<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Komentar di: POLISI, ummat Islam dan kritik liberal</title>
	<atom:link href="http://herianto.wordpress.com/2007/06/28/polisi-ummat-islam-dan-kritik-liberal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://herianto.wordpress.com/2007/06/28/polisi-ummat-islam-dan-kritik-liberal/</link>
	<description>Cuma sekedar corat-coret</description>
	<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 15:15:08 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Herianto</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2007/06/28/polisi-ummat-islam-dan-kritik-liberal/#comment-328</link>
		<dc:creator>Herianto</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jul 2007 14:02:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/2007/06/28/polisi-ummat-islam-dan-kritik-liberal/#comment-328</guid>
		<description>@Fadli
Wah Fadli pake istilah PKI nih, kan sudah tammat tuh ... Emang masih hidup ? Masih ya ide2 nya ...

"Asbabun nuzul" postingan begini :
Saya kasian aja dengan pak POLISI kita yg kadang2 jadi tunggangan Amerika cs.
Tindakan Teroris jelas salah, tapi jgn dengan target mbasmi teroris lalu disambilkan hendak mbasmi Islam. Saya yakin kebencian Bush dan keluarganya terhadap Islam ikut menggiring tindakan2 politisnya.
Mnurut saya kita bodoh kalo terus mmusuhi pihak militer yg notaben pemegang kekuatan secara ril (senjata). Kita tidak mnutup mata kalo pelakon militer tercitra kotor, baik tangannya maupun kjujurannya (terutama polisi).
Saya setuju waktu sejumlah politisi kita mndekati militer dalam bekerja di jalur politisnya (istilahnya dulu kan ada Tentara Hijau). AR pernah mendekati  prabowo, teman pks sempat mndekati wiranto dan dalam pilkada Jkt ini pun mereka pertama sekali mendahulukan militer dengan bharap dari kkuatannya. Pertama saya dengar yg didekati Syafri Syamsuddin (TNI), ..., lalu KAPOLRI dan akhirnya yg jadi WAKA POLRI : Adang Dj.
Tak mudah menemukan orang2 kuat (militer) yg hanif, katakanlah benar bahwa semuanya tentu ada cacat atau bkotoran.

Jujur saja, ada unsur kampanye dalam postingan ini, dengan pengertian menyampaikan alasan2 kebaikan yg saya tahu ttg kenapa pak Adang yg mereka pilih.

Lalu sejumlah kelompok (partai lain) berprasangka "akbar" bahwa teman2 struktural pks diuluri uang yg berlimpah, sehingga ktika mereka minta jatah tapi pks tak menggubrisnya, maka larilah mereka ke yg mau mberi. :-) Ma'af saya mendengar langsung dari tim kampanye kelompok Foke ttg ini. "Mereka ibarat semut yg berkrumun di seonggok gula", lalu mereka berdalih bahwa krumun mereka karena hendak mjegal bibit2 anti keragaman, sementara di sebagian krumun itu pun turut serta kekompok yg semisal dengan pks, tapi tak punya kader militan. lalu apa alasan mreka ssungguhnya ... :-(
Inti gerakan ini adalah GOLKAR, yg paling faham ttg partai potensial yg dapat mjegalnya di kemudian. Aksi2 nya belakangan mperlihatkan hal ini. Demikianlah akibat mereka menganut pemahaman "Politik adalah kotor".
Lagi2 ini : 
http://herianto.wordpress.com/2007/04/12/politik-dan-%e2%80%9ckotoran%e2%80%9d-itu/

Sebenarnya tidak mesti Adang, kebetulan KAPOLRI mengusulkan Adang waktu dia yg diminta dgn sejumlah kbaikan yg direkomendasi-nya dan kehanifan yg mampu terselidiki.

Masalah apakah Adang 100% bersih atau apakah sudah 100% amalan Islam-nya, tentu tidak. Tapi meng-akomodasi kriteria : kebersihan, kekuatan, dan kemauan bekerjasama, itu yg saya dengar menjadi ukuran dalam mencari "mutiara" di timbunan kotoran, istilahnya.


Wallahu a'lam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Fadli<br />
Wah Fadli pake istilah PKI nih, kan sudah tammat tuh &#8230; Emang masih hidup ? Masih ya ide2 nya &#8230;</p>
<p>&#8220;Asbabun nuzul&#8221; postingan begini :<br />
Saya kasian aja dengan pak POLISI kita yg kadang2 jadi tunggangan Amerika cs.<br />
Tindakan Teroris jelas salah, tapi jgn dengan target mbasmi teroris lalu disambilkan hendak mbasmi Islam. Saya yakin kebencian Bush dan keluarganya terhadap Islam ikut menggiring tindakan2 politisnya.<br />
Mnurut saya kita bodoh kalo terus mmusuhi pihak militer yg notaben pemegang kekuatan secara ril (senjata). Kita tidak mnutup mata kalo pelakon militer tercitra kotor, baik tangannya maupun kjujurannya (terutama polisi).<br />
Saya setuju waktu sejumlah politisi kita mndekati militer dalam bekerja di jalur politisnya (istilahnya dulu kan ada Tentara Hijau). AR pernah mendekati  prabowo, teman pks sempat mndekati wiranto dan dalam pilkada Jkt ini pun mereka pertama sekali mendahulukan militer dengan bharap dari kkuatannya. Pertama saya dengar yg didekati Syafri Syamsuddin (TNI), &#8230;, lalu KAPOLRI dan akhirnya yg jadi WAKA POLRI : Adang Dj.<br />
Tak mudah menemukan orang2 kuat (militer) yg hanif, katakanlah benar bahwa semuanya tentu ada cacat atau bkotoran.</p>
<p>Jujur saja, ada unsur kampanye dalam postingan ini, dengan pengertian menyampaikan alasan2 kebaikan yg saya tahu ttg kenapa pak Adang yg mereka pilih.</p>
<p>Lalu sejumlah kelompok (partai lain) berprasangka &#8220;akbar&#8221; bahwa teman2 struktural pks diuluri uang yg berlimpah, sehingga ktika mereka minta jatah tapi pks tak menggubrisnya, maka larilah mereka ke yg mau mberi. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> Ma&#8217;af saya mendengar langsung dari tim kampanye kelompok Foke ttg ini. &#8220;Mereka ibarat semut yg berkrumun di seonggok gula&#8221;, lalu mereka berdalih bahwa krumun mereka karena hendak mjegal bibit2 anti keragaman, sementara di sebagian krumun itu pun turut serta kekompok yg semisal dengan pks, tapi tak punya kader militan. lalu apa alasan mreka ssungguhnya &#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /><br />
Inti gerakan ini adalah GOLKAR, yg paling faham ttg partai potensial yg dapat mjegalnya di kemudian. Aksi2 nya belakangan mperlihatkan hal ini. Demikianlah akibat mereka menganut pemahaman &#8220;Politik adalah kotor&#8221;.<br />
Lagi2 ini :<br />
<a href="http://herianto.wordpress.com/2007/04/12/politik-dan-%e2%80%9ckotoran%e2%80%9d-itu/" rel="nofollow">http://herianto.wordpress.com/2007/04/12/politik-dan-%e2%80%9ckotoran%e2%80%9d-itu/</a></p>
<p>Sebenarnya tidak mesti Adang, kebetulan KAPOLRI mengusulkan Adang waktu dia yg diminta dgn sejumlah kbaikan yg direkomendasi-nya dan kehanifan yg mampu terselidiki.</p>
<p>Masalah apakah Adang 100% bersih atau apakah sudah 100% amalan Islam-nya, tentu tidak. Tapi meng-akomodasi kriteria : kebersihan, kekuatan, dan kemauan bekerjasama, itu yg saya dengar menjadi ukuran dalam mencari &#8220;mutiara&#8221; di timbunan kotoran, istilahnya.</p>
<p>Wallahu a&#8217;lam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Fadli</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2007/06/28/polisi-ummat-islam-dan-kritik-liberal/#comment-323</link>
		<dc:creator>Fadli</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jul 2007 07:16:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/2007/06/28/polisi-ummat-islam-dan-kritik-liberal/#comment-323</guid>
		<description>Hmm, entah kenapa membaca post ini saya jadi teringat kasus penyusupan PKI terhadap Sarekat Islam, sehingga SI pecah menjadi SI merah dan SI putih

ahh, mungkin saya terlalu ngelantur (tapi saya yakin ada yg paham maksud saya)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm, entah kenapa membaca post ini saya jadi teringat kasus penyusupan PKI terhadap Sarekat Islam, sehingga SI pecah menjadi SI merah dan SI putih</p>
<p>ahh, mungkin saya terlalu ngelantur (tapi saya yakin ada yg paham maksud saya)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sikabayan</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2007/06/28/polisi-ummat-islam-dan-kritik-liberal/#comment-319</link>
		<dc:creator>sikabayan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jul 2007 19:04:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/2007/06/28/polisi-ummat-islam-dan-kritik-liberal/#comment-319</guid>
		<description>euh... pendidikan budaya adu domba selama 350 tahun++ teh... memang hasilnyah ampuh... terbukti aparat pun bisa dijadikan domba juga yah.... kabayan pikir2 teh memang kurang pas, pelajaran sejarah disekolah yang hanya mengingat tahun dan tempat teh... bukannyah pada esensi nyah sejarah ituh sendiri.... beu... domba nyah pinter sembunyi dari sejarah... inih barangkali arti dari peribahasa domba berbulu tahun teh...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>euh&#8230; pendidikan budaya adu domba selama 350 tahun++ teh&#8230; memang hasilnyah ampuh&#8230; terbukti aparat pun bisa dijadikan domba juga yah&#8230;. kabayan pikir2 teh memang kurang pas, pelajaran sejarah disekolah yang hanya mengingat tahun dan tempat teh&#8230; bukannyah pada esensi nyah sejarah ituh sendiri&#8230;. beu&#8230; domba nyah pinter sembunyi dari sejarah&#8230; inih barangkali arti dari peribahasa domba berbulu tahun teh&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Produk Gagal &#171; wak AbduLSomad</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2007/06/28/polisi-ummat-islam-dan-kritik-liberal/#comment-285</link>
		<dc:creator>Produk Gagal &#171; wak AbduLSomad</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jul 2007 04:29:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/2007/06/28/polisi-ummat-islam-dan-kritik-liberal/#comment-285</guid>
		<description>[...] wacana lapor polisi yang sempat saya jadikan dagelan dalam postingan sebelumnya, cuma sebagai pemanis [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] wacana lapor polisi yang sempat saya jadikan dagelan dalam postingan sebelumnya, cuma sebagai pemanis [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Wahyu</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2007/06/28/polisi-ummat-islam-dan-kritik-liberal/#comment-253</link>
		<dc:creator>Wahyu</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jun 2007 20:46:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/2007/06/28/polisi-ummat-islam-dan-kritik-liberal/#comment-253</guid>
		<description>fenomena jaman skrg memang seperti itu pak
saling hujat sesama muslim
saling mengkafirkan padahal satu umat!
di kampus ku juga masih seperti itu!

&lt;strong&gt;Herianto :&lt;/strong&gt;
&lt;em&gt;Maksudnya, mas wahyu juga masih seperti itu ?

#Lah, kok jadi su'udzon aku ini...#&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>fenomena jaman skrg memang seperti itu pak<br />
saling hujat sesama muslim<br />
saling mengkafirkan padahal satu umat!<br />
di kampus ku juga masih seperti itu!</p>
<p><strong>Herianto :</strong><br />
<em>Maksudnya, mas wahyu juga masih seperti itu ?</p>
<p>#Lah, kok jadi su&#8217;udzon aku ini&#8230;#</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Adang Daradjatun , Episode : “Siapa dia ? “ (3) &#171; HERIANTO &#8217;s blog</title>
		<link>http://herianto.wordpress.com/2007/06/28/polisi-ummat-islam-dan-kritik-liberal/#comment-250</link>
		<dc:creator>Adang Daradjatun , Episode : “Siapa dia ? “ (3) &#171; HERIANTO &#8217;s blog</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jun 2007 05:50:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://herianto.wordpress.com/2007/06/28/polisi-ummat-islam-dan-kritik-liberal/#comment-250</guid>
		<description>[...] Mbenahi relasi polisi dan ummat Islam  [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Mbenahi relasi polisi dan ummat Islam  [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
