Para blogger itu kebanyakan ternyata orang-orang yang BERLEBIHAN, Waspadalah, Waspadalah… !
28 Nopember, 2007 oleh Herianto
Kebanyakan blogger ternyata orang-orang yang berlebihan ? Ya benar. Secara tidak sengaja hal ini ter-identifikasi dengan cukup meyakinkan.
—
Sulit untuk membantah fakta bahwa kbanyakan para blogger itu ternyata memang benar-benar orang yang berlebihan. Pertama, berlebihan dalam hal ketersediaan bandwidth, kedua berlebihan dalam hal waktu, lalu [dan/atau] seterusnya berlebihan dalam hal uang, juga [tentu saja harus] berlebihan dalam hal ide dan akhirnya berlebihan dalam hal … apalagi ya… ada tambahan atau usulan lain… ?
—
Anda yang berlebihan dalam hal bandwidth jika tidak [ikut2an] ng-blog, rasanya kok go-blog tenan…
. Ini serius. Tau kenapa ? Untuk apa kelebihan bandwidth itu anda manfaatkan ? Untuk mendunlod lagu2 (mp3), mendunlod film (dvd), mendunlod software2 gratisan, atau paling tidak untuk maen game OL doank. Mending mana ya, ketimbang dimanfaatkan untuk menyebarkan faham sesat ? ![]()
—
Anda yang berlebihan waktu mau apa lagi ? Eeh.. tapi tunggu dulu. Serius nih ada yang kelebihan waktu… Rada aneh aja ya kayaknya di jaman yang se “gawat“ ini ada orang yang bisa2nya kelebihan waktu. Bukankah seorang pentolan aktivis pernah berkata bahwa : “Waktu yang tersedia sangat sedikit dibandingkan kewajiban2 yang ada“. Bukankah ini yang mengkonsekuensikan kita untuk bekerja secara team work, ber-amal jama’i, berorganisasi, dan seterusnya yg menyiratkan kepentingan kerja sama. Dengan bersama2, pekerjaan yg sejibunan jika dikaitkan dengan terbatasnya waktu yang tersedia, menjadi dapat dikompromikan. Lalu, kok ada yg kelebihan waktu ya, kok bisa ? Kok.. kok …
Tampaknya alasan yg satu ini harus terdiskualifikasi. Blogger itu bukan orang2 yang kelebihan waktu, tetapi lebih kepada orang2 yang dapat mengatur waktu sehingga ada kesempatan buat ngblog, atau bisa juga orang2 yang sukanya menghabis2kan waktu percuma, padahal ada yg lebih penting, bahkan bisa jadi para pencuri waktu, misalnya pencuri waktu kerja atau waktu [kepentingan] kuliah. Untuk yang terakhir ini, saya gak berani tunjuk hidung …
—
Anda yang berlebihan uang, ayo ngblog dong. Lha untuk apa ? Tentu untuk nyewa bandwidth, mosok nyolong terus dari kantornya. Atau untuk biaya “ngetem“ di warnet, buat beli pulsa, dan sebagainya. Ada pikiran2 selintas dan/atau ide2 yang brilyan tidak disangka2 yang perlu disesatkan diluruskan melalui keikut-sertaan di arena blog ini. Tapi rasanya, kalo dengan uang saja, tanpa ada “lintasan noktah“ dari kepala kita, niat ngblog ya bisa jadi… gagal.
Ya sudah, kalo gak punya ide nikmati aja “keberlimpahan” uang tersebut untuk browsing doang dan mendampar (atau terdampar ?) dari satu belantara ke belantara lainnya ![]()
—
Untuk anda yang berlebihan ide, nah ini dia.
Lha ide anda itu untuk apa ? Untuk diunjuk-gigikan, di-share-kan, di-cucur-hati-kan (curhat) ke kawan2.
“Ah.. mending bikin buku, atau mem-publish tulisan di jurnal aja.”
Ya.., yang beginian juga silahkan. Tapi keberadaan publikasi ide yang secemerlang fasilitas blogging ini sebaiknya dijajal juga. Gak ada salahnya kan ?
—
Kepada Pecinta
Kalo anda termasuk pecinta kebebasan ide, pecinta kebebasan berdiskusi, pecinta ngobrol gaya gaul sekali pun dan pecinta di aspek2 komunikasi lain, maka inilah sarana terbaik di era kita.
—
Sejauh ini sarana blog juga sukses digunakan oleh sebagian orang untuk mengembangkan bahkan mengalihkan strategi pemasarannya yg kurang optimal di dunia lain. Lho ? Memang apa yang dapat dipasarkan di sarana blog ? Wow… banyak.
Anda bisa memasarkan “dagangan” anda seperti : memperkenalkan produk perusahaan (ekonomi), membangun citra partai (politik), menyebarkan pemahaman aliran sesat (ideologi), menonjolkan kehebatan suku/ras anda (sosial budaya), dan seterusnya dan seterusnya.
Jika anda malu-malu dengan identitas diri sendiri, atau ada target2 lain yang dipertimbangkan, anda bisa men-setup identitas baru, dan menggunakan identitas tersebut dengan “aman” di rimba raya blogging tersebut.
—
Waspadalah… waspadalah
Jika anda merasa bukan orang2 yang berlebihan seperti termaktub di atas, maka sebaiknya tahan diri dulu, tunda untuk blogging. Waspadalah, waspadalah…
Perhatikan petunjuknya :
“Untuk menjadi blogger, kita memang harus berlebihan”


Loh, katanya yang berlebihan itu bid’ah™ loh Pak?
… ndak berlebihan kalo pertamax kan ya…
@Amed
Setahu saya yg dilarang itu bersikap : ghuluw .
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata memperingatkan umatnya dari perbuatan ghuluw:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِيَّاكُمْ وَالْغُلُوَّ فِي الدِّيْنِ فَإِنَّهُ أَهْلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمُ الْغُلُوُّ فِي الدِّيْنِ
“Wahai manusia, hati-hati kalian dari perbuatan ghuluw dalam agama, karena sesungguhnya yang telah membinasakan umat sebelum kalian adalah ghuluw dalam beragama.” (HR. Ahmad dan An-Nasa`i)
Lha… respon-nya OOT ya …
Biarinlah, yang penting dah nyebar satu hadist …
—————
#sambil nglirik p deKing nan nun jauh di sana …
Hiatus adalah pilihan bagi mereka2 yg merasa sudah tidak berkelebihan lagi …
#Lha ini juga respon OOT ya
Dan hebatnya, yang sempat2nya ngurus banyak blog, adalah orang2 yg sangat berlebihan …
Lah komen saya juga OOT kok
*Ngelirik daftar blog di dashboard*
*tertunduk malu*
Pak Heri baru aja menciptakan slogan baru nih.
Waduh, kalau kebaca para calon bloger, bisa2 mereka surut nggak jadi bikin blog, Pak, hehehehe
Tapi memang idealnya ngeblog memang harus diniati sejak awal karena memiliki kelebihan.
@Amed
Bersyukurlah menjadi orang yang sangat berkelebihan …
@P Sawali
Ya pak, untuk menjadi blogger, kita memang harus berlebihan…
Saya sendiri masih bingung dengan istilah : kelebihan, berlebihan dan berkelebihan …
Kayaknya untuk kasus ini lebih pas pake istilah ‘berkelebihan’ ya pak …
Lho kok ?
Berlebihan itu nggak efektip - dan Bung, blog anda tidak berlebihan. Banyak saya temui blog orang Indo membuka ruang untuk dikomentari, tapi link dari si pemberi komentar dihapus. Itu namanya berlebihan. Saya lebih cenderung mengangap orang yang bikin blog semacam itu orang idiot.
@intelefone123
Lho, kok sampean sendiri gak ngasi link nya nih, ntar dikira saya yang ngapus lagi, saya kan orang Indo …
welgedewelbeh
Tergantung juga ya…
Kang Heri, apakah tulisan njenengan pun merupakan bentuk dari kelebihan pola pikir si blogger itu sendiri?…. hehehe
Maksude?
aku pengen ngutip omongan first Lady Amrik:
[Eleanor Roosevelt (1884–1962), mantan First Lady AS ]
Satir ini! Satir!
*Heboh berlebihan sendiri*
berlebihan narsisnya, pak
nambahin itu saja
-salam kenal dulu ah-
Ah masak sih… saya orang yang kekurangan kok.
Kekurangan nasehat, kekurangan kritik, kekurangan kebaikan, dan banyak kekurangan lain….
Makanya saya nge-blog supaya dapat mengejar kekurangan2 itu…
Kalau saya kayaknya malah kekurangan Bang, kekurangan gawean
lebih-lebih pak heri ini berlebihan dalam memuji para blogger yang berlebihan itu. akibatnya, nantinya blog yang berlebihan itu akan membuat postingan yang berlebih dan mengakibatkan pengunjung berlebihan,
nah,lho!
*OOT*
bagi aku bukan berlebihan tetapi kelebihan yang ditampilkan
GPD
@mulut
Tergantung apa ya ?
@Kurt
He.. he apa maksudnya semacam pemikiran meta gitu ya pak ?
Gmana kalo judul postingan langsung memakai nama orang lain … Akhir2 ini kan antosalafy sering jadi pembicaraan…
@manusiasuper
Terima kasih atas pujiannya …
@reza
Apa iya ya ?
#Mulai melakukan blogwalking untuk menyelidiki …
@alief
Memang seringkali dua titik ekstrim (ex. kelebihan vs kekurangan) bertemu di satu titik …
Apa salafy dan liberal ada pertemuannya juga ya ?
@Dee
Kacia…n deh lu…
@abee
Ya saya setuju… semua blogger itu berlebihan… gitu kan, he he he ?
@GRaK
Maksudnya sih begitu …
Luthfi
Adduh… kuper aku nih… gak tau kepanjangannya …
Wah gawat Pak kalau begini. Jadi blogger itu kegiatan yang tidak Islami dong…
@sora9n
Kata ustadz deKing, jangan membaca ayat sepotong2 ya.. !
http://deking.wordpress.com/2007/02/07/oknum-umat-islam-melakukan-blunder/
#Kmana ya ini orang ? Oh iya, lagi kehilangan “keberlebihan” …
Bila perlu baca juga manual book, eh.. hadist termaktub di comment #2 …
#Perasaan baru itu ada tulisan arab di blog ini …
Kalo masih diperselisihkan juga, kita tunggu aja fatwa MUI …
Ayo …!
@ Herianto
Wakss…. ampuun…
*sembah sujud, kena sepet*
Wah, bukannya saya hendak memutilasi ayat™ pak Ustadz… justru karena saya kurang paham ayat, makanya saya di sini menanyakan pendapat saya itu…
*wah, kok jadi gini*
*mengendap-endap, kabur*
Herianto :
Oh, kalo gitu jawaban ngLesnya begini : Blogger itu pada mulanya adalah orang2 yg berlebihan, kemudian mereka ngblog sehingga keberlebihannya tersebut ternetralisir atau termanfaatkan.
@ Amed
@ Herianto
Good posting ..
Herianto :
Terima kasih bang …
@pak sawali
sepakattt!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
*cari-cari anto untuk bikin banner*
Herianto :
Anto itu siapa sih mas ?
wah kerasa kayak di lapangan waktu ada kampanye pak
ntar masanya teriak “waspadaaaaaaaaaa”
jangan2 lagi ada pemilihan Presiden WordPress nih
sayah kekurangan benwit tapi berlebihan kesempatan untuk nge-blog
Herianto :
Kampanye ?
Ah, almas sekarang pola pikirnya kayak orang politik aja…
Gak percaya kalo kamu kekurangan bandwidth, apa buktinya.. Ayo…!
hetrik aja ah.. lama ga
berkelebihan commenthetrik di halaman pak dosenHerianto :
Hetriks = berlebihan.
Benar kan ? Blogger itu suka berlebihan..
Hehehehehe…
Saya ngeblog karena kelebihan
waktu dan bandwidthtetapi saya istirahat ngeblog juga karena kelebihankerjaan…YA begitu banyak “kelebihan” yang saya miliki ternyata dan satu “kelebihan” yang sungguh2 berat untuk saya pikul adalah kelebihan kekurangan sebagai akibat dari kekurangan kelebihan yang saya miliki
Herianto :
Dasar orang matematik, bukan cuma angka2 nya saja yang buat bingung, kata2 nya juga harus dibaca berulang2 …
#Tapi benar juga ya …

sayah kelebihan BB nih
Herianto :
Apa ngblog salah satu cara untuk diet ya … ?
Nuwun sewu kang Heri,
Heks..heks…iso-iso wae sampeyan kuwi Kang. Lah..emang kayaknya gitcu yah…tapi prinsipnya para Blogger banyak kelebihannya sampai-sampai rela ikutan BARISAN MASAL nasabah WARNET dengan kost lumayan hik..hnaya untuk melampiaskan bakat nulis, crito pengalaman….tapi, ada tujuan dibalik semua itu kan…SIAPA TAHU BERMANFAAT buat sapodho-padhane…gimana Kang Heri…akur..??
Salam Kenal ah…nrocos..cos..
makasih wedang Jahenya legi tenan Kang.
salam
dari Padepokan Borneo Timur
Herianto :
Semoga ngblog bermanfaat… dunia-akhirat.
Salam kenal juga.
[...] Bogazici University. Waktu untuk kegiatan yg cukup padat (pagi s/d sore) membuat saya kehilangan keberlebihan untuk membuat postingan baru bahkan untuk sekedar melakukan blogwalking pun jadi kurang interested. [...]
Kalo orang kekurangan itu ngeblog, jadinya timbul sisi negatif itu yah pak
Herianto :
#moderat mode on
Bisa ya bisa tidak …
[...] [1] Meminjam kata-katanya Pak Herianto di salah satu post beliau. [...]
Capenya juga jadi ebih
Herianto :
Namanya jadi : berlebih di Keberlebihan…
waduh…saya juga punya kelebihan tuh…
kelebihan lemak…
Herianto :
Ingat Chik… Seleb gak boleh kelebihan lemak lho … Ayo diet
ngblog…Berlebihan, Hah…
Saya di rumah pakai “IndosatM2″, kalau nggak di pakai….tetep musti bayar…trust apa nggak mubazir !?
Kalau di kantor sih kadang curi-curi waktu
melebihkan aja
Hehehe…setuju sih…dan kelebihan itu harus dibagi kepada yang “merasa” kekurangan.
Salam kenal pak…
kelebihan rokok, kelebihan kopi
Bener juga masalah kelebihan…
memang aku ini juga kelebihan waktu luang.
Gak tahu apa yang mesti dilakukan sehari-hari
daripada gak ada kerjaan,
ya, jadinya gabung dengan komunitas blogger..