<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Komentar di: Penyelesaian Masalah melalui Masalah</title>
	<atom:link href="http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/</link>
	<description>Cuma sekedar corat-coret</description>
	<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 15:11:56 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: nourez</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1865</link>
		<dc:creator>nourez</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Mar 2008 05:28:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1865</guid>
		<description>masalah...
yah masalah
saya pernah bilang ke seseorang, bahwa saya sedang punya masalah.
dan akhirnya dia pun berkata "jangan pernah lari dari masalah, tapi hadapilah masalah itu karena itu akan membuat kamu menjadi lebih dewasa"
Ouuugh...
aku jadi seperti lepas dari masalahku....
tapi emang benar, kita nggak boleh lari dari masalah kalau emang kita tidak mau dilabel "seorang pengecut"</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>masalah&#8230;<br />
yah masalah<br />
saya pernah bilang ke seseorang, bahwa saya sedang punya masalah.<br />
dan akhirnya dia pun berkata &#8220;jangan pernah lari dari masalah, tapi hadapilah masalah itu karena itu akan membuat kamu menjadi lebih dewasa&#8221;<br />
Ouuugh&#8230;<br />
aku jadi seperti lepas dari masalahku&#8230;.<br />
tapi emang benar, kita nggak boleh lari dari masalah kalau emang kita tidak mau dilabel &#8220;seorang pengecut&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Herianto</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1709</link>
		<dc:creator>Herianto</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2008 15:23:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1709</guid>
		<description>&lt;b&gt;@haniifa&lt;/b&gt;
Tapi jangan lupa juga...
Kita bisa menjadi lebih sigap karena adanya kerikil2 itu dan menjadi lebih semangat karena adanya batu besar itu.
Nah kalo ini. Ayo bisa ! :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>@haniifa</b><br />
Tapi jangan lupa juga&#8230;<br />
Kita bisa menjadi lebih sigap karena adanya kerikil2 itu dan menjadi lebih semangat karena adanya batu besar itu.<br />
Nah kalo ini. Ayo bisa ! <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: haniifa</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1707</link>
		<dc:creator>haniifa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2008 03:51:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1707</guid>
		<description>Salam,
Namun jangan dilupakan, kita selalu "terpeleset" oleh kericil, dan "terbentur" oleh batu besar.
Nah baiknya gimana ya ?!
Wassalam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam,<br />
Namun jangan dilupakan, kita selalu &#8220;terpeleset&#8221; oleh kericil, dan &#8220;terbentur&#8221; oleh batu besar.<br />
Nah baiknya gimana ya ?!<br />
Wassalam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Herianto</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1705</link>
		<dc:creator>Herianto</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2008 00:55:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1705</guid>
		<description>&lt;b&gt;@sitijenang&lt;/b&gt;
Iya deh gak usah dipecahkan... diselesaikan aja ya ... :lol:
Diselesaikan untuk dipecahkan ... atau
Dipecahkan untuk diselesaikan. 

Lha ini jadi masalah baru lagi. :mrgreen:
Huh... hidup ini penuh masalah ya jeng...  :D




&lt;b&gt;@deKing van de sibuk&lt;/b&gt;
Berarti dibutuhkan ilmu hitung untuk mengukur besaran masalah itu ya ... Bisa minta RUMUS nya dong pak ?  :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>@sitijenang</b><br />
Iya deh gak usah dipecahkan&#8230; diselesaikan aja ya &#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /><br />
Diselesaikan untuk dipecahkan &#8230; atau<br />
Dipecahkan untuk diselesaikan. </p>
<p>Lha ini jadi masalah baru lagi. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
Huh&#8230; hidup ini penuh masalah ya jeng&#8230;  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><b>@deKing van de sibuk</b><br />
Berarti dibutuhkan ilmu hitung untuk mengukur besaran masalah itu ya &#8230; Bisa minta RUMUS nya dong pak ?  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: deKing yang lagi-lagi sedang sibuk lagi</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1704</link>
		<dc:creator>deKing yang lagi-lagi sedang sibuk lagi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2008 17:56:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1704</guid>
		<description>Tetapi kata "sepele" itu sendiri bisa lahir karena dua kemungkinan Pak:
1. Memang benar2 kecil
2. Sebenarnya besar tapi kita tidak menyadari potensi di baliknya sehingga kita menyepelekannya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tetapi kata &#8220;sepele&#8221; itu sendiri bisa lahir karena dua kemungkinan Pak:<br />
1. Memang benar2 kecil<br />
2. Sebenarnya besar tapi kita tidak menyadari potensi di baliknya sehingga kita menyepelekannya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Jadi, Kita Sedang Berada Di Mana Neeh !?. &#171; Sains-Inreligion</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1703</link>
		<dc:creator>Jadi, Kita Sedang Berada Di Mana Neeh !?. &#171; Sains-Inreligion</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2008 17:52:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1703</guid>
		<description>[...] Lalu mengapa ya kita selalu berpikir bahwa kita dan dunia yang pasti kita tinggalkan ini menjadi selalu saja segalanya. Apalagi harta, seolah dan pasti harus kita kumpulkan sebanyak-banyaknya untuk anak cucu kita kelak. Seolah tidak pernah mati dan seolah anak-anak kita tidak bisa mencarinya sendiri untuk perutnya?. Mungkin kita memang gemar bermasalah dan mencari masalah?. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Lalu mengapa ya kita selalu berpikir bahwa kita dan dunia yang pasti kita tinggalkan ini menjadi selalu saja segalanya. Apalagi harta, seolah dan pasti harus kita kumpulkan sebanyak-banyaknya untuk anak cucu kita kelak. Seolah tidak pernah mati dan seolah anak-anak kita tidak bisa mencarinya sendiri untuk perutnya?. Mungkin kita memang gemar bermasalah dan mencari masalah?. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sitijenang</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1702</link>
		<dc:creator>sitijenang</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2008 16:17:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1702</guid>
		<description>lha kalo dipecah apa gak malah nambah masalah, pak? pecahannya jadi buuanyyak ntar... :mrgreen:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lha kalo dipecah apa gak malah nambah masalah, pak? pecahannya jadi buuanyyak ntar&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Herianto</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1699</link>
		<dc:creator>Herianto</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2008 13:04:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1699</guid>
		<description>&lt;b&gt;@mas Agor&lt;/b&gt;
Tentang istilah sepele itu, benar pak.
Saya juga takut tergelincir di hal2 yg sepele karena terayu ke hal2 yg besar.
Di sisi lain dari hari ke hari saya berharap mendapat tantangan yg lebih yang mendukung ke pembentukan diri ke arah yang lebih matang. 
Yang saya pikirkan tentang kenapa kemampuan diri kita tidak berkembang adalah, karena kita terjebak di masalah yang itu2 juga. 
Idenya : Hadapi tantangan yg lebih dari kemampuan anda... 
Apa ini hipotesis ya ?


&lt;b&gt;@Ram-Ram Muhammad&lt;/b&gt;
Begini pak kyai,
#jadi pengen nambah curhat lagi nih ke kyai

dulu waktu mahasiswa, saya dan beberapa teman sering diminta jadi ini, jadi itu, dan kebanyakan kami menolak. Alasannya adalah takut terganggu perkuliahan, malu kalo tanggungjawab tsb tidak dapat dilaksanakan dengan sempurna, dsbnya. Sekarang ada penyesalan. Kami baru memahami kalo ternyata potensi diri kita itu perlu dilecut oleh tantangan. Tantangan2 (tanggungjawab) di masa muda semestinya dihadapi sebanyak2nya demi menemukan potensi2 diri. 
Nah, saat ini, saat menyadari kenapa hal2 yg sederhana saja dapat mengganggu pikiran, jadi kepikiran kalo ini terjadi karena tidak punya tantangan yg lebih dari itu.
Intinya :  
"jangan terlampau sering menghindar dari tantangan, hadapilah, bahkan carilah terus tantangan yg lebih, dengan begitu pertahanan diri bisa jadi lebih"

&lt;i&gt;#Oh ya... ntar pak, permisi... mau pipis dulu &lt;/i&gt; :lol:


......


&lt;i&gt;#Selesai dari pipis&lt;/i&gt;
Benar juga pak Kyai, sebelum pipis tadi seperti ada masalah... dan sekarang masalah itu jadi plong. :)


&lt;b&gt;@erander&lt;/b&gt;
Iya bang : &lt;i&gt;La yukallifuLlahu nafsan illa wus'aha.&lt;/i&gt;

Kedewasaan, kematangan, pertahanan diri... dan cs nya muncul dari masalah2 yang telah kita hadapi.
Wah... intisari semua nih ...  :)



&lt;b&gt;@rozenesia&lt;/b&gt;
Nah ini baru nih...
Karena bakat meramal sering gak kesampaian, justru jadinya selalu dapat ‘tantangan yang lebih dari kapasitas sendiri’.
Apa ini yg namanya merendah, atau selalu menilai diri lebih rendah dari yg sesungguhnya. :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>@mas Agor</b><br />
Tentang istilah sepele itu, benar pak.<br />
Saya juga takut tergelincir di hal2 yg sepele karena terayu ke hal2 yg besar.<br />
Di sisi lain dari hari ke hari saya berharap mendapat tantangan yg lebih yang mendukung ke pembentukan diri ke arah yang lebih matang.<br />
Yang saya pikirkan tentang kenapa kemampuan diri kita tidak berkembang adalah, karena kita terjebak di masalah yang itu2 juga.<br />
Idenya : Hadapi tantangan yg lebih dari kemampuan anda&#8230;<br />
Apa ini hipotesis ya ?</p>
<p><b>@Ram-Ram Muhammad</b><br />
Begini pak kyai,<br />
#jadi pengen nambah curhat lagi nih ke kyai</p>
<p>dulu waktu mahasiswa, saya dan beberapa teman sering diminta jadi ini, jadi itu, dan kebanyakan kami menolak. Alasannya adalah takut terganggu perkuliahan, malu kalo tanggungjawab tsb tidak dapat dilaksanakan dengan sempurna, dsbnya. Sekarang ada penyesalan. Kami baru memahami kalo ternyata potensi diri kita itu perlu dilecut oleh tantangan. Tantangan2 (tanggungjawab) di masa muda semestinya dihadapi sebanyak2nya demi menemukan potensi2 diri.<br />
Nah, saat ini, saat menyadari kenapa hal2 yg sederhana saja dapat mengganggu pikiran, jadi kepikiran kalo ini terjadi karena tidak punya tantangan yg lebih dari itu.<br />
Intinya :<br />
&#8220;jangan terlampau sering menghindar dari tantangan, hadapilah, bahkan carilah terus tantangan yg lebih, dengan begitu pertahanan diri bisa jadi lebih&#8221;</p>
<p><i>#Oh ya&#8230; ntar pak, permisi&#8230; mau pipis dulu </i> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&#8230;&#8230;</p>
<p><i>#Selesai dari pipis</i><br />
Benar juga pak Kyai, sebelum pipis tadi seperti ada masalah&#8230; dan sekarang masalah itu jadi plong. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><b>@erander</b><br />
Iya bang : <i>La yukallifuLlahu nafsan illa wus&#8217;aha.</i></p>
<p>Kedewasaan, kematangan, pertahanan diri&#8230; dan cs nya muncul dari masalah2 yang telah kita hadapi.<br />
Wah&#8230; intisari semua nih &#8230;  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><b>@rozenesia</b><br />
Nah ini baru nih&#8230;<br />
Karena bakat meramal sering gak kesampaian, justru jadinya selalu dapat ‘tantangan yang lebih dari kapasitas sendiri’.<br />
Apa ini yg namanya merendah, atau selalu menilai diri lebih rendah dari yg sesungguhnya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rozenesia</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1698</link>
		<dc:creator>rozenesia</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2008 12:03:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1698</guid>
		<description>Bagi saya masalah adalah ketika apa yang saya harapkan tidak sesuai dengan kenyataan. Ya, sebuah ketimpangan antara harapan dan fakta. :P

Jika ketimpangan tersebut bisa saya ramalkan sebelumnya (hush, meramal itu haroooom :evil: ), mungkin itu bisa dikategorikan comfort zone saya. Tapi malangnya, 'bakat' itu nggak begitu maksimal dalam diri saya, sehingga seperti dipaparkan di sini, saya selalu dapat 'tantangan yang lebih dari kapasitas saya'. (seberapa sih kapasitas saya, setara dengan core 2 duo yah?)

Dan saya lebih manut (eh, apa bener manut atau gimana ya?) pada komentar Pak Sawali, sesuai porsinya. Walalu kadang masalah sepele saya hadapi berlebihan dan akibatnya...... muncullah masalah yang lebih besar. :lol:

Welcome to the chaos... 8O</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi saya masalah adalah ketika apa yang saya harapkan tidak sesuai dengan kenyataan. Ya, sebuah ketimpangan antara harapan dan fakta. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jika ketimpangan tersebut bisa saya ramalkan sebelumnya (hush, meramal itu haroooom <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_evil.gif' alt=':evil:' class='wp-smiley' /> ), mungkin itu bisa dikategorikan comfort zone saya. Tapi malangnya, &#8216;bakat&#8217; itu nggak begitu maksimal dalam diri saya, sehingga seperti dipaparkan di sini, saya selalu dapat &#8216;tantangan yang lebih dari kapasitas saya&#8217;. (seberapa sih kapasitas saya, setara dengan core 2 duo yah?)</p>
<p>Dan saya lebih manut (eh, apa bener manut atau gimana ya?) pada komentar Pak Sawali, sesuai porsinya. Walalu kadang masalah sepele saya hadapi berlebihan dan akibatnya&#8230;&#8230; muncullah masalah yang lebih besar. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Welcome to the chaos&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_eek.gif' alt='8O' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: erander</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1697</link>
		<dc:creator>erander</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2008 07:31:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/2008/01/12/memecahkan-masalah-dengan-masalah/#comment-1697</guid>
		<description>Jadi benar kan pak .. bahwa Tuhan tidak akan memberi cobaan yang tidak dapat ditanggung oleh umat-Nya??

Dan .. seseorang menjadi dewasa, bukankah karena proses menyelesaikan masalah. Jika ga pernah memecahkan masalah, biasanya, cenderung ke kanak2an pak. Benar begitu ya pak??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi benar kan pak .. bahwa Tuhan tidak akan memberi cobaan yang tidak dapat ditanggung oleh umat-Nya??</p>
<p>Dan .. seseorang menjadi dewasa, bukankah karena proses menyelesaikan masalah. Jika ga pernah memecahkan masalah, biasanya, cenderung ke kanak2an pak. Benar begitu ya pak??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
