Kalau tidak karena mereka “mau” berperang di zaman tempo doeloe itu.
… … …
Mana ada merdekamu kini.
—
—
Ayo teruskan berperang nya.
-
-
Note :
Berperang [dalam hal ini] = kesungguhan (jiddiyah) dalam berjuang/berusaha.
—
Sejarah telah diwarnai, dipenuhi dan diperkaya oleh orang-orang yang sungguh-sungguh. Bukan oleh orang-orang yang santai, berleha-leha dan berangan-angan. Dunia diisi dan dimenangkan oleh orang-orang yang merealisir cita-cita, harapan dan angan-angan mereka dengan jiddiyah (kesungguh-sungguhan) dan kekuatan tekad.











Merdeka!!
*eh udah belom sih???!!*
@nurma
Sudah dong.
Buktinya pada setiap 17/08 kita peringati.
yaps, mari terus kita perangi kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan menurut kemampuan kita masing2, pak heri. merdeka!
Merdea! meskipun baru kata2…..
selamat jumpa lagi pak dosen…
@Sawali Tuhusetya
Meredeka atau
matitidak merdeka.Setuju pak, kita memang harus memperjuangkannya sesuai profesi kita.
@kurt
Merdeka juga pak.
Baru kata2 ya ..
Selamat jumpa lagi… eh pernah menghilang ya pak.