Apa Kabar Mekatronika
19 Desember, 2007 oleh Herianto
Dari Pelatihan 5 (lima) hari penuh ini
Hari Rabu ini (19 Desember 2007) adalah hari terakhir pelatihan mekatronika yang diadakan di kampus kami yang kegiatannya sudah dimulai sejak 14 Desember 2007, yaitu 5 (lima) hari sebelumnya. Mulanya saya berpikir kalo ini bukan bidang (minat) saya [lagi], karena pada akhir-akhir ini minat akademik saya lebih cenderung ke bidang IT. Tetapi oleh karena pelaksanaannya menggunakan ruangan [lab] dimana saya biasa “bertengger” alias menghabiskan waktu kalo lagi ngantor eh ngampus, ya mau tak mau harus ikut2 an juga mempersiapkan beberapa hal yang perlu dibenahi. Saya tentu saja sebagai “penguasa” ruangan lab cukup bercerah-ria. Apa lacur ? Karena dengan adanya kegiatan tersebut suasana lab saya jadi dibenahi dan saat ini sedikit lebih “Wah”deh untuk ukuran laboratorium Perguruan Tinggi Swasta. Gmana tidak dibenahi, pelatihan ini dipromotori oleh sebuah Organisasi Islam yang kiprahnya bagi kemajuan Pendidikan dan Kebudayaan [Islam] cukup bagus. Kali ini mereka membawa 2 (dua) nara sumber di bidangnya, yakni : seorang Ph.D di bidang mekatronika bersama Profesor -nya yang berasal dari Bogazici University.
Waktu untuk kegiatan yg cukup padat (pagi s/d sore) membuat saya kehilangan keberlebihan untuk membuat postingan baru bahkan untuk sekedar melakukan blogwalking pun menjadi kurang berhasrat padahal online terus.
—
Apa Yang Didapat
Mekatronika merupakan sinergi dari bidang mekanikal (mesin), elektronika dan kontrol berbasis komputer. Kenapa di negeri kita bidang ini kurang berkembang penerapannya ? Ah, belum tentu juga kurang berkembang, sebenarnya berbagai jenis industri sangat membutuhkan keahlian ini untuk mengatasi berbagai problem kontrol - nya. Tetapi secara akademik belum banyak perguruan tinggi di Indonesia yang siap membuka bidang ini sebagai jurusan khusus kecuali sebatas mata kuliah atau sebagai bagian dari materi kuliah saja.
Materi yang diberikan sebenarnya bagi yg pernah mendapat kuliah mekatronika biasa-biasa saja. Pembicaraan dimulai dari masalah : Sistem Kontrol yg diiringi dengan workshop menggunakan Matlab. Lumayan untuk mengenang ke “perkasaan” Matlab waktu pascasarjana dulu. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi masalah-masalah di Image processing yg dikaitkan ke Vision Machine. Workshop menggunakan matlab selalu digunakan untuk mencobakan kemampuan pengolahan image dan pengenalan vision dari Matlab. Sebagai lanjutan sistem kontrol pada pelatihan ini juga diberikan materi PLC (Programming Logic Control), Robotic dan akhirnya SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition). Mungkin garis besarnya begitu aja kira2 materi2 yg dibahas pada pelatihan itu.
Lumayan, karena tentu ada beberapa informasi baru. Tetapi bagi teman2 lain yg terdiri dari dosen2 berbagai perguruan tinggi di Jakarta, Bogor dan Yogyakarta tersebut, mungkin materi yg diberikan semacam refresh saja. Ah… gak tau juga …
Yang jelas ternyata letih juga walau jenis aktivitas nya kebanyakan cuma melihat, mendengar dan sekali- sekali saja ikut bicara. Tetapi keletihan tersebut sedikit terobati tatkala diberitahu setiap peserta pelatihan bakal mendapat jatah dollar dari pelaksana. Dasar mata duitan semua. Wow, kok bisa ? Hebat juga ya … Mau tau gak dapat berapa ?
—
Sebelumnya acara yg ditutup Rabu 19 Desember 2007 itu sempat muncul sedikit polemik. Pasalnya ternyata beberapa peserta ada yang [memilih] melakukan shalat idul adha di hari Rabu pagi itu, padahal aturannya tidak boleh absen sekali pun. Tapi tentu ada kebijaksanaan, beberapa dari peserta di “ikhlas” kan saja untuk terlambat mengikuti session pertama di hari terakhir itu.
—
Apa lagi ya ? Ah rasanya sudah gak ada lagi yg pantas disampaikan. Ya sudah… ngoceh kali ini anggap aja iseng2 padahal kali lain juga . Sudah seminggu penuh blog ini ditinggalkan begitu saja oleh sang pemiliknya.
—
Oh… ya, selamat merayakan idul adha … Semoga kurban-kurban itu tidak sekedar mengalirkan darah merah segar yg berceceran.












Dapat berapa dollar pak?, makan-makan donk.
Herianto :
Iya… makan2 yuk pak …
Lumayan kan untuk nambah2 dana kurban …
bikin Kaleidoskop-Blog™ yuk… Liat contohnya di
http://alief.wordpress.com/
Salam,
Saya sich, bersyukur kepada Allah, bahwa bangsa ini belom sanggup membuat otomatisasi kerjaan.
Terbayang disamping pengangguran yang menjubel, tidak kurang dan tidak lebih jika terjadi otomatisasi maka mau nggak mau mesti banyak yang di “PHK”, misalnya perusahaan “dodol” pakai robot.
eh ..he..he dilema ya mas Heri
Wassalam.
@haniifa
Ada benarnya sih …
Tapi kalo pun tidak utk di negeri sendiri kan bisa juga teknologi ini di export misalnya ke luar negeri… kalo sekira kita bisa menguasai … #mulai mengkhayal