruhnya di Inggris, supaya Inggris mau menekan Rusia untuk menghentikan pembantaian terhadap orang-orang Yahudi di sana. Semua itu bisa terlaksana setelah usaha yang amat berat.
Pada tahun 1905 kembali Prof. Nilus mencetak ulang buku itu dengan amat cepat dan mengherankan. Pada tahun 1917 kembali dicetak lagi, akan tetapi para pendukung Bolshvic menyita buku protokolat itu dan melarangnya sampai saat ini. Namun sebuah naskah lolos dari Rusia dan diselun-dupkan ke Inggris oleh seorang wartawan surat kabar Inggris ‘The Morning Post’ yang bernama Victor E.Mars dan dalam usahanya memuat berita revolusi Rusia. Ia segera mencarinya di perpustakaan Inggris, maka didapatinya estimasi tentang akan terjadinya revolusi komunis. Ini sebelum lima belas tahun terjadi, yakni di tahun 1901. Kemudian wartawan itu menterjemahkan Protokolat Zionis itu ke dalam bahasa Inggris dan dicetak pada tahun 1912.
Hingga kini tidak ada satu pun penerbit di Inggris yang berani mencetak Protokolat Zionis itu, karena kuatnya pengaruh mereka di sana. Demikian pula terjadi di Amerika. Kemudian buku itu muncul dicetak di Jerman pada tahun 1919 dan tersebar luas ke beberapa negara. Akhirnya buku itu diterjemah-kan ke dalam bahasa Arab, antara lain oleh Muhammad Khalifah At-Tunisi dan dimuat dalam majalah Mimbarusy-Syarq tahun 1950. Perlu diketahui, bahwa tidak ada orang yang berani mempublikasikan Protokolat itu, kecuali ia berani menghadapi tantangan dan kritik pedas pada koran-koran mereka, sebagaimana yang dialami oleh penerjemah ke dalam bahasa Arab yang dikecam dalam dua koran berbahasa Perancis yang terbit di Mesir.
Setelah melalui proses yang amat panjang akhirnya pada 14 Mei 1948 silam, kaum Yahudi memproklamirkan berdirinya negara Israel. Dengan kemerdekaan ini, cita-cita orang orang Yahudi yang tersebar di berbagai belahan dunia untuk mendirikan negara sendiri, tercapai. Mereka berhasil melaksanakan “amanat” yang disampaikan Theodore Herzl dalam tulisannya Der Judenstaat (Negara Yahudi) sejak 1896. Tidaklah mengherankan jika di tengah-tengah negara-negara Timur Tengah yang mayoritas menganut agama Islam, ada sekelompok manusia yang berkebudayaan dan bergaya hidup Barat. Mereka adalah para imigran Yahudi yang didatangkan dari berbagai negara di dunia karena mengalami pembantaian oleh penguasa setempat.
Sejak awal Israel sudah tidak diterima kehadirannya di Palestina, bahkan di daerah mana pun mereka berada. Karena merasa memiliki keterikatan historis dengan Palestina, akhirnya mereka berbondong-bondong datang ke Palestina. Imigrasi besar-besaran kaum Yahudi ini terjadi sejak akhir tahun 1700-an. Akibat pembantaian diderita, maka mereka merasa harus mencari tempat yang aman untuk ditempati. Oleh Inggris mereka ditawarkan untuk memilih kawasan Argentina, Uganda, atau Palestina untuk ditempati, tapi Herzl lebih memilih Palestina.
Herzl adalah The Founding Father of Zionism. Dia menggunakan zionisme sebagai kendaraan politiknya dalam merebut Palestina. Kemampuannya dalam melobi para penguasa dunia tidak diragukan lagi. Sederetan orang-orang terkenal di dunia seperti Paus Roma, Kaisar Wilhelm Jerman, Ratu Victoria Inggris, dan Sultan Turki di Istambul telah ditaklukkannya. Zionisme adalah otak dalam perebutan wilayah Palestina dan serangkaian pembantaian yang dilakukan Yahudi.
Dengan berdatangannya bangsa Yahudi ke Palestina secara besar-besaran, menyebabkan kemarahan besar penduduk Palestina. Gelombang pertama imigrasi Yahudi terjadi pada tahun 1882 hingga 1903. Ketika itu sebanyak 25.000 orang Yahudi berhasil dipindahkan ke Palestina. Mulailah terjadi perampasan tanah milik penduduk Palestina oleh pendatang Yahudi. Bentrokan pun tidak dapat dapat dihindari. Kemudian gelombang kedua pun berlanjut pada tahun 1904 hingga 1914. Pada masa inilah, perlawanan sporadis bangsa Palestina mulai merebak.
Berdasarkan hasil perjanjian Sykes Picot tahun 1915 yang secara rahasia dan sepihak telah menempatkan Palestina berada di bawah kekuasaan Inggris. Dengan berlakunya sistem mandat atas Palestina, Inggris membuka pintu lebar-lebar untuk para imigran Yahudi dan hal ini memancing protes keras bangsa Palestina.
Aksi Inggris selanjutnya adalah memberikan persetujuannya melalui Deklarasi Balfour pada tahun 1917 agar Yahudi mempunyai tempat tinggal di Palestina. John Norton More dalam bukunya The Arab-Israeli Conflict mengatakan bahwa Deklarasi Balfour telah menina-bobokan penguasa Arab terhadap pengkhiatan Inggris yang menyerahkan Palestina kepada Zionis.
Pada tahun 1947 mandat Inggris atas Palestina berakhir dan PBB mengambil alih kekuasaan. Resolusi DK PBB No. 181 (II) tanggal 29 November 1947 membagi Palestina menjadi tiga bagian. Hal ini mendapat protes keras dari penduduk Palestina. Mereka menggelar demonstrasi besar-besaran menentang kebijakan PBB ini. Lain halnya yang dilakukan dengan bangsa Yahudi. Dengan suka cita mereka mengadakan perayaan atas kemenangan besar ini. Bantuan dari beberapa negara Arab dalam bentuk persenjataan perang mengalir ke Palestina. Saat itu pula menyusul pembubaran gerakan Ikhwanul Muslimin di Mesir dan pembunuhan terhadap Hasan al-Banna yang banyak berperan dalam membela Palestina dari cengkraman Israel.
Apa yang dilakukan Yahudi dalam merebut Palestina tidaklah terlepas dari dukungan Inggris dan Amerika. Berkat dua negara besar inilah akhirnya Yahudi dapat menduduki Palestina secara paksa walaupun proses yang harus dilalui begitu panjang dan sulit. Palestina menjadi negara yang tercabik-cabik selama 30 tahun pendudukan Inggris. Sejak 1918 hingga 1948, sekitar 600.000 orang Yahudi diperbolehkan menempati wilayah Palestina. Penjara-penjara dan kamp-kamp konsentrasi selalu dipadati penduduk Palestina akibat pemberontakan yang mereka lakukan dalam melawan kekejaman Israel.
Tahun 1956, Gurun Sinai dan Jalur Gaza dikuasai Israel, setelah gerakan Islam di kawasan Arab dipukul dan Abdul Qadir Audah, Muhammad Firgholi, dan Yusuf Thol’at yang terlibat langsung dalam peperangan dengan Yahudi di Palestina dihukum mati oleh rezim Mesir. Dan pada tahun 1967, semua kawasan Palestina jatuh ke tangan Israel. Peristiwa itu terjadi setelah penggempuran terhadap Gerakan Islam dan hukuman gantung terhadap Sayyid Qutb yang amat ditakuti kaum Yahudi. Tahun 1977, terjadi serangan terhadap Libanon dan perjanjian Camp David yang disponsori oleh mendiang Anwar Sadat dari Mesir
Akhirnya pada Desember 1987, perjuangan rakyat Palestina terhimpun dalam satu kekuatan setelah sekian lama melakukan perlawanan secara sporadis terhadap Israel. Gerakan Intifadhah telah menyatukan solidaritas rakyat Palestina. Intifadhah merupakan aksi pemberontakan massal yang didukung massa dalam jumlah terbesar sejak tahun 1930-an. Sifat perlawanan ini radikal revolusioner dalam bentuk aksi massal rakyat sipil.
Adanya kehendak kolektif untuk memberontak sudah tidak dapat ditahan lagi. Untuk tetap bertahan dalam skema transformasi masyarakat yang menghindari aksi kekerasan, maka atas prakarsa Syekh Ahmad Yassin dibentuklah HAMAS (Harakah al-Muqawwah al-Islamiyah) pada bulan Januari 1988, sebagai wadah aspirasi rakyat Palestina yang bertujuan mengusir Israel dari Palestina, mendirikan negara Islam Palestina, dan memelihara kesucian Masjid Al-Aqsha. HAMAS merupakan “anak” dari Ikhwanul Muslimin karena para anggotanya berasal dari para pengikut gerakan Ikhwanul Muslimin. Perlawanan terhadap Israel semakin gencar dilakukan dan mengakibatkan kerugian material bagi Israel berupa kehancuran pertumbuhan ekonomi, penurunan produksi industri dan pertanian, serta penurunan investasi. Kerugian lainnya yaitu hilangnya ketenangan dan rasa aman bangsa Israel.
Tidak ada manipulasi sejarah yang lebih dahsyat dari pada yang dilakukan kaum Zionis terhadap bangsa Palestina. Kongres Zionis I di Basle merupakan titik balik dari sejarah usaha perampasan tanah Palestina dari bangsa Arab. Namun hebatnya, para perampas ini tidak dianggap sebagai ”perampok” tetapi malahan dipuja sebagai ”pahlawan” dan bangsa Arab yang melawannya dianggap sebagai ”teroris” dan penjahat yang perlu dihancurkan.
Salah satu kunci untuk memahami semua ini ialah karena sejak Kongres I kaum Zionis sudah mengerti kunci perjuangan abad XX yakni: diplomasi, lobi, dan penguasaan media massa. Herzl sebagai seorang wartawan yang berpengalaman dengan tangkas memanfaatkan tiga senjata andal dalam perjuangan politik abad modern ini. Sejak Kongres I, dia sangat rajin melobi para pembesar di Eropa, mendekati wartawan, dan melancarkan diplomasi ke berbagai negara. Hasilnya sungguh luar biasa. Zionisme lantas diterima sebagai gerakan politik yang sah bagi usaha merampas tanah Palestina untuk bangsa Yahudi.
Tokoh-tokoh Yahudi banyak terjun ke media massa, terutama koran dan industri film. Hollywood misalnya didirikan oleh Adolf Zuckjor bersaudara dan Samuel-Goldwyn-Meyer (MGM). Dengan dominasi yang luar biasa ini, mereka berhasil mengubah bangsa Palestina yang sebenarnya adalah korban kaum Zionis menjadi pihak ”penjahat”.
Apakah anda tau siapa yang menguasai kantor-kantor berita seperti Reuter, Assosiated Press, United Press International, surat kabar Times dan jaringan telivisi terkenal dunia serta perusahaan film di Holywood? Semuanya adalah bangsa Yahudi. Reuter didirikan oleh Yahudi Jerman, Julius Paul Reuter yang bernama asli Israel Beer Josaphat. Melalui jaringan informasi dan media komunikasi massa inilah mereka menciptakan image negatif terhadap Islam, seperti Islam Fundamentalis, Islam Teroris, dan lain sebagainya. Demikian gencarnya propaganda ini, sampai-sampai orang Islam sendiri ada yang phobi Islam.
Edward Said, dalam bukunya Blaming The Victims secara jitu mengungkapkan bagaimana media massa Amerika menciptakan gambaran negatif bangsa Palestina. Sekitar 25 persen wartawan di Washington dan New York adalah Yahudi, sebaliknya hampir tidak ada koran atau TV Amerika terkemuka yang mempunyai wartawan Arab atau Muslim. Kondisi ini berbeda dengan media Eropa yang meskipun dalam jumlah terbatas masih memiliki wartawan Arab atau muslim. Dengan demikian laporan tentang Palestina di media Eropa secara umum lebih ”fair” daripada media Amerika.
Edward Said yang terkenal dengan bukunya Orientalism (Verso 1978), menguraikan apa yang dilakukan kaum Zionis terhadap bangsa Palestina merupakan praktik kaum Orientalis yang sangat nyata. Pertama, sejarah ditulis ulang, yakni Palestina sebelum berdirnya Israel ialah: wilayah tanpa bangsa untuk bangsa yang tidak mempunyai tanah air. Kedua, bangsa Palestina yang menjadi korban dikesankan sebagai bangsa biadab yang jadi penjahat. Ketiga, tanah Palestina hanya bisa makmur setelah kaum Zionis beremigrasi ke sana.
Referensi:
swaramuslim
Hidayatullah Mei 2002











Yahudi memang bangsa biadab
Hmmm…. ada beberapa referensi Sejarahnya yang kurang tepat.
Zion pada jaman awal-awal terbentuknya bangsa Yahudi dan Zion pada masa 1900-an itu sangat jauh berbeda maknanya. Zion yang pertama adalah makna spiritual, dimana tanah perjanjian itu telah diberikan oleh Allah (YAHWE) kepada mereka. Zion adalah pusat semesta keagamaan mereka, sama seperti mereka memandang Haekal (Bait Allah) dan Yerusalem sebagai pusat dunia dan akhirat.
Sama seperti Umat Islam memandang Mekkah, Madinah, dan Al-Quds.
Zion yang kedua (Zionisme) bukanlah bermakna spiritual tetapi lebih bermkana rasial, fasis, dan ultranasionalis. Itulah yang membuat gerakan Zionisme, menurut saya, mirip dengan fasisme Jerman/Italia.
ah, itu aja dulu komentarnya mas. nanti dilanjutin lagi…
@Gasrial
Terlalu …
@goldfriend
… dilanjutin dong bang.
Zion n ‘d gang’ masa kini dan nyampe kiamat…, buta dan tuli bahwa tanah yang dijanjikan sudah diharamkan untuk mereka yaitu “Mekkah Al Mukarramah “…
Pak, bagus banget, dan rajin banget nulisnya, hehehe..
di negara indonesia pun banyak berkeliaran antek-antek yahudi. Koruptor, penindas rakyat, teror kepada rakyat, hidup foya-foya, artis & pejabat cabul semuaaaaaaa……nya adalah kaki tangan yahudi
eemmm…begitu to’ sejarahnya,, biar Allah yang baleees.. hehehe
Adakah Hak Israel atas Palestina?
Jumat, 09 Januari 2009 13:00
Pertanyaan
Assalamualaikum Warahmatulah wa barakatuh.
Ustadz saya ingin meminta penjelasan antum berkenaan pendudukan Israel atas wilayah Palestina, yang kabarnya berkaitan dengan tanah yang dijanjikan untuk mereka, dan juga perihal sejarah masa lalu mereka yang mengkonfirmasikan hak mereka untuk menempati wilayah tanah air Palestina, sebagaimana yang diyakini oleh segilintir umat.
Wa’alaikum salam warahmatullah wabarakatuh
Jawaban
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Kalau pun benar klaim Yahudi bahwa tanah Palestina itu adalah tanah yang dijanjikan untuk mereka, tetap saja mereka tidak bisa main gusur semaunya.
Lagi pula tanah Palestina itu luas, seluruh Yahudi yang hanya 20-an juta ngumpul di sana, toh masih sangat lega. Jadi seharusnya kalau mereka agak waras cara berpikirnya, bisa saja mereka datang baik-baik ke sana, minta izin kepada umat Islam yang secara de facto telah menjadi penghuninya selama 14 abad.
Mengapa komunitas Yahudi tidak melakukan apa yang telah dilakukan oleh nenek moyang mereka di masa Shalahuddin Al-Ayyubi dahulu? Mereka toh berhak tinggal di sana, mendirikan sinagog, beribadah di dalamnya serta menjalankan semua ritual sesuai keyakinan mereka. Bayangkan di masa itu, umat Islam hidup berdampingan dengan umat Nasrani dan juga Yahudi. Tidak ada perang, tidak ada bau anyir darah, tidak ada isak tangis yatim yang kematian orang tua akibat dibunuh lawannya.
Mengapa Yahudi itu harus datang membonceng di belakang tentara Inggris di tahun 1948, lalu dengan seenaknya membantai suatu bangsa, melumat sebuah negara berdaulat dan mengubah peta dunia seenaknya?
Mengapa mereka harus membantai rakyat muslim yang tidak pernah melakukan kesalahan secuil pun pada mereka? Mengapa rakyat Paletina harus diusir dan tinggal di kamp pengungsian? Kurang luaskah tanah Palestina buat 20 juta bangsa mereka?
Bukankah dahulu bangsa Yahudi diselamatkan oleh umat Islam (Khilafah Turki Utsmani), saat pengusiran mereka dari Spanyol? Mana balas jasa mereka?
Yahudi Bukan Bangsa yang Berhak Mewarisi Palestina
Tapi sebenarnya, tidak ada kebenaran atas klaim bangsa Yahudi tentang hak mereka atas Palestina. Sebab Allah SWT telah secara tegas menyatakan bahwa kitab yang mereka pegang itu bukan lagi kitabullah, melainkan karangan manusia di antara mereka. Mereka telah mengubah isi Taurat dan menggantinya menjadi Talmud.
Maka klaim mereka bahwa Palestina adalah tanah yang dijanjikan tuhan untuk mereka, 100% hanyalah bualan mereka saja. Bukan janji dari Allah SWT. Bahkan Allah malah pernah mengharamkan tanah itu untuk mereka selama 40 tahun lamanya, akibat kedegilan mereka sendiri.
Allah berfirman,”Maka sesungguhnya negeri itu diharamkan atas mereka selama empat puluh tahun, mereka akan berputar-putar kebingungan di bumi itu. Maka janganlah kamu bersedih hati orang-orang yang fasik itu.” (QS. Al-Maidah: 26)
Kalau memang tanah itu milik mereka, pertanyaannya adalah: selama ini pada ke mana aja? Kok punya tanah tidak di tempati? Malah mengembara ke berbagai penjuru dunia? Siapa yang suruh punya tanah ditinggal-tinggal? Kalau memang mengaku punya tanah Palestina, mestinya dipertahankan sejak dulu, bukannya ditinggalkan.
Sekilas Tentang Sejarah Yahudi dan Tanah Palestina
Allah SWT awalnya memang memerintahkan kepada bangsa Yahudi untuk menempati tanah Palestina, sepulangnya bangsa itu dari perbudakan di Mesir selama ratusan tahun. Namun kisah memalukan terjadi sejak dari Mesir hingga sampai Palestina. Sehingga kisah itu menjadi bangsa itu sangat tidak berhak tinggal di Palestina.
Awal kedatangan mereka ke Mesir dari Palestina adalah saat negeri mereka mengalami paceklik selama tujuh tahun lamanya. Bangsa Mesir mampu bertahan karena mampu menabung sebelumnya dan membangun lumbung persediaan bahan pangan. Kisah ini terkait dengan mimpi Nabi Yusuf alaihissalam yang diangkat menjadi bendahara negara Mesir kala itu.
Maka berdatanganlah bangsa Yahudi dari Palestina ke Mesir untuk mengungsi, tapi kemudian lantaran kedegilan mereka, jadilah mereka budak bangsa Mesir selama ratusan tahun.
Selama di Mesir, bangsa Yahudi adalah budak yang dipaksa bekerja tanpa upah. Konon para Fir’aun di sana menempatkan bangsa itu sebagai budak, yang salah satu tugasnya adalah ikut kerja paksa membangun Pyramid. Arsiteknya tetap bangsa Mesir, bangsa Yahudi hanya pekerja kasarnya, lantaran bangsa itu memang hanya pantas jadi budak.
Sampai Allah SWT mengutus nabi Musa alaihissalam untuk membebaskan bangsa itu dari perbudakan. Tapi susah-susah nabi Musa membangun mental mereka, tetap saja mental mereka tidak bisa diharapkan. Ketika menghadapi Laut Merah di depan dan kejaran tentara Fir’aun di belakang, mereka pun gampang putus asa dan tidak mau berperang.
Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa, “Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul.” Musa menjawab, “Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku.” (QS Asy-Syu’ara’: 61-632)
Bangsa Yahudi sangat penakut dan sama sekali tidak berani menghadapi resiko. Bahkan saat telah diselamatkan dari kejaran Fir’aun, lagi-lagi mereka bikin ulah untuk minta dibuatkan patung anak sapi sebagai sembahan.
Bangsa Yahudi Tidak Berani Masuk Palestina
Yang paling menggelikan, saat tinggal masuk ke Paletina saja, mereka pun tetap tidak mau. Sebab ternyata Paletina saat itu dikuasai oleh penguasa yang sangat mereka takuti. Perhatikan penjelasan Quran berikut ini:
(Musa berkata) Hai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu lari ke belakang (karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi.
Mereka berkata, “Hai Musa, sesungguhnya dalam negeri itu ada orang-orang yang gagah perkasa, sesungguhnya kami sekali-kali tidak akan memasukinya sebelum mereka ke luar daripadanya. Jika mereka ke luar daripadanya, pasti kami akan memasukinya.”
Berkatalah dua orang di antara orang-orang yang takut (kepada Allah) yang Allah telah memberi nikmat atas keduanya, “Serbulah mereka dengan melalui pintu gerbang (kota) itu, maka bila kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakal, jika kamu benar-benar orang yang beriman.”
Mereka berkata, “Hai Musa, kami sekali-sekali tidak akan memasukinya selama-lamanya, selagi mereka ada di dalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja.” (QS Al-Maidah: 21-24)
Bangsa Yahudi tidak pernah tercatat mempertahankan tanah mereka, apalagi merebutkan dari penguasa lain yang menjajah tanah itu. Seharusnya, hak mereka sudah hilang karena tidak punya jiwa patriotisme atas tanah mereka.
Mitos Tanah yang Dijanjikan
Prof. Roger Garaudy, seorang ilmuwan Perancis, menyatakan bahwa isu “tanah yang dijanjikan” versi Israel tersebut merupakan mitos. Sehingga, yang sebenarnya terjadi adalah “tanah yang ditaklukkan” (the conquered land), bukan”tanah yang dijanjikan” (the promised land).
Ia memberikan bukti-bukti konkrit yang mendukung pernyataannya tersebut dengan mengacu pada literatur-literatur Yahudi dan Nasrani. Dengan demikian, isu “tanah yang dijanjikan” yang digunakan oleh Israel sebagai dalih pendudukan atas Palestina sebenarnya bukan merupakan ajaran Taurat, bukan pula ajaran Injil.
Dan memang kenyataannya kaum Zionis tidak berpedoman pada Taurat. Mereka lebih berpegang pada kitab suci lain yang bernama Talmud, atau yang kemudian dikenal juga dengan sebutan Shulhan Arukh, yaitu kitab yang ditulis oleh seorang Rabi Yahudi yang bernama Joseph Ben Ephraim Caro di abad ke-16 M. Kitab Talmud ini mengajarkan pandangan-pandangan yang buruk, di antaranya adalah:
* Kaum Yahudi adalah kaum pilihan Tuhan. Selain kaum Yahudi adalah binatang dan pagan (penyembah berhala).
* Kaum Yahudi harus selalu bekerja keras untuk meruntuhkan bangsa dan kaum lainnya, agar kaum Yahudi dapat menguasai dunia.
* Kaum Yahudi diizinkan untuk mencuri harta benda selain kaum Yahudi.
* Kaum Yahudi diizinkan untuk berbuat curang kepada selain kaum Yahudi, menjalankan riba pada mereka, danmemaksa mereka untuk menjual semua miliknya kepada kaum Yahudi.
Sekarang kalau pun bangsa Yahudi mengklaim bahwa Palestina adalah tanah yang dijanjikan, lalu mereka masuk dan membunuh siapa saja yang ada di sana, maka bukan waktunya. Sebab yang ada di sana hanyalah umat Islam yang telah Allah SWT ridhai dan telah bermukim di sana lebih dari 1.400 tahun dengan tenang dan damai.
Umat Islam tidak pernah memusuhi bangsa Yahudi, kecuali bila Yahudi itu sendiri yang bikin gara-gara. Sebab ciri khas bangsa itu memang berkhianat atas perjanjian yang telah mereka buat. Piagam Madinah yang telah mereka sepakati, tiba-tiba secara sepihak dilanggar. Kalau mereka sampai diusir ke luar Madinah, semua adalah kesalahan mereka sendiri.
Tetapi selama mereka baik-baik saja dengan masyarakat dan penguasa muslim, mereka mendapat jaminan atashak-haknya sebagai kafir zimmi. Dan selama ini, bangsa Yahudi diperlakukan baik-baik saja di Palestina oleh umat Islam.
Yahudi Pasti Dihancurkan
Alih-alih menjanjikan kepada Yahudi untuk memberikan tanah Palestina, Allah SWT justru menjanjikan kepada Yahudi kehancuran mereka. Di mana mereka akan habis diperangi oleh umat Islam, hingga mereka berlarian sembunyi di balik batu dan pohon. Semua itu tertuang dalam salah satu sabda Rasulullah SAW yang sangat populer:
عن أبى هريرة أن رسول الله -صلى الله عليه وسلم- قال « لا تقوم الساعة حتى يقاتل المسلمون اليهود فيقتلهم المسلمون ، حتى يختبئ اليهودى من وراء الحجر والشجر ، فيقول الحجر أو الشجر : يا مسلم يا عبد الله هذا يهودى خلفى فتعال فاقتله ، إلا الغرقد فإنه من شجر اليهود – رواه مسلم
Dari Abi Hurairah radhiyallahu ‘anhhu bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Tidak akan terjadi hari kiamat hingga umat Islam memerangi yahudi dan membunuh mereka. Sampai yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon , namun batu dan pohon akan berkata,”Wakahi muslim, wahai hamba Allah, inilah yahudi di belakangku, kamrilah dan bunuh dia”. Kecuali Gharqad, karena merupakan pohon yahudi.” (HR. Muslim)
Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc.
mendingan di bom atom aja israel itu coy
love Hitler for what he did to jewish….
—
Hitler, lenin, zionist, etc are hero for their community
mendingan di bom atom aja israel itu coy
AWAS TERORISSSSSS
Saya ingin bertanya.
Di sejarah kitab Talmud itu ada tulisan bahwa
“Semua anak keturunan orang kafir tergolong sama dengan binatang”.
Yang jadi pertanyaan saya adalah, apakah kita ini org kafir?
Yang saya tau org kafir itu adl org TIDAK ber-TUHAN atau dgn kata lain ATHEIS.
Oleh karena itu berati org kafir itu adl atheis.
Dan itu berarti bukan kita(org ber-TUHAN).
Apakah benar begitu?
Karena waktu saya baca di website dikatakan bahwa NON-YAHUDI adl binatang.
Tapi saya sendiri ragu!
Karena di bwhnya tertulis org KAFIR dan itu BUKAN kita.
Jadi bagaimana?
hehehe…yahudi lucu…mereka menganggap non-yahudi dan pagan (penyembah berhala) adalah binatang…ingat ga si yahudi itu dulu setelah diselamatkan oleh Nabiyullah Musa as dari fir’aun minta dibikinin sesembahan dari emas berbentuk sapi…lhoo kok ngaco ya dia, nenek moyangnya penyembah berhala tapi mereka berkata penyembah berhala adalah binatang?????????? ceek..ceek..ceek…bodoh amat ya yahudi..tapi itulah memang watak yahudi…
mengenai hukuman Allah kepada yahudi ga akan pernah datang jika kaum Muslimin sendiri tidak tergerak hatinya untuk benar2 menjalankan ajaran Islam secara menyeluruh (tidak setengah hati : halal dijalankan haram doyan…) jadi jangan bermimpi “Biar Allah yang membalasnya” wong ente aja diam ketika Palestina dan muslim yg ada di sana di obrak-abrik…ya kan??? ngaku aja deh…
“HIDUPKAN KEMBALI GERAKAN INTIFADHAH….HANCURKAN YAHUDI TIDAK HANYA DENGAN TERIAK-TERIAK BOIKOT YAHUDI DAN AMERIKA…COBA TENGOK DIKAMAR MANDI ENTE MASIH ADA PRODUK YAHUDI N USA GA???? DI KULKAS MASIH ADA COCA COLA GA??? masih mampir di mc Donnald, KFC, starbug n nonton film hollywood di 21 kan???”…hayoo ketawan deh sekarang ikut nyumbang beli peluru buat yahudi ngebunuhin anak2 Palestina….
wassalam………
Kunjungan Blog Regedit, Artikelnya bagus apalagi kata-katanya menarik menambah wawasan dan pengalaman saya trims ya…lanjutkan artikelnya saya tunggu. O iya… Boleh saya minta komentar dari teman untuk artikel di blog saya? Kalau Boleh Kunjungi blog saya ya hari ini saya baru posting artikel tolong komentarnya kalau bisa komentarnya berkaitan dengan artikel yang di pilih teman. Ini alamatnya : http://regedit.blog.telkomspeedy.com/ terima kasih banyak satu lagi kalau mau tuker link masukan saja link teman di Guest Book insya Allah swt besok langsung saya pasang link teman.
israel-palestina kan dikelilingi negara islam, seberapa kuat sih kok mereka gak berani apa takut karena dikroyokpun israel menang. Israeil kan jmlny dikit berani dong ……
[...] Sejarah Yahudi – Israel Kisahnya itu kita mulai dari sini : Sebelumnya mereka adalah bangsa yang terlunta-lunta tanpa tempat tinggal. Tak satu [...] [...]
@ zaidan :
Hmmm….. yakinkah anda bahwa NASI yang anda makan itu tidak ada unsur AS dan Yahudinya ?
Lalu mobil angkot/pribadi yang anda naiki itu tidak ada unsur AS/Yahudi ? Atau internet dan komputer yang anda gunakan ini nggak ada unsur AS/Yahudi ?
Saya cuma mau bilang bahwa di dalam tatanan dunia yang borderless seperti ini, TOTAL MEMBOIKOT produk-produk negara tertentu itu tidak bakal efektif. Anda setiap hari terpapar produk dari berbagai negara.
Apa anda tiap hari mau memilah-milah mana produk AS dan mana yang bukan ? Silakan dilaksanakan, TETAPI jangan setengah-setengah.
[...] Sejarah Yahudi – Israel Kisahnya itu kita mulai dari sini : Sebelumnya mereka adalah bangsa yang terlunta-lunta tanpa tempat tinggal. Tak satu […] [...]
@goldfriend.
Kayaknya punya metoda yg lebih makjus nih untuk memberi mereka pelajaran.
Kasi tau dong bang.
@Mas Goldfriend
Wahhh… gitu yach
———
mehmedrizal, apa agamamu??ingat walanthardha ankal yahud wannasharah hatta tattabia milahtahum.
setidaknya dengan memboikot yang dah ketauan unsur yahudinya gak semua yang kita keluarin masuk ke kas yahudi
yang penting sekarang sudah damai….
[...] by haniifa on January 26, 2009 Apakah betul teknologi modern saat ini, termasuk Internet dan komputer yang anda gunakan ini nggak ada unsur AS/Yahudi ?! Insya Allah, kita akan terbalak jika mengetahui [...]
muslim emang goblok yeah kebanyakan ngomong doang wajarlah gak ada maju majunya ayo lawan israel pake apapun muslim gak bakalan menang ngelawan jahudi soalnya gak ada dinamisnya tdk bisa ngelihat perubahan jaman klo dikasih ijin buat atom pasti iran udah ngebom tetangga arabnya sendiri sama kayak irak jaman dulu
hey arwah gentayangan john dol…
coba buktikan ke go-blog kan nyah.
sampai2 media tv indonesia dach keceblosan program Yahudi…apa namanya tadi…zionis ya….
Salah satunya sinetron…walau berjudul islam…isinya malah menghina islam,,,atau dgn kata lain menjelekkan islam secara halus….
CONTOH : sinetron MUSLIMAH.HAREEM.dll
Wach….parah nich…
orang akan berpikir,,,beginilah islam….yang kejam ajarannya…
malah….beristri 4 itu diartikan kejam dengan kehalusan sang suami yang diartikan mengarah pada kebodohan selanjutnya ….
BEGINILAH ISLAM DENGAN AJARANNYA….
Atau si Yahudi saya artikan makna dari cerita sinetron tersebut :
JANGAN BERAGAMA ISLAM,KARENA ISLAM ITU KEJAM AJARANNYA.
Saya mengerti karena itu salah satu bidang saya sebagai bekas Editor video,dan saya mengerti cara menyampaikan cerita dengan makna pemahaman masyarakat,,,,
PERBEDAAN ISRAEL DAN YAHUDI
Banyak orang rancu menyebut istilah Israel dengan Istilah Yahudi.
Israel sebenarnya berasal dari bahasa Ibrani yang berarti Kekuatan Allah atau Pahlawan Allah (Yisra dan El). Nama itu diberikan kepada Yakub, sehingga keturunan Yakub disebut dengan Bani Israel. (Alquran salah mengatakan bahwa Israel artinta berjalan malam).
Setelah berhasil memasuki Tanah Kanaan mereka membagi tanah menjadi 12 wilayah. Tiap wilayah diwariskan kepada 12 Suku Israel, kecuali suku Lewi yang mempunyai tanah di setiap suku. Sebenarnya suku di Israel itu ada 13 karena anak-anak Yusuf yaitu Manasye dan Efraim diangkat sebagai anak oleh Yakub, namun pembagian wilayah tetap 12 karena suku Lewi yang diangkat sebagai suku Imamat harus berada di semua suku.
Ketika itu tiap suku diperintah oleh Hakim dan para Imam yang merupakan wakil Yahweh (Tuhan Semesta Alam) di dunia. Kadang-kadang Imam bisa merangkap sebagai Hakim. Pemerintahan semacam ini berlangsung ratusan tahun.
Ketika ancaman terhadap keberadaan bangsa Israel oleh bangsa di sekitarnya semakin membahayakan, terutama dari bangsa Migran dari pulau Kreta yang mendiami daerah Gaza dan sekitarnya (bangsa Philistin) maka masyarakat Israel dari tiap suku datang kepada Samuel yang pada saat itu menjadi Hakim atas seluruh Israel. Namun permintaan itu ditolak oleh Samuel. Ketika Samuel didesak terus, samuel meminta pentunjuk Tuhan, dan Tuhan menyetujui kalau Israel mempunyai seorang raja, sehingga diangkatlah Saul dari suku Benyamin. Saul adalah raja yang mengandalkan kekuatan sendiri tidak mau mengandalkan kekuatan Tuhan, sehingga Tuhan melalui Samuel mengangkat Daud dari suku Yehuda menjadi raja atas seluruh Israel. Setelah Saul dan putra mahkotanya wafat dalan pertempuran melawan pasukan Philistin, barulah Daud benar-benar menjadi Raja. Pada masa Daud inilah Israel menjadi kuat. Israel menjadi Negara yang disegani. Pada masa pemerintahan Sulaiman (Salomon, Salom=Damai, Amon=Raja) Israel menjadi kuat dalam bidang militer dan ekonomi. Pada masa raja Sulaiman Israel mampu menaklukan bangsa-bangsa di sekitarnya. Daerah kekuasaan Sulaiman adalah ke selatan sampai ke perbatasan Mesir, ke Timur sampai ke perbatasan Persia (Iran) dan ke utara sampai ke Perbatasan Turki. Semua negara yang ditaklukannya (kecuali Gaza) tidak pernah dianeksasi ke dalam wilayah Israel, namun dijadikan daerah merdeka, namun harus membayar upeti kepada Israel. Sesudah Sulaiman wafat Israel diperintah putranya Rahabeam. Pada saat itulah Yerobeam dari suku Efraim (suku putra Yusuf) memberontak dan berhasil memisahkan diri dan menguasai 10 suku lainya di utara. Sedangkan Rahabeam (keturunan Daud) mengusai 2 suku di selatan yaitu suku Yehuda dan Suku Benyamin.
Yerobeam khawatir kalau rakyatnya beribadah ke Yerusalem akan mengakibatkan hati rakyat Israel Utara akan terpaut kembali kepada keluarga Daud. Untuk itu dia membuat tempat pusat peribadatan di puncak Bukit agar orang Israel tidak perlu lagi pergi ke Yerusalem. Perbuatan Yerobeam ini membuat bayak orang Israel di utara pindah ke Selatan, sehingga di selatan menjadi lengkap 13 suku Israel. Lama-kelamaan Israel Utara dikenal sebagai Kerajaan Israel dan di Israel Selatan dikenal dengan nama Kerajaan Yehuda. Setelah kerajaan ketika Israel utara runtuh di serang oleh kerajaan Asyur (Asyiria) sebagaian warganya melarikan diri ke selatan sebagian ditangkap dan dibuang ke daerah perbatasan Irak dan Iran sekarang. Bangsa Israel yang tertinggal di campur dengan bangsa Asyria sehingga dikenal dengan nama bangsa Samaria.
Di kalangan dunia Internasional waktu itu kerajaan Israel Selatan dikenal dengan nama Kerajaan Yehuda dan penduduknya disebut orang Yehuda (istilah Arab: Yahudi, sama dengan Amerika menjadi Ameriki).
Sebenarnya bangsa orang Yehuda/Yahudi tidak menyebut dirinya sebagai orang Yehuda melainkan sebagai orang Israel, namun demikian istilah bangsa Yahuda lama-kelamaan diterima sebagai identitas Internasional mereka. Kita lihat dalam tulisan-tulisan menjelang abad pertama masehi, misalnya kitab Makabeus mereka selalu menyebut identitas mereka sebagai orang Israel.
Pada saat itu dunia tidak mengenal Israel tetapi mereka mengenal Yudea/Yehuda/Yahudi.
Mereka adalah bangsa pilihan Allah. Apabila mereka menjadi sama dengan dunia yang penuh dosa dan keseombongan maka mereka akan dihukum oleh Allah, tetapi apabila mereka taat kepada Allah tidak ada satu kekuatanpun di dunia yang mampu melawan mereka.
Namun secara pribadi orang israel selalu diberkati mereka selalu dalam kelimpahan, sehingga sejak jaman Firaun sampai jaman Hitler mereka selalu jadi bahan kecemburuan dan dibenci orang.
Hey kampret… kebo @israelz
Namun secara pribadi orang israel selalu diberkati mereka selalu dalam kelimpahan, sehingga sejak jaman Firaun sampai jaman Hitler mereka selalu jadi bahan kecemburuan dan dibenci orang.
______________
@Haniifa said:= Hua.ha.ha. KEBO PRIBADI YANG MEMBERKATINYA.
Sedangkan Rahabeam (keturunan Daud) mengusai 2 suku di selatan yaitu suku Yehuda dan Suku Benyamin.
_______________
@Haniifa said := Hua.ha.ha Windows Black Vista by Benjamin…. ELO YANG CAPE GUE NYANG PAKE…. uenak BRO
(Dasar Yuhudi umat tersesat… selalu melawan kehendak Allah Subhanahu wa ta’ala…. )
Hehehe… dari Zaman baheula oge Yahudi mah jadi BUDAK BELIAN FIR’AUN…
Oo.. kamu ketauan…
Pacaran lagi…
Dengan Yahudi….
Wo.. Ooo…
Kamu ketauan…
Belon di Sunat….
Sunat-sunatan….
Wekwekwek…
Dasar Yahudi… Shalat-shalat-an
Special Thanks To Benjamin… hu… hu… ngoprek Windows Black Vista
nggak lali karo @Mas Bill Gates and @Mas Alan Watts
Windows 7…. eh pitu… nyang baru dah nongol gituh…
Salam : @Haniifa.
Catetan
———-
Buku-buku sampeyan-sampeyan bisa di Crack nggak yach ?!
Just Refresh…
(@Mas Heri… kalau marahan trust… saya sumpahi jadi REKTOR, Insya Allah)
gakbisa diampuni kaum yahudi uwhhhhhhh kita berantas dengan mempertaruhkan nyaaw kita untuk memberantas yahudi allahhu akbar
orang2 yahudi adalah orang yang pintar2 dlam segala hal itu terlihat dari dia mendidik anak2nya mulai dari berhitung sampe jualan. ekonomi adalah pelajaran pertama buat anak2 yahudi pantas lah dunia ini mereka kuasai. walupun jumlah pertumbuhan penduduknya tdk pesat tp mereka pintar kita bs bandingkan dari total 100% yahudi 60% itu orangnya berpendidkan selebih tdk.
kita lawan mereka dengan belajar lebih giat, didik anak2 kita dengan agama {alquran dan hadist}krn agama adalah cara yang bagus untuk memilah mana yang jahat dan baik
Bagaimana Tuhan Yang Maha Suci itu mengabulkan doa kalian yang selalu diminta dengan kebencian dan sumpah serapah. Pantas aja Palestina tidak diberkati, karena doanya itu lho.
Pantaskah israelz mengkritik Muslim?
sementara mereka udah ngebantai Umat Muslim Palestina…
itukah umat pilihan Tuhan?
yg kerjanya ngebantai umat manusia lain, padahal Tuhan sendiri Maha Suci dari segala dosa…
pikir pake otak donk bro, jangan pake dengkul…!!!
Wah.. semakin banyak yang anti-semit yaa…? Hebat memang akhir jaman akan semakin banyak timbul anti-semit terutama anti-christ… Bro semua, kita ngomong sejarah deh… satu2nya bangsa yang diberkati Elohim yehowah adonai yaa bangsa israel, memang kelakuannya itu bikin jengkel banyak bangsa, tapi seperti kata Tuhan, bukan karena siapa bangsa israel, tapi karena janji-Nya kepada Abraham, Ishak, dan Yakub… mereka bisa sampai saat ini masih bisa survive…
Coba kalo bukan karena campur tangan Tuhan (Jehovah Rappah) mereka sudah pasti lenyap dari muka bumi ini, bayangin musuhnya aja segitu banyak! padahal mereka cuman berapa gelintir toh…
hahahahaha…gak fair bgt sih nih blog…kalo berani posting di situs yang beragam juga dong..jgn muslim semua…jadinya gak obyektif kan?? kalo cuma mau satu pndapat semua buat apaan bikin forum..muslim goblok lo semua!!
yahudi gak sunat??siapa blg??itu wajib buat mereka goblok!!
oiya…memang yahudi kejam…karena mereka memang merasa perlu ngbantai orang2 palestina yang dulunya mnymbah berhala2…sorry to say,dulunya orang2 Arab itu gak kenal Tuhan..dan Muhammad hanya mngambil ajaran dari comot sana comot sini…gak teratur..dah gt Alquran dicetaknya di langit ke7 pula..hahahahahaha…stupid!!!udah gt makamnya Ibrahim ada di Mekkah..mekkah dari hongkong…hahahaha…dasar goblog2 semua..pantesan yahudi lbh pinter dari arab..
@cipto…:
hasilnyatanya apa..tnyata takut kan semua negra muslim ke israel??dikit tapi ditakuti…hebat gak tuh…negara2 muslim yang banyak bgt itu gak bisa apa2 juga thadap yang dikit karena apa…karena negara2 muslim sendiri pecah belah..buat apa banyak tapi gak kompak
@dimas tolol..lo cinta hitler?? hahahahaha…lo tau gak bahwa yang dbantai itu adalah yahudi anti zionist sementara yang pro,gak dibantai kaleeee krn hitler sendiri itu adlh keturunan yahudi dimas toloooollllll
islam adalah agama yg benar.
beruntunglah kalian terlahir menjadi orang islam, bagi yang belum beruntung, belum terlambat kok klo mau jadi muallaf.
sebelum kiamat datang dan kalian semua akan menjadi penghuni neraka abadi bersama nenek moyang kalian “syaitonirrojim” alias setannnnnnn…
bukan orang islam yang goblok!!!
justru kalian yang bilang orang islam goblok itulah yang benar2 guoblokk… dah dapet freepasnya neraka aja masih sombong. dasar ANJING lo orang2 kafir (yahudi, kristen, katolik, hindu, budha, dll selain islam).
4JJI HU AKBAR…..
JGN BANYAK MEMAKI.
mari kita pelajari agama masing2 dl, jgn liat pengikut2nya, tp ajaranya krn YAHUDI, MUSLIM, NASRANI jg byk yang menyimpang dr ajaran masing2.
Wah..
ajaran agama ku yang paling benar. itulah yang dikatakan semua orang disini.
tapi pernah kah terpikir, apakah ajaran agama mu mengajarkan konflik, peperangan dan kehancuran?
peace ^^v
Serem banget komentar beberapa orang bodoh ini..
Selama klean saling maki terus, yg ada malah ada kehancuran lo semua !!!!!!!!!Klean ngakunya agama kristen,agama islam, tapi kelakuan klean kayak org yg ga punya agama sama sekali, Apa mungkin agama klean itu yg ngajarin supaya klean semua ini saling hina terus???Kapan sih nyadar???, Klean semua pada pernh skolah semuakn???
Bie baik liat dari positifnya aja deh ………
Ya Begini deh jadinya, Kalo Klean Liat Dari Sisi Negatifnya aja . . . . . . . . . . . . .
supaya kita ngk beli barng2 orang yhudi…
lebih baik kita tidak membeli barang orang dari luar atau export…
munkin saja duit kita d gunakan untuk menghncurkan negara yg lain….
danmunkin negara islam yg lain tidak membantu karna tkut trhadap amerika…yg telah membantu israel….
hnya satu kata dari saya…
pasti org yhudi masuk neraka jahanam….
…..SAVE PALESTINE….
@Blow Up
Coba buktikan ucapan saudara disinih…
http://haniifa.wordpress.com/2009/05/21/mekah-sebagai-pusat-bumi-6/
yahudi.,.
lahanat.,.
Ya..jelas Yahudi itu memang binatang bisa dikatakan lebih dari binatang…wuueeek….!!! dasar Yahudi terkutuk seenak nya saja merampas tanah Palestina. Ya…Allah.. turunkanlah azab yang amat pedih dan bencana yang dahsyat buat bangsa yahudi…krn mereka sangat biadab terhadap umat Islam…yahudi go to hell….
Yang Muslim jangan terprovokasi, buat non-Muslim yang nda suka Islam memang begitu sifatnya, mereka tidak akan pernah rela. kaya gimana sifatnya ya kaya gitu suka meng-hina. muslim yang suka menghina cepet-cepet istigfar. sebab Rasullulah SAW tidak mengajarkan yang demikian, dan tidak ada dalam Kitab suci Al-Quran sifat seperti itu. Ok
Perbaiki Diri untuk masa depan yang lebih baik
Mari kita belajar lebih santun dalam menyampaikan pendapat. Banyak perbedaan yang ada, tapi mari kita menyadari bahwa kita itu sama2 manusia dan TUHAN mengajarkan kita untuk saling mengasihi… Inti dari Taurat yang diberikan ALLAH melalui Musa adalah mengasihi ALLAH dengan segenap jiwa, pikiran dan perasaan serta mengasihi sesama seperti diri kita sendiri. Siapa sesama kita?
Tidak lain dan tidak bukan adalah manusia lain. Sekalipun itu kita anggap musuh. ALLAH tidak penah mengajarkan kita untuk saling memusuhi atau bahkan saling memaki karena kita ini diciptakan segambar dan serupa dengan ALLAH…
Mari belajar tentang kebenaran, mintalah pertolongan TUHAN supaya bisa mengerti dengan iman. Mengerti dengan iman berarti tidak mengandalkan logika, tetapi tuntunan TUHAN yang memberikan pengertian…
Saya akan berbagi tentang kebenaran yang saya pahami dan saya imani. Mari belajar bersama:
ALLAH adalah MAHA KUDUS, MAHA SUCI, MAHA BENAR, dan yang lain sifat keilahian-NYA…
Pada saat penciptaan manusia, ALLAH menciptakan manusia itu menurut gambar dan rupa ALLAH (Kejadian 1:26). Ini artinya manusia pertaman (Adam) memiliki sifat ilahi itu, yaitu kudus dan suci.
Dulu waktu manusia pertama masih tinggal di taman Eden, manusia itu melanggar perintah ALLAH untuk tidak memakan buah dari pohon yang dilarang ALLAH. Ini membuat ALLAH murka dan menghukum manusia itu (Kejadian 3). Jadilah manusia menjadi terkutuk dan berdosa yang berdampak pada semua manusia.
Dalam Roma 3:23 dikatakan: Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
Inilah yang terjadi dengan seluruh umat manusia. Manusia menjadi berdosa dan tidak kudus lagi….
Dan yang paling parah adalah hukuman yang diterima manusia sebagai akibat dosa itu, yaitu maut. Roma 6:23 tertulis: Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Keadaan terhukum ini membuat manusia menjadi terpisah dari ALLAH. ALLAH yang Maha Kudus tidak bisa dihampiri oleh manusia yang tidak kudus. Kekudusan ALLAH itu tidak bisa dicapai dengan cara apapun. Tidak ada usaha manusia yang bisa menyatukan kembali hubungan manusia dengan ALLAH yang telah rusak akibat dari dosa manusia. Sekalipun itu kesalehan, dalam Yesaya 64:6 ditulis: Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin.
Segala usaha, perbuatan baik, amal, apapun usaha manusia untuk mencari hidup kekal adalah sia-sia karena manusia sudah berdosa dan tidak layak lagi berhadapan dengan ALLAH..,
Jika ini berakhir sampai disini. Maka sudah dapat dipastikan bahwa semua manusia akan memperoleh maut…
Tapi ALLAH sangat mengasihi kita manusia ini. ALLAH kemudian berinisiatif untuk mengadakan perdamaian dengan kita manusia. Melalui YESUS, TUHAN telah menunjukkan kasihNYA kepada dunia ini. Bukan hanya kepada bangsa Israel, orang Kristen, tapi bahkan kepada semua. Hanya satu yang DIA minta. Percaya!!!
Karena ada tertulis dalam Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Jadi, dengan percaya kepada YESUS KRISTUS, manusia kembali diperdamaikan dengan ALLAH. Hubunag yang rusak antara manusia dengan ALLAH telah dipulihkan melalui YESUS KRISTUS. Dan yang penting juga adalah orang percaya tersebut akan diberi hidup kekal bersama DIA di sorga.
Inilah inti dari kebenaran itu:
Bahwa tidak ada usaha manusia, jalan apapun ynag ditempuh manusia, baik usaha, maupun cara hidup yang baik yang bisa menyelamatkan manusia dari maut (hukuman atas dosa). Hanya satu yang benar: Keselamatan hanya melalui YESUS KRISTUS.
dalam Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Ajaran Islam, Kristen dan Yahudi berasal dari tempat yang sama, awal yang sama. Banyak persamaan. Tetapi ada juga perbedaan. Marilah belajar menemukan kebenaran. Karena tidak mungkin ada dua kebenaran yang berbeda. Hanya ada satu kebenaran. Saya mengimaninya….
Terima kasih Pendeta Dolly Robertho atas khotbahnya, smoga umat nasrani anda bertobat kejalan yang benar dan bisa lebih santun dalam menyampaikan pendapatnya…
memang yahudi adalah bencana bagi seluruh dunia
terkutuklah bangsa zionis yahudi…. sesungguhnya allah maha mengetahui apa yg mereka perbuat!!!!
coba ada org yahudi di indonesia!!!!!! pasti sudah dibakar hidup!!!!!
yahudi bajingan….
klw kita lihat dari sisi negatif semua agama ga ada yang benar lebih baik kita koreksi diri masing2 ok………..
agama loe doank kali yg ga’ bner jhon,,,, agama kristen anjing buldog, yg bisanya cuma ngekor kecerdasan yahudi doank,,,
kemana rasa persaudaraan kita saat palestina dibumihanguskan?
kalaulah kita ga brani secara langsung memerangi mereka cobalah dengan mengembargo mereka,jngan beli produk-produk yahudi,jngan tonton tayangan TV mereka, dan kembalilah kepada hukum Al-Quran dan hadist nabi.
marilah kita umat islam yang ditakdirkan akan melenyapkan bangsa yahudi untuk bersatu melawan kekejaman bangsa yahudi.
sudah jelas dalam al-Quran klo bangsa yahudi itu sifat nya suka berhianat. maka kita jngan sekali-kali bekerja sam dengan mereka, anda tau kan mana saja bangsa yahudi itu???
kapan ya kira-kira yahudi dapat kita takluk kan, soalnya jika kita lihat negara amerika serikat yang banyak orang yahudi nya itu sangatlah loyal sekali terhadap yahudi.
Buat umat Kristiani jangan mudah terprovokasi, bersabarlah, kita ini adalah umat yang dikasihi Tuhan, walaupun kita tahu bahwa kita adalah umat terkutuk dan terlaknat sama seperti kaum yahudi yang akan memasuki istana neraka jahannam dan disiksa oleh Tuhan Yesus Kristus Mampus seperti Tikus…
“Yahudi dan Nasrani La’natullah tidak akan puas untuk menyesatkan Umat Islam, sampai kita (Umat Islam) mengikuti ajaran sesat mereka…”
Saya bangga dengan Yahudi, karna mereka adalah kaum yang cerdas, dan unggul dari kaum-kaum lainnya… bukan hanya dari segi teknologinya yang maju, tapi pemikiran dan perilakunya juga sangat cemerlang, lihat saja skarang, per_CABUL_an yang digembor-gemborkan lewat media massa, ternyata banyak umat manusia yang mengikutinya, termasuk anjing peliharaannya (Kristen) yang sangat patuh terhadap majikannya (Yahudi),, yang selalu membenarkan apapun tingkahlaku yahudi…
Walau saat ini ISLAM tak mengerti..Betapa HATIKU mengasihiMU (My Jesus)…Suatu saat nanti pastikan terbukti…KRISTEN PILIHAN TERBAIKKU…
ampuni MEREKA TUHAN karena MEREKA tidak tau apa yang MEREKA perbuat… ^^
Gobloknya orang nasrani itu, dia bikin patung dari tangan dia sendiri, trus patung itu ditaro di rumah ibadahnya yg katanya suci, trus dinyanyiin, dipuji-puji, dan minta keberkatan darinya, padahal patungnya itu aja diem seribu bahasa, tapi masih aja disembah, kemana nalar logikanya itu ya???
gua yg bego apa dia yg tolol ya???
PINTER BUNUHIN ORANG KOQ BANGGA,
PINTER NYOLONG TANAH ORANG BANGGA JG,
MERASA UMAT YG PALING SUCI,YG LAEN KO
DIANGGAP BINATANG,OWW . . .ITU TOCH YG
DINAMAKAN ORANG YAHUDI,CCK . . .CCK . . .CCK
PANTESAN AMPE SKRNG KITA MASIH DIKASIH TONTONAN
KLO ORANG YAHUDI ADALAH ORANG2 PALING BEJAT,BAHKAN
OTAKNYA LEBIH BEJAT DARI BINATANG,ANAK KECIL DITEMBAK,
KAUM IBU2 DIPUKULI,NAUDHUBILLAHI MINDZHALIK,YAHUDI BLH EXIST DI NEGARA LAEN,TAPI DINEGARA INDONESIA YG ANTI TERHADAP PENJAJAHAN,TIADA TEMPAT SECUILPUN UNTUK ORANG2 YAHUDI,KARENA APA ? KARENA YAHUDI ADALAH EMBAH NYA SETAN ( IBLIS ) YG MENYERUPAI MANUSIA,MENGHALALKAN SEGALA CARA WALAUPUN ITU HARUS MEMBUNUH,MEMPERKOSA,MENJILAT ( BERMUKA DUA )
JADI UNTUK KAUM MUSLIMIN MARI PERKUAT UKHUWAH ISLAMIYAH,TEGAK KAN KHILAFAH,INSYAALLAH ALLAH S.W.T. AKAN MELINDUNGI KITA DARI GANGGUAN ORANG2 KAFIR LAKNATULLAH, N KHILAFAH AKAN MEMBERIKAN CAHAYA PERDAMAIAN DIMUKA BUMI INI,AMIEN YA ROBHAL ALAMIN