Sejak siang tadi ( 26 Mei 2008 ) cukup banyak juga pengunjung yang terjaring ke blog jelek ini gara-gara googling dengan keyword : “hasil quick count pilkada Kaltim“ atau “hasil pilkada kaltim 2008“, padahal informasi tersebut sebelumnya belum ada di sini. Maka demi “menggagalkan” rasa kecewa para pengunjung tersebut berikut saya copy paste saja hasil sementara tersebut yang “dicuri” dari situsnya metro tv (http://www.metrotvnews.) :
—

—
Kali ini sang pemilik blog tak memiliki cukup komentar tentang hasil sementara ini (masih gak fokus
pilu gara-gara memikirkan problem BBM
Ho ho ho…, Sok pro rakyat juga rupanya
).
Oh ya, bagi yang berminat lebih lanjut silahkan saja lacak ke link-link berikut :
[1] http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com
[2] http://smsplus.blogspot.com/2008/05/amins-hadi-sementara-unggul
[3] http://www.detiknews.com/url=http://www.detiknews.com
[4] http://www.metrotvnews.com/berita.asp?id=59687
[5] http://www.kompas.com/read/xml/2008/05/26/17105888
—
Tapi sepertinya ini belum hasil akhir, apalagi terjadi perbedaan yg sangat tipis antara no urut 1 dan no urut 3. Ah, sudahlah, mari kita berharap semoga terjaga kestabilan di sana.
—
Oh ya, sejauhmana ya lanjutannya dapat memberi pencerahan atas problematika kenaikan BBM yang dah beberapa hari ini buat pusssiii….iiing. Sok prosfektus …
Apa hubungannya om, gak nyambung tau’.
Tapi ada benarnya sih, sebagian besar rakyat memang lagi menderita …
Duh…
—
Teringat kejadian tadi pagi :
“Benar-benar sialan tuh bajaj, angkot, ojek dan semacamnya lah. Se-enak udel-nya aja naikin harga. Huh, sudah berapa rupiah untuk pagi ini saja alokasi dana jadi terkuras tak seperti biasa”. Kesal tapi sok puitis …
Lha kok kesal dengan mereka-mereka, bukankah ini keputusan pemerintah …
Yah, kok jadi curhatan.
Sudah ah.
—
Update ( 23/7/08 )
Yang sedari siang tadi mencari informasi tentang QUICK Count Pilkada JATIM silahkan baca di sini !!!.












mas.. ajarin dunk buat blog di wordpress..
hahahahhahahaaa…
si Uda….
ketauan juga neehh “NGEJAR RATING”
gimana PKS nya Da ?
apa masih nangkring TOP KEPDA juga di Kaltim ?
nb;
kepda = kepopuleran daerah >< kepala daerah….
alhamdulillah……….. hidup rakyat………………
Kalo Otonomi Daerah juga masuk blog…
hem….
hebat isi blog nya saluet deh….
Ngomong-ngomong soal angkot, pagi ini waktu saya mau berangkat ke kampus, semua mikrolet, angkot dan metromini di tempat saya (jak-bar) tidak boleh narik. Bahkan angkutan yang sudah ada penumpangnya pada disuruh turun semua dan angkutan tsb disuruh pulang. Kasihan deh bagi yang penumpang yang diturunkan ini, pada bengong nungguin angkot yang lain, dan yang pasti angkot lainpun mengalami nasib serupa..
Apa ini yang disebut sudah jatuh ketimpa tangga pula…….. (maksudnya sudah BBM naik, kerjapun transportasinya tidak ada)
Kapan ya negara kita nggak amburadul begini?, mimpi kali ya.
@rHoMie_zF
Saya sudah kasi komen ke blog baru anda itu dan saya kasi link untuk belajar wordpress lebih jauh.
Selamat ngblog …
Ditunggu pencerahannya …
@JB’lOg


Ah, RATING itu kan bukan nomer 1.
Yang penting kan gmana caranya supaya para pengunjung “tersedot” membaca postingan kita.
He he he, sama saja ya…
—
PKS kayaknya bukan sekedar populer, tapi aura-nya sebagai partai dan pemimpin masa depan semakin kelihatan …
@almascatie
Alhamdulillah BBM naik… gitu ya Almas ?
@petak
Iya ya…
Kalo blog di otonomi daerah kan …
Wah… aku gak boleh dong postingin info yg bukan daerahku …
@udhiexz
Tks, salam kenal mas…
Tapi link blognya gak ada tuh …
@a. daryus
Kacian deh lu …
rakyat.
wakwak… apa kabarnya PDIP ma GOLKAR
Ass.
Bravo to PKS………..
Partai Kita Semua…………
AYO BANGKIT….
BANGKIT NEGERIKU, HARAPAN ITU MASIH ADA !!!
oiya salam kenal Pak.
tapi beda sama LSI yang ditayangkan ame TVOne …..
kalo gak salah …
“hasil quick count”menggunakan 300 tps sedangkan
LSI 900 tps
trus yang tertinggi dari LSi
pasangan AFI …
gimana nih……….
Wah joz, yang penting ga da petikaian dech.
@dobelden
Mudah2an kabar mereka baik2 aja.
Siap menang, siap menang, siap kalah.
@Alex
Wass
Salam kenal…
bravo …
Buat semua.
@dani
Yang saya salutkan dari no.1 dan no.3 itu kedua2nya justru didukung oleh partai2 [berbasis] Islam.
Biarlah…,
yang menang yang terbaik.
@pujangga
Ini dia point nya.
Hasilnya kok aneh begitu, nggak ada yang bisa mencapai 35%, pasti orang Kaltim bingung mau pilih yang mana …..
Salam http://economatic.wordpress.com/
wah, berimbang nih… guud…guuud… yg penting jangan sampek anarkis!
*lagimalesmbikinpostinganmengikutselerapasar*
waaaaahhh…banyak isu berhembus dari pilkada kaltim tuh..kebanyakan masalah SARA, moga2 tidak sampai rusuh dan anarkis ok…
oya mas link ke blog saya dong, masih baru sih, coba2 bikin.jadi lom tau banyak..thanks
dimana-mana urusan pilkada koq lebih hot ya?
Alhamdulillah
Salam kenal mas…wah…ikut nimbrung nih dari jawa…sebetulnya sih aq ga’ begitu suka sama yang namanya politik tapi sejak pertama kali lahirnya PKS…kaya’nya dia lebih dekat dengan rakyat…mudah2an begitu terus…hidup rakyat…
Kemungkinan besar diulang ke putaran 2, kerana belum ada yang mencapai 30%+1.
COBA LIAT SITUS:
rompaklah-malingsia.blogspot.com
Wew,,,, di blog juga ada “The election channel”…
Kasian… terdamparnya ampe kesini.. dikirain terdamparnya dunia hayal (BBM murah (gratis sekalian), Pendidikan gratis, Makan gratis, hidup gratis, amppeee nyawa gratis. wkakwkak)
Hasil pilkada Kaltim itu memuaskan
bagi Teman yang mo kuliah S2 ato ada teman ya hubungi 021 91550870
Kuliah Adminstrasi Negara dan Bisnis hanya Rp 15 juta ampe selesai, bisa dicicil, bisa kuliah jarak jauh, akreditasi B, universitas terkemuka di jakarta. hubungi…
segera
Assalamu ‘alaikum.
PKS katanya partai dakwah yang memprjuangkn syariat islam. dulu aktif demo menentang fornografi & fornoaksi. tapi giliran mau meraih jabatan di wakil gubernu kaltim 2008-2013, waktu kampanye juga memakai artis KDI yang semua kita tahu bagaimana kostum dan goyangannya!
masih teringat pada tahun 2003/2004 aktivis/kader/anggota/simpatisan PKS menyebarkan VCD Gus Dur di acara nasrani yang kemudian Gus Dur divonis kafir. tapi giliran haus jabatan, petinggi PKS kaltim dan pusat bermesraan dengan gus dur (pada pilkada kaltim PKS koalisi dgn PKB, Partai patrit, dll).
maka lihatlah PKS, partai yang menjual agama untuk kepntingan politik dengan penampilan atas nama dakwah, pdhl sangat menipu umat. kasihan para pelajar/mahasiswa yang lugu-lugu tertipu dgn kedok dakwah PKS. kasihan lagi 4 mahasiswa Unmul kader/aktivis/simpatisan PKS yang tertangkap warga Samarinda sedang menyebarkan selebaran “black campaign” (kampanye hitam) terhdp cagub lain. kasihan 4 mhsiswa tsb yang babak-belur sebelum diserahkan ke pihak berwajib.
maka, sadarlah wahai saudara se-islam. tinggalkan partai, murnikan dakwah hanya untuk menegakkan tauhid kepada Allah. Mohon maaf, bila kata-kata kurang brkenan.
Wassalamu’alaikum.
NB: sumber berita ttg tertangkapnya 4 mhs black campaign dari harian samarinda pos dan tribun kaltim.
@Abdullah
Menjual agama untuk kepentingan politik ?
Wadduh…,
yang pertama tentu kita khawatir kalo ada yg masih mempertahankan kejumudan berpikir (maksudnya keluasan dalam mempertimbangan persoalan), lalu yang kedua kadang terlalu tergesa2 saat menyungkil lebih jauh fakta yg terlihat, lalu gagal mengendalikan prasangka/fitnah.
Sudahlah…
Itu saja sudah lebih dari cukup sebagai penjelasan.
Diskusi seperti ini sudah terlampau sering !
Yang maju yah tetap maju, yang jumud tentu terhukum sendiri dengan pendiriannya.
AYO LAH KITA MERAMEKAN KOMUNITAS “Axxyc.com”
(Komunitas Indo, ngak perlu register)
Siapa pun yang kelak menjadi Gubernur harus bekerja
untuk membangun kaltim lebih baik, maju, adil dan merata.
Karena Kaltim untuk semua, Semua untuk Kaltim
wahhh, Sepertinya PKS bakal menjadi partai idola masyarakat nih…beberapa Pilkada terakhir PKS bisa unggul. selamat ya buat PKS, semoga perjuangan dalam memperjuangkan tegaknya dakwah di Indonesia dapat semakin dipermudah oleh Allah…
pilkada kaltim sepertinya akan dua putaran, karena sepertinya tidak ada pasangan calon yg meraih suara 30% + 1. tapi keputusan final dr KPUD masih ntr tgl 10 juni
wah….serunya ya…PILKADA KALTIM…..
dua putaran nanti kemungkinan besar akan di ikuti pasngan no.1 dan 3(didukung PKS). itu artinya ada sesuatu yg menyebabakn ALLAh menunda kemenangan dakwah di KalTim, introspeksi diri lagi ikhwah KalTim…. mungkin kita kurang kerja keras, kurang kerja cerdas n kurang kerja ikhlas….
AYO…..!!!!berjuang tak kenal lelah…!!!!!
[...] Hasil Quick Count Pilkada KALTIM Sejak siang tadi ( 26 Mei 2008 ) cukup banyak juga pengunjung yang terjaring ke blog jelek ini gara-gara googling [...] [...]
Siapapun yg menjadi Gubernur & wakil Gubernur terpilih kita harus dukung.
tapi jgn lupa tu janjinya di tepatiiiiiiii………….
assalamu’alaikum wr wb
akhi abdullah yang dirahmati Allah…
Alangkah baiknya bila akhi Abdullah sebelum beropini melakukan cek dan ricek kepada orang/parpol bersangkutan agar tidak terjadi fitnah
bukankah kita diperintahkan Allah untuk selalu bertabayun
semoga ukhuwah islamiyah tetap terjaga
wassalam
BERITA CACAT MENGECOH UMMAT
Shalat Gerhana beberama masjid di Samarinda terhambat.
BERBEDA dengan apa yang terjadi di Kecamatan Melak Kutai Barat, yang diberitakan bahwa Shalat Gerhana di tempat itu berlangsung dengan lancar (Kaltim Post 27 Januari 2009). Bahkan, shalat gerhana yang dilaksanakan di Masjid YAMP (Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila) atas kerjasama Nahdhatul Ulama Kubar melalui Masjid Sabilussalam Melak, Masjid Al-Hidayah Melak dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kubar itu diikuti oleh ratusan ummat yang ingin menegakkan sunnah rasulnya.
Wakil Bupati Kubar H Didik Effendi yang ikut hadir mengikuti shalat gerhana dengan menyertakan seluruh keluarganya itu mengakui, ini adalah Shalat Gerhana yang kedua kalinya diikuti. Pertama Shalat Gerhana tahun 1983 dan kedua kalinya tahun 2009.
Di Samarinda justru sebaliknya, di beberapa masjid Shalat Gerhana terhambat oleh adanya berita cacat yang beredar dan terbaca oleh masyarakat di muat oleh media terbesar di Kalimantan Timur Senin pagi(26/1-2009). Daalam berita pagi itu dimuat, Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika Stasiun Geofisika Balikpapan Ronny Watimena mengatakan, untuk wilayah Indonesia, gerhana hanya bisa disaksikan di Lampung. Untuk wilayah Kaltim tidak bisa disaksikan. Ini juga menepis kabar bahwa gerhana cincin bisa dilihat dari Samarinda.
Berita cacat yang tidak akurat itu ternyata sempat mengecoh ummat, termasuk Jamaah Masjid Jami’ Ar-Rasyiddin dan Masjid Istiqlal Kelurahan Loa Bakung Kec. Sungai Kunjang Samarinda yang sebagian besar jamaahnya adalah warga Perumahan KORPRI. Shalat Gerhana yang telah direncanakan jadi terhambat.
Gerhana matahari cincin (GMC) yang terjadi Senin lalu tanggal 29 Muharram 1430 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 26 Januari 2009 Miladiyah mendapat perhatian khusus bagi Ummat Muslim tidak terkecuali Jamaah Masjid Jami’ Ar-Rasyiddin, Jamaah Masjid Istiqlal dan Mushalla Al-Azhar Loa Bakung. Jamaah berbondong-bondong menuju masjid dan mushalla sejak menjelang waktu dhuhur untuk melaksanakan shalat gerhana berjamaah sebagaimana pernah dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Memang, sehari sebelumnya pengurus masjid dan mushalla telah mengumumkan akan dilaksanakannya shalat gerhana pada hari Senin tanggal 26 Januari 2009 setelah Shalat Dhuhur menyesuaikan dengan informasi dari berbagai media yang menyebutkan bahwa fenomena alam itu akan terjadi mulai pukul 12.56 WITA.
Berita cacat itu telah membuat kesulitan bagi para pengurus masjid sehingga saling melakukan kontak untuk mencari info yang lebih akurat. Walaupun banyak sumber lain di media maya menyebutkan bahwa gerhana matahari akan terlihat dari berbagai tempat di Indonesia termasuk dari Samarinda Kalimantan Timur, rupanya ebagian pengurus masih lebih percaya dengan berita cacat yang dimuat koran terkenal di Samarinda itu.
Setelah berunding, maka jalan tengah diambil, disepakati untuk mengisi waktu dengan ceramah singkat dengan topik yang diangkat adalah ”Menyikapi Fenomena alam Gerhana”. Pengurus masjid tetap mempersilahkan nanti apabila memang gerhana terjadi akan dilaksanakan shalat.
H. Abdul Qoim SAg., MM. dalam ceramahnya di hadapan jamaah Masjid Jami’ Ar-Rasyidin berpesan bahwa dalam menyikapi fenomena alam gerhana agar segenap Ummat Islam meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Dikatakan selanjutnya bahwa matahari dan bulan adalah tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. Oleh karena itu jangan sampai manusia menyembah matahari atau menyembah bulan. Matahari dan bulan yang ada di alam itu beredar sesuai dengan ketentuan dan ketika posisi bulan berada tepat pada garis lurus antara bumi dan matahari, maka terjadilah gerhana matahari. Pada saat lain, ketika posisi bumi berada pada garis lurus diantara bulan dan matahari maka terjadilah gerhana bulan. Rasulullah Muhammad SAW telah mencontohkan pada saat terjadi gerhana matahari maka beliau melakukan shalat berjamaah, menganjurkan untuk bersedekah dan amal shaleh. Ketua Badan Pengelola Masjid Jami’ Ar-Rasyidin Ir. H. Ibnoe Nirwani, MM. juga hadir saat itu.
Ketika ceramah selesai, maka para jamaahpun kembali ke rumah masing-masing dengan masih menyisakan tanda tanya, betulkah bahwa gerhana matahari yang terjadi tidak dapat di lihat dari Samarinda? Jawabanpun diperoleh ketika melihat tayangan TV, berbagai stasiun TV mencantumkan teks berjalan bahwa gerhana matahari cincin dapat dilihat dari berbagai tempat di Indonesia termasuk dari Samarinda Kalimantan Timur.
Terbukti kemudian, ternyata pada sore hari gerhana matahari terlihat dari Samarinda. Telepon dan sms pun beredar memberitahukan tentang terlihatnya gerhana matahari dari berbagai tempat di Samarinda dan Bontang. Pengurus Masjid Istiqlal kembali menginformasikan melalui pengeras suara bahwa gerhana matahari telah terlihat dan mengajak jamaah untuk melaksanakan shalat sunat gerhana.
Adalah suatu pelajaran berharga bagi Ummat Muslim agar meningkatkan ilmu pengetahuan dalam berbagai hal termasuk astronomi agar tidak lagi mudah terkecoh dan terombang-ambing oleh berita menyesatkan yang cacat dan tidak akurat. Disarankan agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ormas Islam dapat menaruh perhatian dalam hal ini.
Adanya klarifikasi berita oleh Kepala BMG Stasiun Geofisika Balikpapan Ronny Wattimena (Kaltim Post 27/1-2009) memperjelas adanya cacat berita yang telah dimuat. M. Yunus, SH. Koordinator Seksi Ibadah dan PHBI Masjid Jami’ Ar-Rasyiddin Loa Bakung menyesalkan adanya berita yang menyesatkan ummat. Lebih dari itu Kunarso Sekretaris Umum Masjid Jami’ Nurul Huda Loa Bakung Samarinda menyarankan agar sumber dan media yang memuat berita cacat itu meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat. http://loabakungceria.blogspot.com.
BERITA CACAT MENGECOH UMMAT
Shalat Gerhana beberama masjid di Samarinda terhambat.
BERBEDA dengan apa yang terjadi di Kecamatan Melak Kutai Barat, yang diberitakan bahwa Shalat Gerhana di tempat itu berlangsung dengan lancar (Kaltim Post 27 Januari 2009). Bahkan, shalat gerhana yang dilaksanakan di Masjid YAMP (Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila) atas kerjasama Nahdhatul Ulama Kubar melalui Masjid Sabilussalam Melak, Masjid Al-Hidayah Melak dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kubar itu diikuti oleh ratusan ummat yang ingin menegakkan sunnah rasulnya.
Wakil Bupati Kubar H Didik Effendi yang ikut hadir mengikuti shalat gerhana dengan menyertakan seluruh keluarganya itu mengakui, ini adalah Shalat Gerhana yang kedua kalinya diikuti. Pertama Shalat Gerhana tahun 1983 dan kedua kalinya tahun 2009.
Di Samarinda justru sebaliknya, di beberapa masjid Shalat Gerhana terhambat oleh adanya berita cacat yang beredar dan terbaca oleh masyarakat di muat oleh media terbesar di Kalimantan Timur Senin pagi(26/1-2009). Dalam berita pagi itu dimuat, Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika Stasiun Geofisika Balikpapan Ronny Watimena mengatakan, untuk wilayah Indonesia, gerhana hanya bisa disaksikan di Lampung. Untuk wilayah Kaltim tidak bisa disaksikan. Ini juga menepis kabar bahwa gerhana cincin bisa dilihat dari Samarinda.
Berita cacat yang tidak akurat itu ternyata sempat mengecoh ummat, termasuk Jamaah Masjid Jami’ Ar-Rasyiddin dan Masjid Istiqlal Kelurahan Loa Bakung Kec. Sungai Kunjang Samarinda yang sebagian besar jamaahnya adalah warga Perumahan KORPRI. Shalat Gerhana yang telah direncanakan jadi terhambat.
Gerhana matahari cincin (GMC) yang terjadi Senin lalu tanggal 29 Muharram 1430 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 26 Januari 2009 Miladiyah mendapat perhatian khusus bagi Ummat Muslim tidak terkecuali Jamaah Masjid Jami’ Ar-Rasyiddin, Jamaah Masjid Istiqlal dan Mushalla Al-Azhar Loa Bakung. Jamaah berbondong-bondong menuju masjid dan mushalla sejak menjelang waktu dhuhur untuk melaksanakan shalat gerhana berjamaah sebagaimana pernah dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Memang, sehari sebelumnya pengurus masjid dan mushalla telah mengumumkan akan dilaksanakannya shalat gerhana pada hari Senin tanggal 26 Januari 2009 setelah Shalat Dhuhur menyesuaikan dengan informasi dari berbagai media yang menyebutkan bahwa fenomena alam itu akan terjadi mulai pukul 12.56 WITA.
Berita cacat itu telah membuat kesulitan bagi para pengurus masjid sehingga saling melakukan kontak untuk mencari info yang lebih akurat. Walaupun banyak sumber lain di media maya menyebutkan bahwa gerhana matahari akan terlihat dari berbagai tempat di Indonesia termasuk dari Samarinda Kalimantan Timur, rupanya ebagian pengurus masih lebih percaya dengan berita cacat yang dimuat koran terkenal di Samarinda itu.
Setelah berunding, maka jalan tengah diambil, disepakati untuk mengisi waktu dengan ceramah singkat dengan topik yang diangkat adalah ”Menyikapi Fenomena alam Gerhana”. Pengurus masjid tetap mempersilahkan nanti apabila memang gerhana terjadi akan dilaksanakan shalat.
H. Abdul Qoim SAg., MM. dalam ceramahnya di hadapan jamaah Masjid Jami’ Ar-Rasyidin berpesan bahwa dalam menyikapi fenomena alam gerhana agar segenap Ummat Islam meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Dikatakan selanjutnya bahwa matahari dan bulan adalah tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. Oleh karena itu jangan sampai manusia menyembah matahari atau menyembah bulan. Matahari dan bulan yang ada di alam itu beredar sesuai dengan ketentuan dan ketika posisi bulan berada tepat pada garis lurus antara bumi dan matahari, maka terjadilah gerhana matahari. Pada saat lain, ketika posisi bumi berada pada garis lurus diantara bulan dan matahari maka terjadilah gerhana bulan. Rasulullah Muhammad SAW telah mencontohkan pada saat terjadi gerhana matahari maka beliau melakukan shalat berjamaah, menganjurkan untuk bersedekah dan amal shaleh. Ketua Badan Pengelola Masjid Jami’ Ar-Rasyidin Ir. H. Ibnoe Nirwani, MM. juga hadir saat itu.
Ketika ceramah selesai, maka para jamaahpun kembali ke rumah masing-masing dengan masih menyisakan tanda tanya, betulkah bahwa gerhana matahari yang terjadi tidak dapat di lihat dari Samarinda? Jawabanpun diperoleh ketika melihat tayangan TV, berbagai stasiun TV mencantumkan teks berjalan bahwa gerhana matahari cincin dapat dilihat dari berbagai tempat di Indonesia termasuk dari Samarinda Kalimantan Timur.
Terbukti kemudian, ternyata pada sore hari gerhana matahari terlihat dari Samarinda. Telepon dan sms pun beredar memberitahukan tentang terlihatnya gerhana matahari dari berbagai tempat di Samarinda dan Bontang. Pengurus Masjid Istiqlal kembali menginformasikan melalui pengeras suara bahwa gerhana matahari telah terlihat dan mengajak jamaah untuk melaksanakan shalat sunat gerhana.
Adalah suatu pelajaran berharga bagi Ummat Muslim agar meningkatkan ilmu pengetahuan dalam berbagai hal termasuk astronomi agar tidak lagi mudah terkecoh dan terombang-ambing oleh berita menyesatkan yang cacat dan tidak akurat. Disarankan agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ormas Islam dapat menaruh perhatian dalam hal ini.
Adanya klarifikasi berita oleh Kepala BMG Stasiun Geofisika Balikpapan Ronny Wattimena (Kaltim Post 27/1-2009) memperjelas adanya cacat berita yang telah dimuat. M. Yunus, SH. Koordinator Seksi Ibadah dan PHBI Masjid Jami’ Ar-Rasyiddin Loa Bakung menyesalkan adanya berita yang menyesatkan ummat. Lebih dari itu Kunarso Sekretaris Umum Masjid Jami’ Nurul Huda Loa Bakung Samarinda menyarankan agar sumber dan media yang memuat berita cacat itu meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat. http://loabakungceria.blogspot.com.