Tak Mesti Menunggu, Saatnya : Rabu, 8 Agustus 2007
Ini pertanyaan menggelitik dan cukup sensitif. Tapi boleh dong coba2 analisa siapa bakal pemenangnya ? Tidak seperti yang dilakukan oleh LSI, fakta dan argumennya [tentu] harus valid agar tidak terlihat condong mendukung salah satu pilihan yang ada yang dapat mempengaruhi pemilih netral dalam mengambil keputusan rasionalnya.
Mmm…, menurut saya begini,
Sudah tentu pemenangnya adalah perguruan tinggi yang selama ini telah terbukti melayani mahasiswanya dengan baik, memiliki kelengkapan sarana dan prasarana cukup, yang memungkinkan bagi para mahasiswanya memperoleh dan melakukan pembelajaran dengan seoptimalnya.
Lha…, apa2 an ini ? Sabar dong, silahkan terus membaca ? Mau ?
Perguruan tinggi yang sekedar sibuk promosi dengan menghamburkan iklan, brosur dan spanduk di jalan2 pasti akan kecewa. Kenapa kecewa ? Karena para calon mahasiswa dan orang tua di DKI Jakarta kbanyakan merupakan komunitas cerdas yang tidak mudah tertipu dengan sekedar slogan dan iklan2.
Promosi yang paling signifikan adalah promosi yang disampaikan secara alami oleh mereka2 yang telah merasakan bagusnya produk yang dipromosikan tadi. Segencar apa pun promosi, hasilnya akan mengecewakan jika sebelumnya tanpa bukti, jika sebelumnya tanpa bukti. Masyarakat Jakarta pasti akan mengejar informasi yang sebenarnya karena teknologi informasi dan transportasi sudah sangat memungkinkan bagi mereka untuk menyelidiki berbagai fakta dari promosi itu. Penyebaran opini negatif tanpa dasar (black campaign) terhadap pesaing, justru bisa jadi blunder (serangan balik) bagi pelakunya.
Kok gak nyambung ya ? Mau nyambung ? Teruskan…
Ada banyak pilihan yang dapat anda pertimbangkan untuk memulai kuliah di kota Jakarta. Pilihan itu bisa berdasarkan faktor kualitas belajar di tempat itu, bisa juga berdasarkan faktor kemampuan ekonomi anda, bisa juga berdasarkan faktor lokasi, bahkan ada juga karena faktor dekatnya pertemanan.
Jika Pilihan kuliah anda (Pilkada) adalah DKI Jakarta, tentu ada sisi baik dan buruknya. Baiknya adalah karena kota Jakarta dapat dikatakan sebagai pusat informasi sehingga boleh juga disebut sebagai pusat beredarnya para ilmuan dan pengetahuan. Buruknya adalah di kota ini berbaur berbagai karakter klimaks manusia. Di sini ada manusia terbaik sekaligus manusia terbuas di negeri ini.
Mau menentukan PILKADA (PILihan Kuliah AndA) di kota Jakarta atau maunya di kota lain, itu adalah hak anda.
Demokrasi membuat kita memiliki kebebasan.
Selanjutnya, ya terserah anda aja.
Saya cuma pengen mengatakan :
“Ayo benahi Jakarta” karena “Jakarta untuk kita semua”.
Tidak memiliki pilihan, berarti anda memutuskan untuk tidak kuliah. Jika anda terus menanti2 perguruan tingi yg 100% ideal sehingga anda menunda masa kesempatan kuliah kali ini, maka dipastikan anda akan menyesal.
Sederhana sajalah ?
Kenapa mesti GOLPUT, teman2 ?
Iseng nih, jadi mutar2, ma’af da..h
Sumber inspirasi :
- Pribahasa : “Sekali mendayung, tiga empat pulau terlampaui”
- Universitas Darma Persada
- http://www.adang-dani.com
- http://bangfauzi.com
- Pilihlah, jangan terpaksa, apalagi terpaksa tak memilih ! Kecuali jika anda merasa keyakinan/aqidah anda tergoresi… Saya tidak dalam posisi mengajak yg seperti ini.
Ayo benahi Jakarta, nah lho…
#Yah…, narsis juga nih
please dong ah….
NB :
Oh ya, salam hormat saya buat teman2 yang mengelola situs ini, juga situs ini.
HasbunaLlah wa ni’mal wakil












Pengalaman adalah guru yang paling baik. Baca pengalaman yang sudah-sudah. Ambil kesimpulan. Buat keputusan, dan…Tawakkalah.
Kalau menurut saya, di atas kertas (hitungan matematis) Cagub No.2 punya kans yang lebih besar, karena semua ParPol berkoalisi , sedangkan untuk Cagub No.1 hanya single fighter.
Unpredictable ….
yang penting siapa pun terpilih nanti sama2 kita dukung untuk dapat membenahi Jakarta, karena Jakarta untuk semua. (He…He…)
Salam,
aku justru malah tertarik dgn ungkapan anda :
—Saya cuma pengen mengatakan :
“Ayo benahi Jakarta” karena “Jakarta untuk kita semua”.—
hahahaha….
sepertinya ada pesan2 implisit di situ…
Salam kenal…
Peace !
“Ya Allah berilah kemenangan bila menurut-Mu baik bagi kemaslahatan bangsa, umat dan agama-Mu, dan berilah kekalahan bila menimbulkan kemudhoratan bagi bangsa, umat dan agama-Mu, kami ikhlas menerimanya. Engkau Maha Mengetahui atas segala sesuatu….” [by Anis matta]
Pak Heri, saya dah buat blog di wordpress juga tapi saya masih bingung gmn cara kerjanya. trus kalo mo buat link - link seperti yang ada di blog bpk ini gmn ya. tlg ya pak. thxs. Diana Novita.
GOLPUT kayaknya yg MENANG
Selamat sore pak!!gimana kabarnya? Sehat2 aja kan pak!?
ini mahasiswa bapak dari jayanusa
Nama : Crido Cahyono
NoBp : 0310009
STMIK JAYANUSA PADANG
Tugasnya cuma 2 atau semuanya? (tapi saya ikut kuliah n perhatikan apa yang bapak terangkan) tapi saya bingung, temen2 ada yang bilang cuma 2 aja.mana yang betul pak!? Matur Nuon Pak (PuJaKeSuma = Putera Jawa Kelahiran Sumatera)
Pak blog bapak kok rada gersang sich!? seharusnya, walaupun untuk ruang diskusi, tolong diberi hal - hal yang segar dan menghibur tapi jangan pake gambar orang miskin busana ya pak!? (becanda kok pak!?). klo bisa diberi candaan, biar otak rada segar dikit? klo bapak gak da bakat humor, ajak aja teamlo untuk mengisi candaan. siapa tahu Giginya BenjoVi bisa nyangkut diBlog bapak. he he he he jangan marah ya pak Please!?