Prediksi Pemilu 2009
Disclaimer :
Tujuan postingan kali ini dalam rangka menyokong opini yang mengarah pada perbaikan makna politik dan kritik ke arah yg semestinya. Entah apa yang dimaksud semestinya itu, dengarkan eh.. baca aja celotehannya ini :
—
Kritik dan Politik - Multi Persamaan
- Kritik memiliki tujuan baik seperti halnya politik yang juga memiliki tujuan yang tak kalah baik.
- Kata baik dari kritik adalah nasehat atau mengingatkan, seperti halnya politik yang memiliki kata baik mengatur, mengendalikan, mengarahkan ke satu tujuan komunitas bersama (masyarakat, negara). Perlu diketahui bahwa ada sebagian yang tak suka atau pura2 tak tahu dengan kata baik ini.
- Selanjutnya yang lain ada yang mengkaitkan kritik dengan kegiatan berdakwah (amar ma’ruf nahi munkar), maksudnya kritik dan dakwah itu dua aktivitas yang mirip. Seperti halnya juga politik yg oleh sebagian lain mengkaitkannya dengan dakwah. Dan entah kenapa ada juga yang tidak suka (alergi) terhadap pengkait-kaitan ini, cuma pemanfaatan katanya. Aneh.
- Kritik sering dijelek-jeleki dengan istilah provokator, barisan sakit hati, move orang2 yang tak kebagian jatah dan yang semacamnya, seperti halnya politikus yang sering dijelek-jeleki juga dengan istilah haus kekuasaan, ingkar janji, korup dan yg semacamnya juga.
- Tidak semua kritikus itu berniat jelek, seperti halnya juga tidak semua politikus bertujuan jelek, walau tidak dipungkiri ada sebagian yang bertujuan maksiat. Lalu kita yg awam lebih memandang yang “ini” nya saja.
- Golongan yang berada di luar peng-kritik umumnya tidak menyukai kritik-kritik itu, apalagi jika dia termasuk yang terkena imbas dari kritik tersebut, seperti halnya pula golongan yang berada di luar politik (baca: yg tidak memiliki dukungan/partai) acap pula tak menyukai fenomena politik ini. Mereka2 merasa pem-politik (politikus) hanyalah tukang kibul semata. Entah karena sama dengan dia, entah karena iya kali ya …
, husss…
- Para peng-kritik umumnya berkata bahwa kritiknya bertujuan baik, tetapi sebaliknya acap berprasangka bahwa kritik dari orang lain untuknya justru bertujuan jahat (makar). Persis.. persis, sis. Persis seperti para politikus yg selalu menganggap bahwa yang dilakukannya adalah sesuatu yg mulia saja - demi rakyat melulu, sebaliknya yang lain (non politikus) selalu pula berprasangka bahwa para pem-politik (politikus) itu “bekicot” semua. Padahal gak semua lho, cuma hampir kali ya..
- Hasil irisan dari ‘kritik‘ dan ‘Politik‘ ini ketemunya kata : ‘itik’, entah kenapa titik temu-nya di kata ‘itik’ ini, apa karena … Oh tidak, tidak. Mari, yuk kritik lebih kita arahkan ke “Create” - nya, sementara politik kita arahkan ke “Policy” -nya. Apa mungkin?
—
OK sudah ya, 8 (delapan) saja …
Tidak ada angka antik untuk Pemilu 2009 nanti, tetapi angka 8 (delapan) ini sepertinya boleh juga tuh …
Yah… kampanye nih.
Untuk yang kita tau baik, kenapa tidak.
Bersih - Peduli - Profesional.
Apa ya …
Huss…!!!
—
Sumber :
- Nomor Urut Partai Peserta Pemilu 2009
- http://www.inilah.com/politik
- PDIP, Golkar, dan PKS Teratas
- http://www.detiknews.com/politik
.












semoga saja mereka yang terjun ke dunia politik ndak alergi kritik, pak, biar ndak diitik-itik rakyat terus, hehehe :lo:
apapun yang anda tulis saya suka membacanya terutama melihat logo PKS, (tapi cuma suka melihat kalau memilih kan masih 2009 masih banyak godaan)
http://esaifoto.wordpress.com
@Sawali Tuhusetya
Persis pak Sawali,
semoga saja mereka yang suka meng-kritik ndak sekedar alergi ;politik, biar ndak diglitik-glitik penguasa terus, hehehe :lo:
@esaifoto


Benar nih apa pun …
Memang ada kaitan dengan PKS ya …
Mmm,
mereka membuat perpolitikan di negeri ini jadi fenomenal.
pak ultah saya tanggal 8 pak
hehee

yah terfikir juga cuman 8 point aja
sebenarnya politik sah2 aja, tapi kalo sudah merugikan rakyat itu bagi sy sudah jadi politik busuk
Politik itu buat ngatur negara, untuk kepentingan orang banyak. nah kalo politik digunakan untuk kepentingan saya, maka itu bukan politik namanya.
*trus namanya apa yah ???*
Memang harus 8
kayaknya ya
Terimakasih informasinya.
Kritik dan politik, memang seperti dua sisi mata uang.
Tapi bukan berarti keduanya ada demi uang.
Meskipun keduanya sama-sama membutuhkan uang.
Dan tentu bisa juga menghasilkan uang.
Sebagai dua sisi mata uang, maka keduanya harus sama-sama ada.
Harus ada kritik politik, agar pemegang kekuasaan dapat mempertahankan jalan amanahnya.
Harus pula ada politik kritik, agar para pengkritik dapat menjalankan amanahnya dengan aman di jalan amanah.
Untuk share silahkan kunjungi “Sosiologi Dakwah” di http://sosiologidakwah.blogspot.com
Betul pak semoga yang menjadi harapan angka delapan tersebut akan selalu menang pada pemilu-pemilu yang akan datang.
@aRuL
Ultah saya juga di angka 8 (delapan) RuL, tapi bulan nya. …
@adipati kademangan
Mungkin namanya : poli itik ya (banyak itik) …
@achoey sang khilaf
Kayaknya.
@Aristiono Nugroho
Terima kasih kembali mas …
Analogi dua sisi mata uang ini boleh juga, tapi bukan berarti berlawanan kan ?
@Laporan
Betul.
Tapi kenapa komen-nya juga mesti di nomer 8 (delapan) ya ?
mbak/mas hehehe… wordpressnya pasangi iklan biar dapat duit aku liat di search engine blog saudara lumayan teratas , ni link program bisnis yang menyediakan iklan dan kita dapat bayaran
http://www.kumpulblogger.com
jadi intinya apa nie om sorry baru membaca masalh politik jadi masih binuuun..
Hehehe soalnya pak herianto memposting angka 8, biasa pak komentar kan cari gampangnya hahahaha
@ruben
Sudah meluncur ke sana.
Boleh juga tuh politik cari uangnya.
@kapanpun
Intinya begini : yang pertama, politik dan kritik itu sama-sama alat, bisa digunakan untuk yg baik bisa juga sebaliknya, yang kedua : angka delapan adalah fenomenal di tahun 2009 mendatang.
@Laporan

Komentar nya atau Laporan nya yang cari gampang, hehehehehehehehe 8x